Home BERITA TERKINI Pejabat Vatikan Asal Indonesia Sebut Islam di Sabah dan Indonesia Punya Kemiripan...

Pejabat Vatikan Asal Indonesia Sebut Islam di Sabah dan Indonesia Punya Kemiripan Watak: Ramah dan Santun

0

KINABALU, Pena Katolik – Romo Markus Solo Kewuta SVD atau yang akrab dipanggil “Padre Marco” menemukan kesamaan Islam Indonesia dan Islam Sabah Malaysia. Ada hal yang menarik terkait Islam Indonesia dan Islam Sabah. Keduanya memiliki banyak kesamaan watak. Yaitu: Ramah, terbuka, dan santun.

Staf Dikasteri Dialog Antaragama Takhta Suci menyampaikan ini dalam kunjungan silaturahmi ke Masjid Negeri Sabah di Kota Kinabalu, Jumat 17 Juni 2026. Padre Marco melakukan kunjungan ini di sela mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi ke-3 Para Tokoh Agama Sedunia di Kuala Lumpur, yang digelar atas kerja sama Liga Muslim Arab berkedudukan di Riyadh, Arab Saudi dan pemerintahan kerajaan Malaysia, pada 12 Juni 2026.

Padre Marco mengungkapkan, yang paling membahagiakan adalah kemiripan bahasa Malayu-Indonesia, sehingga dalam pertemuan di Masjid Negeri Sabah di Kota Kinabalu itu semua menggunakan bahasa Malayu-Indonesia.

“Sambutan awal sedikit bahasa Inggris tetapi mereka tahu bahwa tamu dari Vatikan ini berkebangsaan Indonesia sehingga segera mereka ganti ke dalam bahasa Malayu. Giliran saya, saya menggunakan sapaan awal bahasa Arab, sedikit Inggris, langsung fokus semua pembicaraan dalam bahasa Indonesia. Mereka sangat antusias dan senang karena memahami bahasa Indonesia dengan baik,” ujarnya.

Padre Marco menjelaskan bahwa logat dan tekanan bahasa Malayu/Indonesia di Malaysia daratan (peninsula) agak beda dengan bahasa Malayu/Indonesia di Borneo. Di Borneo lebih jelas bahasa Indonesianya dan lebih banyak kesamaan atau kemiripannya.

“Dua negara yang punya relasi budaya dan tradisi kuat sekali. Ketika berada bersama saudara-saudari Muslim di Masjid Negeri Sabah, saya merasa seperti berada dengan saudara-saudari Muslim di Indonesia,” ucapnya.

Menurut Padre Marco, keramahtamahan antara sahabat dan saudara di dalam kedua negara ini sering ditunjukkan melalui makan bersama.

“Dan itu saya alami di Masjid Negeri Sabah juga. Tanpa diduga, saya dan delegasi saya diundang makan bersama, duduk semeja bundar, laki-laki dan perempuan tanpa pisah. Semua membagi makanan dan minuman yang sama, saling menyapa dalam suasana kekeluargaan yang sangat menyentuh. Makan bersama di dalam konteks keanekaan agama di kawasan Nusantara dan konteks budaya Melayu merupakan sebuah dinamika alami yang lebih kuat dari sebuah pertemuan biasa,” katanya.

 Dari Masjid Raya Negeri Sabah, Padre Marco juga menerima hadiah sebuah sarung yang mengingatkannya akan unsur budaya bersama kedua negara yang memberikan kehangatan dan welcome yang sejuk dan merangkul.

“Simbol budaya ini sangat powerful. Musim Panas di Italia butuh kain sarung. Akan saya coba. Salam bahagia dari Vatikan ke Malaysia seraya mengenang moment-moment indah di Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu, Sabah,” tutup Padre Marco.

Pemberdayaan Kaum Muda

Sementara itu, Padre Marco mengatakan bahwa kehadirannya di KTT ke-3 Para Tokoh Agama Sedunia di Kuala Lumpur  sebagai utusan Tahta Suci Vatikan, memberikan kesempatan baginya untuk berbicara di bawah tema “Youth Empowerment” atau Pemberdayaan Kaum Muda”.

“Di dalam Pernyataan Final, semua bersepakat untuk lebih melibatkan kaum muda di dalam proses pembangunan masyarakat dan bangsa, Kaum muda disiapkan dengan baik, secara moral keagamaan, maupun pendidikan-pendidikan ilmu pengetahuan. Mereka harus diberikan kesempatan besar untuk melakukan berbagai pengalaman untuk sekali waktu mengambil tanggungjawab sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, di dalam realisasi diri, kaum muda harus diawasi dari penggunaan-penggunaan sarana teknologi yang meruntuhkan dan merusak tatanan bersama (penyalahgunaan AI).

“Di dalam konteks Youth Empowerment ini, pendidikan dan pendampingan kaum muda adalah imperatif. Setiap tokoh agama disadarkan untuk mengambil langkah-langkah nyata di dalam komunitas-komunitas keagamaannya sendiri,” ujarnya.

Hadir dalam peristiwa penting ini, Sultan dari Perak, Perdana Menteri Malaysia dan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Arab. KTT atau Summit ini mendapat dukungan besar dari PM Malaysia yang menyediakan negaranya sebagai tempat dilaksanakan peristiwa ini sepanjang dirinya menjabat sebagai PM Malaysia.

Hadir dalam pertemuan tersebut para tokoh berbagai agama dari berbagai negara, termasuk Ketua dan Wakil Ketua MPR, Perwakilan dari MUI dan Ketua PERMABUDHI Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dead Spin Mahjong Wins 2Volatilitas Dead Spin Mahjong Wins 3Probabilitas Mix Parlay 10 TimScatter Starlight Princess 1000Black Scatter 60 PutaranSimbol Black ScatterSistem Tumble Sweet BonanzaReel Adaptif dan Pengalaman MobileDesain Visual Starlight PrincessDinamika Mahjong Wins 3Distribusi Simbol Reel DigitalPerubahan Tempo Gates of OlympusVariasi Hasil Setiap PutaranStabilitas Transisi Real-TimeEfek Visual MultiplierSinkronisasi Real-Time Gates of OlympusAnimasi Multiplier Starlight PrincessCascade Bertingkat Mahjong WaysDesain Responsif Sweet BonanzaEvolusi Platform Permainan DigitalStatistik dan Pengalaman PenggunaDesain Mobile Permainan DigitalFitur Baru Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalSuper Scatter dan Kecepatan FramePower of Thor MegawaysPopularitas Buffalo King MegawaysTempo Gates of Olympus
Sistem Variabel MegawaysAudio Visual Gates of OlympusProbabilitas dan Distribusi MultiplierPopularitas Mahjong WaysStatistik dan Pengalaman PenggunaTransformasi Baccarat DigitalKomunitas Gamer dan Turnamen OnlineDesain Starlight PrincessPendekatan Alternatif Mahjong Ways 2Respons Visual Mahjong WaysDesain Mobile Permainan DigitalFitur Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalMekanisme Mahjong Ways 2Dinamika Bonanza GoldPerbandingan Mahjong Ways 2 dan Edisi PertamaDesain Bonanza GoldVisual dan Fitur Bonanza GoldScatter Mahjong Ways 100 PutaranVolatilitas dan IntervalStabilitas Sistem pada Fase KritisVisual Nusantara Mahjong Ways 2Kecepatan Spin Gates of OlympusPopularitas Mahjong Ways di IndonesiaGame Bertema Asia dan Mahjong WaysMahjong Ways 2 sebagai Ikon Game OrientalIndustri Kasino Online dan Transformasi DigitalMobile Gaming dan Mahjong WaysReel Dinamis Mahjong Ways 2Animasi Gates of OlympusCascade Mahjong WaysVisual Starlight PrincessMultiplier Real Time Sweet Bonanza
Fase Multiplier dan Tempo SpinPerubahan Mahjong Ways 2Pola Scatter Mahjong Ways 2Lima Game PopulerAnalisis 1.000 Putaran Mahjong WaysTempo Spin Mahjong WaysTampilan Modern Mahjong Ways 2Mahjong Ways 1 vs Mahjong Ways 2Popularitas Mahjong WaysIndustri Gaming Asia dan Mahjong WaysBudaya Klasik dan Teknologi Mahjong WaysKomunitas Mobile Mahjong WaysVolatilitas dan RTP Game DigitalAI dan Sistem RTPAI untuk Transparansi PermainanTeknologi PG Soft dan Gaming MobileAnalisis Data Visual Permainan DigitalEvolusi Gates of OlympusMultiplier Gates of OlympusInterval Putaran Gates of OlympusPopularitas Sweet BonanzaVisual Sweet BonanzaTreasures of AztecTren Game Mobile 2026Perubahan Cara Menikmati Game OnlineKomunitas Gaming AsiaMasa Depan Gaming DigitalMemulihkan Kepercayaan Diri setelah KekalahanMenjaga Fokus dan Mengendalikan EmosiRitme Santai Sweet BonanzaSlow Spin Gates of OlympusAnggaran Bermain Gates of OlympusDurasi Sesi Starlight PrincessAnggaran Sesi Mahjong WaysStatistik Pola Kartu BaccaratPeluang Permainan MejaAturan Perjudian DaringKomunitas Pemain Kartu Daring IndonesiaPerubahan Kebiasaan Mengisi Waktu LuangEvolusi Roda Roulette
Exit mobile version