LOLAK, Pena Katolik – Gereja Katolik Paroki Santo Andreas Lolak, Bolaang Mongondow secara resmi membuka diri sebagai Gereja Ramah Pemudik 2026. Ini merupakan sebuah inisiatif kolaboratif antara Bimas Katolik Kanwil Kemenag Sulawesi Utara dan pihak Paroki.
Gereja Santo Andreas Lokal memiliki letak yang strategis di nadi utama transportasi Sulawesi menjadikannya tempat singgah yang ideal bagi ribuan pemudik. Gereja selama masa mudik akan menyediakan tempat istirahat. Setiap pemudik akan disambut dengan ramah di tempat ini. Mereka dapat melepas Lelah, bahkan bisa menunaikan salat di tempat yang disediakan di kompleks gereja.
Kepala Paroki, Pastor Malvin Karundeng menegaskan, bahwa ini adalah kesempatan emas bagi Gereja untuk menunjukkan wajah persaudaraan yang inklusif. Menurutnya, melayani para musafir adalah bentuk pelayanan nyata yang melampaui sekat-sekat formalitas ibadah. Senada dengan itu, Pembimas Katolik, Dra. Joula Makarawung, MM, menyampaikan bahwa program ini adalah bukti kehadiran Gereja yang peduli dan hangat bagi masyarakat luas.
“Bagi para pemudik yang mampir, Gereja telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk memulihkan stamina,” ujar Pastor Malvin.
Saat ini sudah terpasang spanduk “Gereja Ramah Pemudik” di depan Gereja St. Andreas Lokal. Melalui inisiatif ini, Paroki St. Andreas Lolak membuktikan bahwa Gereja berdiri sebagai ruang solidaritas dan menumbuhkan semangat kemnusiaan.
