Home BERITA TERKINI Ketika Tuhan Bekerja dengan Cara yang Sunyi

Ketika Tuhan Bekerja dengan Cara yang Sunyi

0

Pernahkah kita bertanya dalam hati:

mengapa Tuhan terasa diam

ketika kita sungguh membutuhkan jawaban?

Mengapa doa-doa yang tulus

kadang seperti berhenti di langit?

Atau jangan-jangan,

Tuhan tidak diam—

Ia hanya bekerja dengan cara

yang lebih pelan dari langkah kita.

Hari ini Sabda Tuhan mengajak kita berjalan perlahan

menyusuri dua kisah sederhana,

namun penuh makna.

Ada Hana.

Ia membawa luka yang tidak semua orang pahami.

Ia tidak banyak berkata.

Ia datang ke hadapan Tuhan

dan membiarkan air mata menjadi bahasanya.

Doanya tidak indah,

tetapi jujur.

Dan Tuhan mendengarnya.

Tidak seketika.

Tidak dengan cara yang ia harapkan.

Namun dari kesetiaan yang sunyi itu,

Tuhan menumbuhkan kehidupan baru.

Luka tidak dihapus,

melainkan diubah menjadi berkat.

Lalu Injil membawa kita ke pantai yang biasa.

Jala sedang dibersihkan.

Hidup sedang dijalani seperti biasa.

Di sanalah Yesus lewat.

Ia tidak mencari orang sempurna.

Ia memanggil mereka yang setia menjalani hari.

“Ikutlah Aku,” kata-Nya.

Dan mereka melangkah.

Tanpa peta.

Tanpa jaminan.

Namun dengan hati yang percaya.

Di sinilah kita diajak mengerti:

Tuhan bekerja bukan hanya

dalam doa yang panjang,

tetapi juga dalam langkah kecil yang setia.

Bukan hanya dalam air mata,

tetapi juga dalam rutinitas yang kita jalani dengan kasih.

Maka jika hari ini kita bertanya,

“Di mana Tuhan bekerja dalam hidupku?”

Jawabannya sederhana dan meneguhkan:

Tuhan sedang bekerja

di dalam doa yang tidak kita tinggalkan,

dan di dalam hidup yang terus kita jalani.

Pelan-pelan.

Diam-diam.

Namun dengan kasih yang setia.

Dan itu cukup

untuk melangkah hari ini dengan harapan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version