Home BERITA TERKINI Paus Pius XII dan Jasanya Menyelamatkan Ribuan Orang Yahudi dari Holocaust

Paus Pius XII dan Jasanya Menyelamatkan Ribuan Orang Yahudi dari Holocaust

0
Paus Pius XII. IST

ROMA, Pena Katolik –  Para imam Serikat Yesus (Jesuit) menemukan daftar nama ribuan orang Yahudi yang dilindungi oleh umat Katolik di Roma pada masa perang. Temuan ini menambah bukti lebih lanjut tentang kepahlawanan Paus Pius XII.

Daftar tersebut ditemukan dalam arsip Institut Kitab Suci Kepausan Biblicum Roma, Italia, yang dikelola Jesuit. Pada daftar itu ada sekitar 4.300 orang yang dilindungi antara bulan September 1943 hingga Juni 1944, ketika Roma dibebaskan oleh pasukan Sekutu.

Dari jumlah tersebut, 3.600 orang teridentifikasi berdasarkan namanya dalam daftar, dari jumlah tersebut, setidaknya 3.200 adalah orang Yahudi. Pada peneliti telah membandingkan daftar itu dengan arsip yang dikelola oleh komunitas Yahudi di Roma.

Disembunyikan di Biara

Saat itu, ada setidaknya 100 ordo suster dan 55 ordo biarawan Katolik, serta paroki dan lembaga Katolik lainnya, menyediakan tempat perlindungan selama pendudukan Jerman. Orang-ornag Yahudi ini disembunyikan di biara-biara, paroki dan rumah-rumah yang dimiliki ordo.

Selama periode pendudukan Nazi di Roma, setidaknya 2.000 orang Yahudi, termasuk ratusan anak-anak dan remaja, dibunuh. Total orang Yahudi di Roma setidaknya berjumlah antara 10.000 hingga 15.000 orang. Sebagian besar dari mereka tewas di kamp Auschwitz-Birkenau, setelah berhasil ditangkap Nazi pada pertengahan Oktober 1943.

Berita tentang penemuan daftar orang-orang yang diselamatkan ini diumumkan hari Kamis, 7 September 2023 lalu dalam konferensi di Museum Holocaust Roma. Namun begitu, informasi detail atas temuan ini belum dipublikasikan keseluruhan untuk alasan privasi.

“Kami tahu di mana mereka disembunyikan dan, dalam keadaan tertentu, tempat tinggal mereka sebelum penganiayaan,” kata pernyataan bersama dari Institut Kitab Suci Kepausan, Komunitas Yahudi Roma dan Yad Vashem.

Menurut para peneliti yang terlibat dalam proyek tersebut, daftar tersebut disusun oleh Pastor Gozzolino Birolo, Jesuit Italia, antara bulan Juni 1944 dan musim semi tahun 1945. Birolo, yang meninggal karena kanker pada bulan Juni 1945, pernah bertanggung jawab atas keuangan Biblicum di mena rector saat itu adalah Pastor Augustin Bea SJ dari Jerman, yang kemudian menjadi Kardinal dan pelopor hubungan Yahudi-Katolik setelah perang.

Di antara fasilitas gereja di Roma tempat orang Yahudi berlindung, menurut dokumentasi, adalah Paroki Transfigurasi, Paroki Penyelenggaraan Ilahi, Seminari Tinggi Roma, Gereja San Carlo al Corso, Paroki Santa Maria di Trastevere, Gereja Santa Maria delle Fornaci.

Para peneliti mengatakan bahwa daftar lembaga keagamaan di Roma yang menampung orang-orang Yahudi, beserta jumlah masing-masing kasus, telah diterbitkan oleh seorang sejarawan Italia bernama Renzo De Felice pada tahun 1961. Namun, sumber yang menjadi dasar daftar tersebut dianggap hilang sampai penemuan terbaru ini.

Meskipun daftar orang-orang yang diselamatkan sebagian besar terdiri dari orang-orang Yahudi, para peneliti mengatakan ada juga sejumlah orang yang dicari oleh Nazi karena alasan lain, termasuk partisan Italia yang terlibat dalam perlawanan terhadap pendudukan. Para sejarawan percaya bahwa perlindungan yang diberikan kepada orang-orang Yahudi, oleh lembaga-lembaga keagamaan di Roma, tidak mungkin terjadi tanpa dorongan eksplisit dari Paus Pius XII.

Fitnah Kepada Pius XII

Pada saat itu, Paus Pius XII difitnah oleh KGB (Rusia) dan kemudian oleh negara-negara Barat,  sebagai seorang pengecut, karena dianggap diam dan tidak aktif selama Holocaust. Vatikan telah lama menganggap klaim tersebut sebagai pencemaran nama baik.

Paus Benediktus XVI dari Jerman, tiga tahun setelah mengunjungi Auschwitz, menolak untuk mengunjungi pameran di Yad Vashem Holocaust Memorial di Israel karena tuduhan salah ini. Benediktus XVI membela pendahulunya dan meyakini bahwa Paus Pius XII telah berjuang untuk menyelamatkan orangorang Yahudi yang dikejar Nazi. Saat orang-orang Yahudi mencapai Vatikan, Paus Pius XII bahkan “tidak memprotes, baik secara lisan maupun tertulis” dan bahwa “ketika orang-orang Yahudi dideportasi dari Roma ke Auschwitz, Paus tidak melakukan intervensi”.

Mendiang Sir Martin Gilbert, pakar Holocaust dan seorang Yahudi terkemuka di dunia, juga berpandangan bahwa pameran di Yad Vashem Holocaust Memorial tersebut merupakan gambaran keliru yang “berbahaya”. Mitos diamnya Paus Pius bermula dari “The Deputy”, drama fiksi karya Rolf Hochhuth yang muncul pada tahun 1963, lima tahun setelah kematian Paus Puis XII, yang selanjutnya melahirkan serangkaian karya polemik.

Perintah Konklaf

Paus Pius XII tidak menandatangani kecaman Sekutu atas penganiayaan terhadap orang Yahudi pada tanggal 17 Desember 1942. Hal ini untuk menunjukkan bahwa ia netral.  Namun, seminggu kemudian, ia menggunakan pesan Natalnya untuk mengecam kengerian “ratusan ribu orang yang dibantai.

Sejauh menyangkut Nazi, Pius XII bukanlah Paus yang pendiam. Adolf Hitler yang selalu menanggapi kritik dengan kekerasan. Pada pertemuan tanggal 26 Juli 1943, Hitler bahkan telah menyusun rencana untuk menyerang Vatikan dan menangkap Paus dan para kardinal seniornya. Saat itu, Amerika Serikat, Spanyol dan Portugal masing-masing menawarkan pengasingan kepada Paus, tetapi Paus menolak meninggalkan Vatikan.

Italia menjadi negara pendudukan ketika, negara itu menandatangani gencatan senjata dengan Sekutu pada tanggal 3 September 1943. Tiga hari kemudian, Pius XII mengatakan kepada para uskup senior, bahwa penangkapannya akan segera terjadi dan ia akan mengundurkan diri pada saat itu. Selanjutnya, ia juga menginstruksikan, kalau itu terjadi para Kardinal dapat berkumpul di sebuah negara yang aman, mungkin Portugal, dan menyelenggarakan konklaf untuk memilih Paus yang baru.

Rencana Gagal

Rencana Hitler untuk menyerang Vatikan ini terungkap pada tahun 2007 ketika Dan Kurzman menerbitkan A Special Mission, sebuah buku berdasarkan wawancara dengan Karl Otto Wolff, Jenderal Pasukan Schutzstaffel (SS/Pasukan Khusus Nazi) yang diperintahkan untuk melaksanakannya.

Operasi tersebut ditunda tanpa batas waktu ketika Wolff menasihati Hitler untuk tidak melakukannya pada bulan Desember 1943, pada saat 477 orang Yahudi diam-diam berlindung di Vatikan. Saat itu, sekitar 3.000 orang Yahudi berada di Castel Gandolfo. Sementara itu, sebanyak 5.000 orang Yahudi lainnya disembunyikan di banyak biara di Kota Abadi.

Saat itu, beberapa orang Yahudi dilengkapi dengan akta baptis palsu bahkan ada yang menyamar sebagai pendeta. Sementara itu para biarawati di salah satu biara bahkan menyediakan rumah mereka kepada wanita Yahudi.

Sangatlah penting dipahami, bahwa tindakan kepahlawanan rahasia ini dimulai atas instruksi langsung Paus Pius XII pada tanggal 16 Oktober 1943. Hari itu tentara SS mulai mengumpulkan orang-orang Yahudi di Roma untuk dideportasi.

Gereja Katolik Menyelatkan Paling Banyak

Data sejarah yang dikumpulkan di kalangan sejarawan Yahudi menjadi sumber terbesar yang memuat bukti peran heroik Paus Pius XII. Pengakuan ini ada sejak tahun 1960-an dan menyatakan bahwa Gereja Katolik menyelamatkan lebih banyak nyawa, dibandingkan gabungan semua lembaga internasional.

Diplomat Israel, Pinchas Lapide memperkirakan bahwa Gereja di bawah kepemimpinan Pius Pius XII menyelamatkan hingga 850.000 orang Yahudi dari kematian. Ia mendasarkan penilaiannya pada catatan Yad Vashem.

Kepala Rabi Roma, Israel Zolli pada tahun 1946 menjadi seorang Katolik dan mengambil nama baptis Eugenio. Nama ini ia pilih sebagai penghormatan kepada Pius XII, yang sebelumnya adalah Kardinal Eugenio Pacelli. (AES)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Evolusi Teknologi Visual Modern Membawa Pengalaman Bermain yang Lebih Imersif dengan Tampilan yang Semakin Detail dan MenawanPerkembangan Grafis Digital Generasi Baru Dinilai Berhasil Meningkatkan Kualitas Interaksi Pengguna dalam Berbagai Platform ModernInovasi Efek Visual dan Teknologi Animasi Terkini Menjadi Faktor Penting yang Membuat Pengalaman Digital Semakin MenarikStudi Terbaru Menunjukkan Bahwa Perubahan Kecil pada Aspek Visual Mampu Memberikan Dampak Besar terhadap Kenyamanan PenggunaPengalaman Digital Masa Kini Semakin Berkembang Berkat Integrasi Teknologi Modern yang Mengutamakan Kenyamanan dan InteraktivitasMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Setelah Muncul Berbagai Pembahasan Mengenai Perubahan Dinamika Simbol yang Semakin UnikAnalisis Pola Simbol Mahjong Ways Mengungkap Berbagai Karakteristik Menarik yang Membuat Permainan Ini Banyak DibicarakanMengapa Struktur Simbol Mahjong Ways Sering Menjadi Fokus Utama dalam Berbagai Kajian dan Diskusi Komunitas Digital ModernKajian Mendalam Mengenai Interaksi Simbol Mahjong Ways yang Dinilai Mampu Menghadirkan Pengalaman Bermain Lebih VariatifMahjong Ways Dinilai Memiliki Keunikan Tersendiri yang Membuat Banyak Pengguna Terus Mengamati Perkembangannya dari Waktu ke WaktuKomunitas Asia Menyoroti Fortune Mouse yang Popularitasnya Terlihat Stabil dan Tetap Banyak Dicari PemainProvider CQ9 Gaming Tampil Konsisten dengan Deretan Judul Favorit Pemain yang Masih Ramai DicariAnalisis Tren Hari Ini PG Soft Masih Mendominasi Percakapan Pemain Lewat Game-Game Populer yang Konsisten RamaiWild Fireworks Jadi Salah Satu Nama yang Mulai Sering Muncul di Sosial Media dan Ramai Dibicarakan PemainTren Baru Mulai Muncul Deretan Game Bertema Asia Kian Mendapat Perhatian Besar dari Komunitas DigitalKajian Mendalam Terhadap Sugar Rush Super Scatter Mengungkap Faktor Faktor Yang Membentuk Stabilitas Performa Di Tengah Lonjakan Aktivitas PenggunaData Analitik Modern Menemukan Sinyal Perubahan Menarik Yang Membuat Tren Pergerakan Sistem Digital Semakin Mudah DipetakanMahjong Ways Dan Evolusi Teknologi Server Masa Kini Sebuah Tinjauan Yang Mengungkap Perubahan Perilaku Pengguna Secara BertahapGelombang Pembaruan Data RTP Menjadi Perbincangan Setelah Terlihat Adanya Pergeseran Pola Yang Berbeda Dari Periode SebelumnyaKomunitas Game Online Menyoroti Daftar Game Favorit yang Mendominasi Percakapan Hari Ini di Berbagai PlatformFenomena Fa Fa Fa Jadi Salah Satu Topik yang Ramai di Berbagai Grup Game Digital karena Namanya Kembali NaikSweet Bonanza dan Sugar Rush Masih Jadi Duo Game yang Sulit Tergeser dari Percakapan Pecinta Game DigitalGates of Olympus dan Mahjong Ways Masih Mendominasi Pencarian Komunitas Game Online dengan Perbincangan yang Belum RedupBanyak Konten Kreator Mulai Mengulas Lucky Coming yang Sedang Naik Tren dan Makin Sering Dicari PemainRamai Dibahas Akademisi Digital Mengapa Banyak Pengguna Masih Salah Memahami Cara Kerja Sistem Acak dalam Permainan ModernMembongkar Ilusi Keberuntungan Beruntun Pakar Statistik Jelaskan Kesalahan Berpikir yang Sering Menjebak Pengguna DigitalDi Balik Fenomena Permainan Populer Begini Cara Probabilitas Bekerja Tanpa Dipengaruhi Hasil SebelumnyaStudi Perilaku Digital Ungkap Alasan Mengapa Banyak Orang Sulit Membedakan Peluang dan Perasaan IntuitifKetika Prediksi Tidak Selalu Akurat Mengenal Cara Kerja Sistem Acak yang Sering Disalahpahami PenggunaFenomena Bias Kognitif dalam Dunia Hiburan Interaktif Mengapa Otak Manusia Sering Melihat Pola yang Tidak AdaMengapa Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Komunitas Ungkap Pengalaman yang Membuat Mereka Kembali BermainTren Masa Kini Balik Popularitas Mahjong Ways Ternyata Faktor Visual dan Interaktivitas Jadi Daya Tarik Utama PenggunaBagaimana Kecerdasan Buatan Mempengaruhi Kebiasaan Digital dari Rekomendasi Konten hingga Keputusan PenggunaStudi Tren Digital Modern Mengungkap Hubungan Antara Stabilitas Server Dan Konsistensi Aktivitas Pengguna Dalam Sesi BerkelanjutanPerforma Infrastruktur Berbasis Data Jadi Fokus Utama Setelah Sejumlah Indikator Menunjukkan Perubahan Ritme Yang Semakin DinamisTren Analisis dan Era Personalisasi Mengapa Sistem Rekomendasi Semakin Efektif Menarik Perhatian Pengguna BaruDi Balik Lonjakan Unduhan Aplikasi Begini Cara Algoritma Cerdas Membaca Minat dan Perilaku PenggunaTeknologi AI Makin Dominan Pakar Ungkap Dampaknya terhadap Pola Konsumsi Konten Digital MasyarakatMengapa Banyak Pengguna Tertarik pada Konten Tertentu Analisis Cara Kerja Sistem Rekomendasi Berbasis AIKecerdasan Buatan dan Perubahan Perilaku Digital Fenomena yang Kini Menjadi Perhatian Banyak PenelitiMengupas Hubungan antara Psikologi Pengguna dan Persepsi Keberuntungan di Era Platform Digital ModernTeknologi Algoritma Semakin Canggih Pengalaman Pengguna Dinilai Lebih Stabil dan Adaptif Dibanding SebelumnyaTransformasi Sistem Digital Modern Disebut Berhasil Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi Aktivitas PenggunaPenggunaan Algoritma Generasi Baru Jadi Sorotan Setelah Dinilai Membuat Pengalaman Interaktif Lebih ResponsifBagaimana Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Digital yang Lebih Personal dan Mudah Diakses Berbagai KalanganTren Pengembangan Algoritma Modern Mulai Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi dengan Platform Digital Masa KiniPengalaman Pengguna Masuk Babak Baru Teknologi Adaptif Dinilai Membawa Perubahan Signifikan pada Industri DigitalEfisiensi dan Stabilitas Jadi Fokus Pengembang Teknologi Berlomba Menghadirkan Sistem yang Lebih Ramah PenggunaDari Kecepatan hingga Personalisasi Ini Faktor yang Membuat Teknologi Modern Semakin Diminati Masyarakat DigitalMahjong Ways Jadi Perbincangan Komunitas Pengguna Bagikan Pengalaman Menarik Selama Menjelajahi Fitur Permainan
Exit mobile version