Home BERITA TERKINI Kisah Sepatu Hitam Paus Fransiskus, dan Namanya yang Berarti Kesederhanaan

Kisah Sepatu Hitam Paus Fransiskus, dan Namanya yang Berarti Kesederhanaan

0

VATIKAN, Pena Katolik – Pada 13 Maret 2013, Konklaf untuk memilih Paus telah memasuki hari kedua. Saat itu, situasi telah mulau “berbahaya”. Butuh 77 suara bagi seorang Kardinal untuk dapat terpilih menjadi Paus. Semua ingat, saat itu jumlah suara yang didapat Kardinal Jose Mario Bergoglio SJ sudah hampir mencapai jumlah itu.

Saat Paus Fransiskus mengenang peristiwa itu, ia mengatakan sahabat karibnya, Kardinal Claudio Hummes, yang merupakan Uskup Agung Emeritus Sao Paulo menjadi yang pertama menghiburnya.

“Kardinal Hummes memeluk saya, mencium saya dan berkata, ‘Jangan lupakan orang miskin.'”

Bisikan itu kemudian terus terngiang dalam pikiran Kardinal Bergoglio. Sampai, ia pun lalu teringat pada St. Fransiskus Asisi.

Nama itu semakin kuat terngiang, hingga ketika ia dinyatakan terpilih dan ditanya nama apa yang akan ia gunakan, ia memilih nama “Fransiskus”. Begitulah, kisah pemilihan nama “Fransiskus” menjadi nama untuk memanggil Kardinal Bergoglio, ketika ia telah resmi terpilih menjadi Paus, pemimpin seluruh umat Katolik di seluruh dunia.

“Bagi saya, saudara dina itu saudara perdamaian, dan saudara yang menunjukkan cinta yang besar pada ciptaan. Di mana saya juga mengingat, relasi manusia dengan alam ciptaan sedang tidak bagus-bagusnya, Seperti itulah, saya menginginkan Gereja menjadi “miskin” dan ada untuk orang miskin,” ujar Paus Fransiskus mengenang saat mengenang saat keterpilihannya.

Sepatu sederhana berwarna hitam yang dikenakan Paus Fransiskus. Alih-alih memakai sepatu merah seperti para Paus pendahulunya, Paus Fransiskus memilih sepatu hitam sederhana yang ia pesan dari tukang sepatu langgannanya, Carlos Samaria, tukang sepatu yang tinggal di Buenos Aires Argentina. IST

Dimulai dari Sepatu

Nama “kemiskinan” yang dipillih Paus Fransiskus nyatanya tak hanya sekadar nama. Ia langsung menunjukkan dalam pelbagai kisah hidupnya yang benar-benar menjadi teladan pribadi yang sederhanya. Kisah ini dimulai dengan cerita tentang sepatu.

Paus Fransiskus, yang dengan cepat dikenal karena gayanya yang sederhana, akan terus menggunakan sepatu hitam. Ia menolak memakai sepatu merah dengan bahan mewah dan berharga mahal yang biasa dipakai seorang Paus.

Beberapa saat setelah ia terpilih, Paus Fransiskus menelpon seorang tukang sepatu langganannya di Buenos Aires, Argentina. Selama 40 tahun, Carlos Samaria yang berusia 81 tahun, telah menyediakan sepatu untuk Kardinal Bergoglio.

“Halo Samaria, ini Bergoglio,” kata Paus Fransiskus mengawali percakapan telepon.

“Siapa ini?” jawab Samaria, tukang sepatu itu langganan Paus Fransiskus, yang sepertinya menjawab dengan heran.

“Samaria, ini Fransiskus, Paus!” jawab Bapa Suci.

Bapa Suci meminta dibuatkan sepatu, namun dengan pesan, bahwa sepatu itu harus hitam, dan bukan merah.

“Jangan sepatu merah, buat saja hitam seperti biasa.”

Samaria yang kemudian menyanggupi membuat sepatu itu mengatakan, sepatu untuk Paus Fransiskus sangat sederhana dan terbuat dari kulit hitam, dengan ujung yang halus dan tanpa hiasan.

“Jika Anda memegang salah satu sepatu Paus, rasanya seperti bakiak, tanpa hiasan apa pun tetapi dengan tali,” jelas si pembuat sepatu itu.

“Dia tidak menginginkan yang baru, saya akan memperbaiki sepatu lamanya,” kata Samaria saat itu.

Namun meski demikian, Samaria berencana membuatkan sepasang sepatu baru untuk Paus yang sederhana.

Paus Fransiskus tiba di Philadelphia Amerika Serikat dengan Fiat hitam. IST

Pilihan Mobil yang Sederhana

Setelah mendarat di Amerika Serikat (AS) 23 September 2015, Paus Fransiskus meninggalkan Pangkalan Udara Gabungan Andrews, bukan dengan limusin, tetapi dengan mobil Fiat mungil buatan Italia.

Begitu keluar dari pesawat yang diberi nama informal “Shepherd One”, ia menyapa Presiden Obama dan keluarganya, dan berjalan di karpet merah. Paus Fransiskus lalu masuk ke dalam Fiat 500 hitam sederhana, dan melambaikan tangan kepada orang banyak saat ia pergi. Paus melaju ke tempat ia akan tinggal di Washington D.C. di Nunsiatur Apostolik Takhta Suci untuk Amerika Serikat.

Bendera Vatikan menempel di bagian depan mobil itu dan dengan plat nomor “SCV 1,” inisial untuk Status Civitatis Vaticanae, yang dalam bahasa Latin berarti Negara Kota Vatikan. Paus Fransiskus melambaikan tangan dari Fiat 500 saat iring-iringan mobilnya berangkat dari Pangkalan Angkatan Udara Andrews.

Spesifikasi mobil Fiat itu sebenarnya tidak jelas, namun model dasar Fiat 500 “Lounge” memiliki mesin 1,4 liter dan dijual dasar mulai dari $18.700 (sekitar 250 juta rupiah).

Bisa dikatakan, Fiat ini adalah mobil kepausan sehari-hari Paus Fransiskus.

Nanti dulu, saat berada di Italia untuk kunjungan kepausan pertamanya pada tahun 2013, mobil Fiat yang ia pakai malah sebuh mobil bekas, bukan yang baur dibeli. Tak hanya di Italia dan AS, ia juga meninggalkan bandara dengan Fiat saat mengunjungi Brasil pada tahun 2013.

Paus Fransiskus sebenarnya bisa memilih moil yang lebih bagus, sebab tak lama setelah terpilih, ia bahkan mendapat beberapa kendaraan mewah. Salah satunya ia pernah mendapat hadiah sebuah mobil Lamborgini Huracan yang kalau di Indonesia bisa berharga 10 milyar. Lamborgini itu lalu dilelang dan hasilnya disumbangkan untuk orang-orang miskin.

Namun, pilihan mobil sekali lagi adalah caranya untuk menjadi pewarta. Ada kesederhanaan yang ingin dia ajarkan. Sesuatu yang kadang gagal ditangkap oleh orang banyak.

Paus Fransiskus menjadikan kesederhanaan sebagai “gaya hidup”. Setiap kesehariannya ia tak ingin merepotkan banyak orang. Ia lebih suka sesuatu yang sederhana.

Pilihan Tempat Tinggal

Sehari setelah pemilihannya, Paus Fransiskus, dalam tindakan pertamanya sebagai Paus, mengunjungi Basilika Santa Maria Maggiore, di mana dia berhenti sejenak untuk berdoa di makam Paus St Pius V. Paus Yesuit bernama Fransiskus itu berdoa di sana di depan orang suci Dominikan itu.

Tetapi, kunjungan itu masih memiliki simbol yang bahkan lebih dalam. Paus Pius V adalah seorang pembaru Kuria Roma yang terkenal. Ia terkenal karena berjalan di istana yang dingin, lantai marmer tanpa alas kaki . Karena kasih sayang dan perhatiannya yang khusus kepada orang miskin di Roma. St Pius V bahkan mendahului festival adat yang diadakan untuk paus baru yang terpilih dan sebagai gantinya memberikan uang kepada orang miskin. St Pius V juga secara pribadi mencuci kaki dan merawat yang sakit.

Dari gambaran di hari pertama kepausan ini terlihat jelas perjalanan kepausan Fransiskus selanjutnya. Ia adalah pembaru untuk Gereja. Lihat saja selama 10 tahun ini, ia praktis membongkar semua yang ada. Mulai dari persoalan keuangan Vatikan hingga sekandal seksual yang sudah lama menjadi nanah dalam Gereja.

Sejak terpilih menjadi Paus, Fransiskus memilih tidak tinggal di Apartemen Kepausan. Ia memilih kamar nomer 201 di Domus Santa Marta, sebuah penginapan milik Vatikan, sebagai tempat tinggalnya. Padahal, bagi seorang Paus tersedia Apartemen Kepausan yang lebih bagus. Namun it memilih tinggal di wisma yang biasa digunakan para cardinal apabila sedang berkunjung ke Roma.

Domus Santa Marta adalah sebuah bangunan yang terletak sekitar 300 meter di sebelah Selatan Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan. Nama Santa Marta yang dipilih, mengacu pada Marta saudari Maria ibu Yesus. Keramahan Santa Marta saudari Lazarus dari Betania seperti dalam Kitab Suci, menjadi semangat utama pemilihan nama ini.

Keputusan Paus Fransiskus Ketika akan tinggal di Domus Santa Marta diumumkan pertama kali oleh Pastor Federico Lombardi, direktur Kantor Berita Tahta Suci. Menurut Pastor Lombardi, keputusan ini justru memungkinkan Paus untuk tinggal dalam kebersamaan dengan orang lain.

“Dia bereksperimen dengan cara hidup yang sederhana ini,” kata Pastor Lombardi.

Apa yang disampaikan Pastor Lombardi rasanya mirip dengan apa yang ada dalam hari Paus Fransiskus sendiri, ia tidak bisa hidup sendiri. Bagi Paus, Apartemen Kepausan terlihat sangat besar, ia menginginkan sebuah rumah yang memungkinkannya bertemu dengan banyak orang.

“Tempat tinggal di Istana Apostolik sangat besar dan dibuat dengan selera yang bagus. Sangat besar, tapi pintu masuknya sempit. Hanya satu orang bisa tinggal di sana dan saya tidak bisa hidup sendiri, saya harus menjalani hidupku dengan orang lain,” begitu kata Paus ketika itu. Benar saja, Domus Santa Marta sepertinya lebih menampakkan kesederhanaan selaras dengan semangat pastoral Paus dari Argentina ini. Bangunan berlantai lima ini memiliki 128 kamar. Tempat ini secara teratur dihuni oleh beberapa imam dan Uskup yang bekerja di Vatikan. Kebersamaan bersama orang-orang ini akhirnya menjadi warna lain dalam masa Paus Fransiskus. Kesederhanaan boleh jadi akhirnya menjadi teladan yang disampaikan tidak saja lewat perkataan namun langsung dengan tindakan. (AES)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

makna simbol panen dalam budaya visualidentitas visual dalam desain permainantren permainan mobile yang terus berubahmekanisme permainan digitalperbedaan struktur desain permainanmekanisme keacakan dalam sistem digitaldinamika sistem permainan digitalelemen visual dalam desain digitalmemahami data statistik permainankonsep volatilitas dalam sistem digitaladaptasi budaya tradisional ke media digitalevolusi tampilan permainan modernperpaduan tradisi dan desain digitalpergeseran pola hiburan masyarakatakses hiburan digital masyarakatmahjong dalam budaya populer digitalperkembangan format hiburan digitalsejarah panjang permainan mahjongperkembangan konten digital kreatifanalisis interaksi dalam game digitaldampak digitalisasi pada hiburanevolusi game sebagai ruang sosialevolusi desain visual digitaladaptasi permainan klasik ke format digitaljejak visual klasik dalam desain modernperkembangan visual Mahjong Ways 2ragam platform permainan digitalcara kerja putaran acakkecepatan spin dan kemunculan scatterpilihan hiburan digital masa kiniliterasi hiburan digitalhiburan digital dan risiko kecanduandampak teknologi pada kebiasaan bermainedukasi kebiasaan bermain sehatmembangun batasan bermainpendidikan literasi digitalmenyikapi tren game digitalmengenali batas hiburan digitalperlindungan pengguna game digitalkesadaran risiko judi onlineedukasi bahaya judi onlinekesadaran kolektif hiburan digitalinteraksi sehat dengan game digitalpembinaan positif generasi digitaledukasi sebagai perlindungan penggunapencegahan judi online lewat edukasirisiko judi onlinepentingnya batas anggaranmemahami RTP dengan benarmemahami fitur pengganda
Pragmatic Play Menghubungkan Indikator Operasional dengan Pengukuran MultidimensiResampling Temporal Menyetarakan Interval untuk Perbandingan Deret ObservasionalStratifikasi Mahjong Wins 3 Membentuk Kelompok Pengamatan secara BertingkatSuperposisi Gates of Olympus Membentuk Hubungan Lapisan Antarobjek GrafisSweet Bonanza 1000 Mengombinasikan Bentuk melalui Pola Visual BerulangAnalisa Residual Terstandar Mengidentifikasi Penyimpangan pada Hasil PemodelanAnalitik Sekuensial Membaca Perubahan Informasi selama Observasi BertambahBreusch-Pagan Test Menguji Perubahan Varians Residual dalam Model RegresiCross Correlation Mengukur Kesamaan Dua Deret pada Pergeseran WaktuDistribusi Session Game Online Menyeimbangkan Aktivitas pada Beberapa NoderDurbin-Watson Statistic Mengukur Autokorelasi Residual pada Urutan PengamatanEksplorasi Spektral Mengidentifikasi Periodisitas dalam Rangkaian Data TemporalElastic Net Menggabungkan Penalti untuk Menstabilkan Seleksi VariabelEvaluasi Robust Menguji Konsistensi Hasil ketika Parameter DisesuaikanGame Digital Menggunakan Object Pooling untuk Efisiensi Pemrosesan ElemenGates of Olympus Membentuk Titik Pandang dengan Konvergensi GarisIndeks Similaritas Mahjong Wins 3 Mengukur Kesamaan Susunan AntarsampelIsolasi Proses Kasino Online Membatasi Dampak Gangguan Antarservice InfrastrukturKasino Digital Menerapkan Distributed Scheduling untuk Mengatur Beban KomputasiKasino Online Mengembangkan Backpressure guna Mengendalikan Lonjakan Permintaan SistemKuantifikasi Pragmatic Play Mengubah Indikator Sistem menjadi Ukuran TerbandingKuantisasi Data Mengelompokkan Nilai berdasarkan Tingkat Resolusi TertentuLive Casino Mengelola Sinkronisasi Aliran pada Kanal Transmisi ParalelLucky Neko Menata Elemen Visual melalui Keseimbangan Ruang GrafisMahjong Kasino Online Mengelola Rekaman Aktivitas melalui Urutan TemporalMahjong Ways 2 Menguji Konsistensi Susunan melalui Matriks KeterhubunganMahjong Wins 2 Menilai Homogenitas Susunan pada Kelompok ObservasiMahjong Wins 3 Mengurai Komposisi melalui Segmentasi Sampel BertingkatMarkovianitas Mengkaji Ketergantungan Kondisi terhadap Keadaan SebelumnyaMultiplexing Live Casino Menggabungkan Sejumlah Kanal dalam Jalur TransmisiParalaks Gates of Olympus Mempertegas Persepsi Jarak Antarbidang VisualPenandaan Mahjong Kasino Online Memisahkan Aktivitas berdasarkan Referensi WaktuPersentil Statistik Menempatkan Observasi berdasarkan Posisi dalam DistribusiPersistensi Temporal Mengukur Keberlanjutan Karakter pada Rangkaian ObservasiPG Soft Mengembangkan Mekanisme Pemantauan untuk Infrastruktur Komputasi AdaptifPragmatic Play Mengembangkan Kerangka Pengukuran melalui Parameter Sistem TerstrukturReflektivitas Starlight Princess 1000 Membentuk Karakter Cahaya pada ObjekRegularitas Data Menunjukkan Konsistensi Pola dalam Interval PengamatanRTP Menggambarkan Konvergensi Teoretis melalui Pengamatan Berjangka PanjangScatter Hitam Menghasilkan Profil Frekuensi pada Interval Observasi Berlainan
Redundansi Fungsional Menjaga Kontinuitas ketika Salah Satu Komponen BerubahResidu Statistik Menunjukkan Selisih antara Observasi dan Nilai ModelSharding Game Online Membagi Pemrosesan berdasarkan Kelompok Aktivitas SistemSiluet Wild Bandito Memperjelas Pemisahan Bentuk dalam Komposisi GrafisSmoothing Adaptif Mengurangi Fluktuasi tanpa Menghilangkan Tren UtamaStarlight Princess 1000 Mengatur Intensitas Cahaya melalui Lapisan VisualSweet Bonanza 1000 Menghadirkan Keseimbangan Warna melalui Susunan KontrasTelemetrik PG Soft Merekam Parameter Operasional untuk Evaluasi BerkelanjutanVariogram Mengukur Perubahan Ketergantungan berdasarkan Jarak AntarobservasiWild Bandito Mengatur Hierarki Objek melalui Perbedaan Skala GrafisBlocking Statistik Mengelompokkan Observasi untuk Mengendalikan Variasi EksternalCross Validation Menguji Generalisasi Model pada Partisi Data BerbedaDiagnostik Prediktif Menilai Kesesuaian Estimasi melalui Galat ObservasionalDifferencing Temporal Mengurangi Tren pada Rangkaian Pengamatan BerurutanDispersivitas Mahjong Wins 2 Membandingkan Penyebaran Elemen AntarperiodeEmpirical Bayes Menggabungkan Informasi Sampel dengan Estimasi PriorEstimasi RTP Live Mengukur Rentang Ketidakpastian dari Sampel BerjalanGame Online Menerapkan State Replication untuk Keselarasan Informasi AntarsesiGates of Olympus Membentuk Orientasi Ruang melalui Perspektif KonvergenImputasi Multivariat Memperkirakan Nilai Hilang melalui Hubungan AntarvariabelKernel Density Membentuk Estimasi Sebaran tanpa Distribusi Parametrik TetapKetidakpastian Sampling RTP Menunjukkan Rentang Variasi pada Sampel PendekLatensi Internal Pragmatic Play Mengukur Respons Antarproses dalam InfrastrukturLive Casino Mengembangkan Adaptive Buffering untuk Menjaga Kelancaran AliranLucky Neko Menata Aksen Warna untuk Memperjelas Hierarki KomposisiMahjong Kasino Online Menyusun Kepadatan Sesi berdasarkan Blok TemporalMahjong Ways 2 Membandingkan Stabilitas Elemen pada Segmen BerurutanMahjong Wins 2 Menaksir Keteraturan Formasi berdasarkan Distribusi DiskretMahjong Wins 3 Membandingkan Persistensi Elemen pada Kelompok SekuensialMetodelogi Pengamatan Longitudinal Membandingkan Perubahan Data Antarperiode TerukurModernisasi Infrastruktur Analitik Mempercepat Pengolahan Data pada Sistem TerdistribusiModularitas Bentuk Sweet Bonanza 1000 Membentuk Susunan Grafis TeraturObservasi Berstrata Membandingkan Karakter Data pada Kelompok TerpisahOrientasi Diagonal Wild Bandito Membangun Gerak Visual dalam KomposisiParadigma Probabilistik Menempatkan Ketidakpastian sebagai Bagian dari InterpretasiPartial Autocorrelation Memisahkan Hubungan Langsung pada Beberapa Lag TemporalPeninjauan Distribusi Bersama Menggambarkan Hubungan antara Variabel ObservasionalPG Soft Mengelola Service Discovery pada Infrastruktur MultikomponenPragmatic Play Menggunakan Metrics Pipeline bagi Pemantauan InfrastrukturProbabilitas Marginal Scatter Hitam Menggambarkan Proporsi Kemunculan Setiap KelompokDesain Ubin Mahjong Ways 2 Mempertegas Identitas Visual yang Berbeda dari Generasi PertamaDetail Animasi Mahjong Ways 2 Mengubah Cara Pemain Menangkap Informasi Selama PermainanPembaruan Warna dan Efek Membentuk Nuansa Baru dalam Tampilan Mahjong Ways 2Antarmuka Roulette Beradaptasi dengan Layar Smartphone melalui Tata Letak yang Lebih RingkasDaya Tahan Roulette Bertumpu pada Mekanisme Sederhana di Tengah Bertambahnya Format KasinoBaccarat Menjangkau Pengguna Digital tanpa Meninggalkan Struktur Dasar Permainan Meja KlasikTransformasi Baccarat ke Live Streaming Mengubah Cara Pemain Mengikuti Jalannya PermainanDealer Menjadi Pusat Interaksi yang Membentuk Dinamika Real-Time dalam Baccarat LiveKesederhanaan Antarmuka Baccarat Menyembunyikan Proses Digital yang Bekerja di Balik LayarTeknologi Modern Memperbarui Penyajian Baccarat tanpa Menghapus Jejak Sejarah PermainannyaDari Ruang Kasino ke Platform Online Baccarat Mengalami Perubahan Cara Akses yang SignifikanTingkat Volatilitas Membentuk Ritme Permainan dan Variasi Pengalaman yang Dirasakan PenggunaFluktuasi Hasil Digital Perlu Dibedakan dari Pola yang Benar-Benar Memiliki Dasar StatistikVolatilitas Membantu Menjelaskan Hubungan antara Frekuensi Hasil dan Besarnya Perubahan NilaiStudio Digital Menandai Tahap Baru Perkembangan Live Casino Setelah Era Streaming SederhanaSistem Komunikasi Real-Time Memungkinkan Dealer Live Merespons Pemain Selama Permainan BerlangsungTeknologi Siaran Langsung Memindahkan Pengalaman Meja Kasino ke Perangkat PenggunaTata Letak Studio Menentukan Efisiensi Produksi dan Keterbacaan Visual dalam Live CasinoLatensi Rendah Memperpendek Jeda Interaksi dan Membuat Siaran Live Casino Lebih ResponsifPengelolaan Banyak Meja Live Bergantung pada Sinkronisasi Video, Data, dan Operasional Studio
Exit mobile version