Jambore Sekami Keuskupan Agung Merauke ke-III diikuti 1.500 Anak

MERAUKE, Pena Katolik — Kebahagiaan dan antusiasme menyelimuti Kevikepan Muting, Keuskupan Agung Merauke. Jambore Ke-III ini berlangsung selama empat hari, mulai Minggu (28/6/2026) hingga Rabu (1/7/2026). Sebanyak 1.500 anak dan remaja berkumpul untuk mengikuti Jambore Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) ke-III Keuskupan Agung Merauke yang berpusat di Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus, Muting.

Vikaris Episkopal (Vikep) Wilayah Muting sekaligus Romo Sekami Kevikepan Muting, Romo Viktor Gregorius Famas, mengaku sangat gembira menyambut kedatangan ribuan peserta tersebut.

“Jumlahnya sangat banyak dan kami berkomitmen penuh untuk menampung serta melayani mereka dengan baik,” ujar Romo Famas.

Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa dikemas secara berkelanjutan agar anak-anak sebagai generasi penerus dapat tetap teguh dan menjaga iman Katolik mereka di masa depan.

Para peserta yang hadir merupakan representasi dari seluruh wilayah Kevikepan Muting, yang terdiri dari 6 paroki dan 1 stasi, antara lain: Paroki St. Yohanes Maria Vianney, Jagebob; Paroki St. Arnoldus Janssen, Sota; Paroki St. Petrus, Erom; Paroki St. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus, Muting; Paroki St. Petrus, Bupul; Paroki St. Stefanus, Kafyamke (termasuk Stasi St. Maria Erambu); dan Stasi St. Petrus dan Paulus, Kukumit (Bio Inti Agrindo). Selain anak dan remaja, jambore ini juga didampingi oleh para pastor, suster, pembina, serta para penggembira dari berbagai paroki.

Belajar Rendah Hati

Kegiatan dibuka melalui perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh Romo Famas didampingi oleh Romo Vitalis Atty, SVD, yang menjabat sebagai Ketua Komisi Karya Kepausan Indonesia (KKI) Keuskupan Agung Merauke. Romo Famas mengungkapkan, jambore kali ini mengusung semangat dasar SEKAMI. “Tema yang diangkat adalah ‘Sekami dalam Semangat Doa, Derma, Kurban, dan Kesaksian’ atau Children Helping Children. Semoga semangat ini benar-benar tertanam dalam hati semua orang yang hadir dalam Jambore III ini,” harapnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya yang bertepatan dengan Hari Raya Santo Petrus dan Paulus, Romo Vitalis Atty, SVD mengajak para peserta untuk mendalami kisah hidup kedua rasul besar tersebut. Romo Vitalis menggambarkan bahwa Petrus dan Paulus adalah dua sosok dengan latar belakang yang sangat berbeda—Petrus seorang nelayan sederhana, sedangkan Paulus seorang ahli hukum yang berpendidikan tinggi. Namun, keduanya bersatu dalam kesetiaan mengikuti Kristus.

“Tuhan memanggil mereka bukan karena kesempurnaan, tetapi karena Tuhan melihat adanya kesediaan hati yang mau dibentuk. Anak-anak Sekami dipanggil untuk menjadi generasi masa depan yang setia pada Gereja dan menjaga iman Katolik,” tegas Romo Vitalis.

Seluruh rangkaian kegiatan Jambore SEKAMI ke-III ini ditutup secara resmi melalui perayaan Ekaristi Kudus. Di hadapan sembilan orang imam yang hadir serta ribuan peserta, acara ini dinyatakan berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses. (Agapitus Batbual/Merauke)

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini