VATIKAN, Pena Katolik — Pope Leo XIV menunjuk Suster Alessandra Smerilli, FMA, sebagai Prefek Dikasteri untuk Mempromosikan Pengembangan Manusia Integral. Biarawati sekaligus pakar ekonomi asal Italia berusia 51 tahun ini menjadi wanita ketiga dalam sejarah yang dipercaya memimpin sebuah dikasteri di Vatikan.
Sr. Smerilli menjabat sebagai sekretaris dikasteri sejak Agustus 2021. Ia akan menggantikan Kardinal Michael Czerny SJ, yang memasuki masa pensiun karena menginjak usia 80 tahun pada Juli ini. Langkah Pope Leo XIV ini melanjutkan reformasi pendahulunya, Paus Fransiskus, dalam menempatkan perempuan di posisi puncak kepemimpinan Vatikan.
Untuk mendampingi Sr. Smerilli, Paus juga menunjuk Kardinal Fabio Baggio, CS (61), sebagai pro-prefek. Kardinal Baggio merupakan rektor Laudato Si’ Higher Education Center dan telah mengabdi di dikasteri tersebut sejak 2017. Pola kepemimpinan unik ini mengikuti preseden tahun 2025, ketika seorang uskup ditunjuk mendampingi prefek perempuan pertama di Vatikan.
Melengkapi struktur baru tersebut, Pastor Jozef Barlaš asal Slovakia diangkat sebagai sekretaris dikasteri yang baru. Imam pemegang gelar doktor hukum kanonik ini sebelumnya menjabat sebagai wakil sekretaris sejak November 2025.
Transisi kepemimpinan ini menandai berakhirnya masa bakti Kardinal Czerny, teolog Jesuit asal Kanada yang telah memimpin dikasteri tersebut sejak awal pembentukannya hampir satu dekade lalu. Ketiga pejabat baru dijadwalkan akan resmi memulai peran baru mereka pada 1 September mendatang.



