Jumat, Maret 27, 2026

Uskup Agung Fulton Sheen Akan Dibeatifikasi pada September 2026

MISSOURI, Pena Katolik – Tokoh legendaris Gereja Katolik Amerika Serikat yang dikenal melalui siaran televisi dan radionya, Uskup Agung Fulton J. Sheen, akan sepenuhnya menyandang gelar “Beato” pada musim gugur mendatang. Ia akan dibeatifikasi di St. Louis Missouri, pada Kamis, 24 September 2026. Misa beatifikasi ini rencananya akan dipimpin oleh Kardinal Luis Antonio Tagle, Pro-Prefek Dikasteri Penginjilan, yang bertindak mewakili Bapa Suci Paus Leo XIV.

Perjalanan menuju gelar kudus ini telah berlangsung cukup panjang. Beato Fulton Sheen ditetapkan sebagai “venerabilis” pada tahun 2012 oleh Paus Benediktus XVI setelah kebajikan heroiknya diakui. Kemudian pada tahun 2019, Paus Fransiskus meresmikan dekrit beatifikasinya, yang mengakui adanya mukjizat melalui perantaraannya, yang menjadi pintu pembuka bagi proses beatifikasi ini.

Lahir di El Paso, Illinois, pada 8 Mei 1895, Beato Fulton Sheen ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1919. Ia merupakan sosok intelektual yang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Katolik Amerika (AS), Universitas Katolik Leuven (Belgia), dan Universitas Kepausan St. Thomas Aquinas di Roma.

Dunia mengenalnya sebagai pengkhotbah yang dinamis dan pionir penginjilan melalui media massa “The Catholic Hour” (1930), Program radio mingguan yang menjangkau sekitar 4 juta pendengar. Ia juga menjadi pewarta dalam acara “Life is Worth Living” (1951), sebuah Serial televisi populer yang menarik perhatian lebih dari 30 juta penonton setiap minggunya.

Selain kiprahnya di media, ia pernah menjabat sebagai Uskup Rochester, New York (1951–1969), sebelum akhirnya diangkat menjadi Uskup Agung Tituler Newport, Wales, oleh Paus Paulus VI.

Beato Fulton Sheen wafat di New York pada 9 Desember 1979 dalam usia 84 tahun. Warisan pengajarannya yang tajam namun menyejukkan tetap menjadi inspirasi bagi jutaan umat Katolik di seluruh dunia hingga hari ini. Video pengajarannya masih sering bermunculan di media sosial di seluruh dunia.

Misa Beatifikasi di St. Louis nanti tidak hanya menjadi perayaan bagi umat di Amerika Serikat, tetapi juga momen bersejarah bagi Gereja universal dalam menghormati sosok yang membuktikan bahwa iman dan teknologi dapat berjalan beriringan untuk menyebarkan Kabar Sukacita.

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini