Warning: Undefined array key "HTTP_ACCEPT_LANGUAGE" in /www/wwwroot/public_html/pena2107/index.php on line 18
Deprecated: strtolower(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /www/wwwroot/public_html/pena2107/index.php on line 18 REPORTASE KHUSUS Archives - Pen@ Katolik
ROMA, Pena Katolik— Paus Leo XIV menegaskan bahwa dirinya tidak berada dalam kondisi panik terkait prediksi suram ancaman kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terhadap kelangsungan...
METZ, Pena Katolik — Paus Leo XIV menegaskan bahwa masa depan Eropa tidak terletak pada penyeragaman (keseragaman), melainkan pada keharmonisan di tengah perbedaan. Pesan...
LOURDES, Pena Katolik — Suasana malam di Tempat Ziarah Santa Perawan Maria di Lourdes terasa semakin khusyuk ketika Paus Leo XIV bergabung dengan ribuan...
LOURDES, JUMAT (25/09/2026)Diperkirakan seperempat juta peziarah akan padati lokasi peziarahan Lourdes. Mereka menanti kedatangan Paus Leo XIV yang akan datang pada 26-27 September 2026...
PenaKatolik.Com, Landak | Perjalanan pelayanan kadang membawa seseorang pada tempat-tempat sederhana yang justru meninggalkan kesan mendalam. Bukan karena kemewahan yang ditemukan, melainkan karena keramahan,...
SURABAYA, Pena Katolik - Caritas Indonesia secara resmi membuka Posko Logistik Nasional untuk menghimpun bantuan bagi warga terdampak Gempa Flores di Kota Surabaya, Jawa...
Jaringan Caritas Indonesia bersama Caritas Keuskupan di wilayah terdampak bergerak cepat merespon bencana gempa bumi tektonik bermagnitudo M7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara...
RUTENG, Pena Katolik - Jaringan Caritas Indonesia terus memperluas dan memperkuat jangkauan layanan tanggap darurat pasca bencana gempa bumi tektonik 7,7 M mengguncang kawasan...
GIRISONTA, Pena Katolik — Suasana penuh sukacita dan nilai budaya mewarnai penyelenggaraan Prosesi Obor Salib (POS) 2026 pada Sabtu 8 Agustus 2026. Kegiatan tahunan...
PenaKatolik.Com | Di tengah hiruk-pikuk perbincangan tentang kecerdasan buatan (AI), RP. Andreas Kurniawan, OP memilih memulai refleksinya dengan sesuatu yang tampak sederhana: seorang anak...