Home BERITA TERKINI Perjalanan Kasus Mary Jane Hingga Keputusan Memulangkan Kembali ke Filipina

Perjalanan Kasus Mary Jane Hingga Keputusan Memulangkan Kembali ke Filipina

0

YOGYAKARTA, Pena Katolik – Mary Jane ditangkap di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta karena tertangkap tangan membawa 2,6 kilogram heroin pada April 2010. Selanjutnya pada Oktober 2010, Mary Jane divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakarta. Saat akan menjalani eksekusi mati bersama delapan terpidana kasus narkoba di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, 29 April 2015, Mary Jane urung diekseskusi karena permintaan Presiden Filipina ketika itu Benigno Aquino.

Presiden ketujuh RI Joko Widodo beberapa tahun yang lalu telah menolak permohonan grasi Mary Jane. Grasi ini diajukan oleh pribadi maupun oleh pemerintah Filipina. Mary Jane juga sempat mengajukan Peninjauan Kembali namun selalu gagal.

Mary Jane urung dieksekusi pada 2015 karena terungkap dugaan bahwa dirinya adalah korban perdagangan manusia. Ini membuka babak baru dalam kasus ini. Belakangan juga Kepolisian Filipina mengungkap motif “penjebakan” yang dilakukan agen tenaga kerja yang mengirim Mary Jane ke Indonesia. Dalam pengungkapan kasus ini, seseorang telah dituduh menjebak Mary Jane untuk mengirimkan paket ke Indonesia, tanpa ia ketahui apa isi tas yang ia bawa.

Salama ini, Mary Jane ditahan di Lapas Perempuan Kelas IIB Wonosari, Gunungkidul. Perjalanan kasus Mary Jane mencerminkan kompleksitas kasus yang melibatkan hukum pidana, diplomasi internasional, dan isu kemanusiaan.

Profil

Mary Jane ahir pada 10 Januari 1985 di Cabanatuan, Filipina. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Ayah bekerja serabutan di perkebunan tebu. Pada usia 17 tahun, Mary Jane menikah namun tidak bertahan lama. Setelah bercerai, ia menjadi tulang punggung keluarga dan membesarkan dua putranya.

Ia sempat menjadi tenaga kerja domestik di Dubai pada 2009. Namun, Mary Jane memutuskan pulang lebih awal setelah nyaris menjadi korban kekerasan seksual dari majikannya. Ia lalu menerima tawaran pekerjaan di Malaysia. Nyatanya, ia dijebak untuk membawa paket berisi narkoba. Ia ditangkap saat mendarat di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, pada 25 April 2010. Ia kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin yang disembunyikan di dalam kopernya.

Mary Jane dijatuhi hukuman mati pada Oktober 2010 oleh Pengadilan Negeri Sleman. Hukuman ini lebih berat dari tuntutan jaksa, yaitu pidana seumur hidup.

Saat itu, Mary Jane mengaku dijebak oleh perekrutnya, Maria Cristina Sergio. Orang inilah yang awalnya menawarkan pekerjaan di Malaysia. Belakangan Polisi Filipina juga menangkap dan menahan perekrutnya itu.

Mary Jane sempat pergi ke Kuala Lumpur, untuk menlakani pekerjaan yang dijanjikan. Namun, sesampainya di Negeri Jiran itu, pekerjaan untuknya ternyata sudah tak lagi tersedia. Mary Jane diminta Cristina untuk ke Indonesia. Ia diminta membawa sebuah koper dan uang saku US$500.

Ternyata, di dalam koper itu, dimasukkan pula heroin 2,6 kilogram. Begitu mendarat di Bandara Adisucipto, Mary ditangkap otoritas Indonesia.

Pengungkapan kebenaran kasus perdagangan manusia ini yang kemudian menjadi landasan dalam upaya pembebasan Mary Jane selanjutnya.

Batal Eksukusi

Mary Jane sedianya dijadwalkan untuk dieksekusi mati pada 29 April 2015 di Nusakambangan. Ia saat itu akan dihadapkan di hadapan regu tembak bersama delapan terpidana lainnya, beberpa karena kasus narkoba. Namun, eksekusi terhadapnya ditunda untuk batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil setelah perekrutnya, Maria Cristina Sergio, menyerahkan diri ke Polisi di Filipina, sehari sebelum eksekusi.

Selain itu, Pemerintah Filipina secara aktif untuk meminta pembebasan dan peninjaun kembali kasus Mary Jane. Pemerintah Filipina menyatakan bahwa Mary Jane adalah korban perdagangan manusia.

Saat itu, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa penundaan dilakukan untuk menghormati proses hukum di Filipina. Selanjutnya, Mary Jane terus menjadi penghuni Penjara Wirogunan hingga kini. Sejak penundaan eksekusi itu, hampir satu dekade, pemerintah Filipina berjuang melalui jalur diplomasi untuk membebaskan Mary Jane.

Keluarga Mary Jane saat akan menjenguk pada momen ulang tahun ke-32 Mary Jane. IST

Fakta-Fakta Kasus

Sejak awal ditangkap, Mary Jane telah menjalani masa hukuman selama 14 tahun di Indonesia. Selama ini, Mary Jane mencoba untuk menerima keadaan. Ia merasa bahwa hidupnya direnggut oleh kasus. Beberapa kali, keluarganya menengok Mary Jane ke Penjara Wirogunan, termasuk anak-anaknya.

Belakangan setelahkKasus Mary Jane mencuat, masyarakat menyoroti proses hukum kasus ini. Belakangan diketahui, Mary Jane selama proses interogasi, tidak didampingi pengacara. Ia bahkan tidak didampingi penerjemah berlisensi. Diketahui, Mary Jane hanya fasih berbahas Tagalog dan bahasa Inggris yang sangat terbatas, situasi yang mencadi catatat buruk dalam proses hukumnya ini.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keadilan untuk proses peradilan warga negara asing di Indonesia. Saat itu, Komnas Perempuan menjadi salah satu pihak yang menyoroti hal ini.

Presiden Prabowo Subianto menyetujui kebijakan transfer of prisoner, untuk memulangkan Mary Jane ke Filipina, pada November 2024, setelah permintaan resmi dan Panjang dari Menteri Kehakiman Filipina.

Presiden Marcos Jr menyampaikan terima kasih untuk kemurahan hati Pemerintah Indonesia ini. Mary Jane menjadi simbol perjuangan global melawan perdagangan manusia.

Pemerintah Indonesia menerima permohonan pemindahan narapidana Mary Jane dari Menteri Kehakiman Filipina Jesus Crispin Remulla. Presiden Filipina, Ferdinan Marcos Jr. menyampaikan terima kasih atas kemurahan hati Pemerintah Indonesia yang mengabulkan pemulangan Mary Jane ke negaranya, untuk menjalani sisa masa tahanan.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah Indonesia atas bantuan mereka. Hasil ini merupakan cerminan dari kedalaman kemitraan negara kita dengan Indonesia, bersatu dalam komitmen bersama untuk keadilan dan belarasa,” ujar Marcos Jr..

Presiden Filipina ini menyatakan bahwa kisah Mary Jane menyentuh hati banyak orang. Mary Jane adalah seorang ibu yang terperangkap dalam cengkeraman kemiskinan, yang membuat satu pilihan nekat yang mengubah jalan hidupnya. Meskipun ia dimintai pertanggungjawaban berdasarkan hukum Indonesia, ia tetap menjadi korban dari keadaannya. (AES)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Timing pada Lucky Neko dan Batas Membaca Ritme Putaran secara ObjektifVariasi Putaran Treasures of Aztec Menjelaskan Peran Probabilitas dalam Pengalaman BermainGanesha Fortune sebagai Contoh Memahami Risiko dalam Permainan Berbasis ProbabilitasTeknologi PG Soft pada Mahjong Ways dan Struktur Mekanisme Permainan DigitalMahjong Wins 2 Menunjukkan Perubahan Desain dan Interaksi dalam Permainan DigitalSweet Bonanza dalam Referensi Komunitas Digital dan Batas Informasi yang Perlu DipahamiRTP Starlight Princess sebagai Data Statistik untuk Membaca Variasi Hasil PermainanPerubahan Hasil Fortune Tiger dalam Kerangka Probabilitas dan Varians Permainan DigitalLive RTP Fortune Dragon dan Keterbatasannya dalam Menilai Peluang Setiap PutaranData RTP Harian Big Bass Bonanza sebagai Informasi tentang Dinamika PermainanTiming Wild West Gold dan Risiko Bias Saat Menafsirkan Pola PutaranVarians dan Standar Deviasi Wild West Gold dalam Menjelaskan Sebaran Hasil PutaranMekanisme Pengganda Caishen Wins Ditinjau melalui Probabilitas dan Distribusi Hasil PermainanFortune Dragon di Platform Mobile dan Perubahan Pengalaman Hiburan Digital PenggunaRelease the Kraken Menggabungkan Tema Fantasi dengan Mekanisme Putaran yang Dinamis
Visual Starlight Princess dan Perannya dalam Membentuk Pengalaman Imersif PenggunaAI untuk Analisis RTP Live Mahjong Wins 3 dan Batas Membaca Ritme PermainanRNG Mahjong Ways 2 sebagai Dasar Memahami Probabilitas dan Independensi Setiap PutaranMahjong Wins 3 Menunjukkan Perubahan Desain dalam Hiburan Interaktif DigitalPerbedaan Volatilitas Mahjong Ways 2 dan Game Klasik dalam Perspektif Matematika PermainanPemrosesan Data pada Permainan Digital dan Kaitannya dengan Pengalaman Mahjong Wins 3Cara Kerja Pengganda Gates of Olympus Ditinjau dari Probabilitas dan Mekanisme PermainanVisual Bertempo Cepat Sweet Bonanza dan Kaitannya dengan Fokus Pengguna Selama BermainRTP Online Starlight Princess sebagai Informasi Statistik untuk Memahami Variasi HasilPerbandingan Variansi Blackjack dan Mahjong Wins untuk Memahami Sebaran Hasil PermainanRTP Live Blackjack dan Mahjong Wins serta Risiko Salah Tafsir dalam Diskusi KomunitasPola Mahjong Ways 2 yang Ramai Dibahas dan Batas Validitas Pembacaan PutaranCara Menilai Pola Mahjong Ways 2 tanpa Menganggap Hasil Sebelumnya sebagai PrediksiPanduan Memahami Mahjong Ways 2 melalui Probabilitas Varians dan Mekanisme PermainanPyramid Bonanza dan Variasi Putaran yang Membentuk Ritme Pengalaman Permainan Digital
RTP Starlight Princess sebagai Informasi Statistik untuk Memahami Variasi Hasil PermainanFortune Rabbit dan Wild Ape Menunjukkan Peran Visual dalam Menarik Perhatian PenggunaSugar Rush sebagai Studi Kasus Pembacaan Data tanpa Menjadikannya Prediksi HasilData Permainan Aviator dan Risiko Salah Menafsirkan Perubahan Hasil Setiap PutaranFortune Rabbit sebagai Contoh Memahami Variasi Hasil dalam Sistem Permainan DigitalPyramid Bonanza Menunjukkan Variasi Putaran yang Berbeda dalam Setiap Sesi PermainanPerkembangan Teknologi Digital Mengubah Cara Crazy Time Menyajikan Pengalaman InteraktifTeknologi Digital pada Aviator Membentuk Pengalaman Permainan yang Semakin ResponsifPerkembangan Sistem Digital Membuat Spaceman Lebih Fleksibel dalam Menyajikan Interaksi PermainanFitur Scatter dan Wild Mahjong Ways 2 Ditinjau melalui Mekanisme Permainan secara TerstrukturMemahami Scatter dan Wild Mahjong Ways 2 melalui Struktur serta Variansi PermainanScatter dan Wild Mahjong Ways 2 dalam Kajian Variansi serta Mekanisme Permainan DigitalKritik Narasi Kemenangan Instan pada Iklan Aviator dan Fakta Statistik yang Sering DiabaikanPerkembangan Infrastruktur Digital Mengubah Cara Fortune Tiger Menyajikan Interaksi PermainanMekanisme Reward Crazy Time dan Risiko Munculnya Perilaku Impulsif pada Pengguna
Sistem Kriptografi Aviator dan Perbedaannya dengan Mekanisme Keadilan Platform KonvensionalTeknologi Rendering Starlight Princess dan Perannya dalam Meningkatkan Detail Visual PermainanMahjong Ways 2 dan Perubahan Pola Interaksi Sosial dalam Komunitas Permainan DigitalShaolin Fortune Memadukan Unsur Bela Diri dan Arsitektur Timur dalam Desain VisualPemantauan Sistem Mahjong Ways dan Perannya dalam Menjaga Stabilitas Operasional PlatformModel Probabilitas Fortune Tiger dan Batasannya dalam Menafsirkan Perubahan Hasil PutaranEvaluasi Berkala Mahjong Ways untuk Memahami Variasi Mekanisme dan Perilaku Sistem PermainanPenyebaran PG Soft dan Fortune Rabbit di Berbagai Kanal Platform DigitalFree Spins Mahjong Ways 2 dan Pembentukan Ekspektasi Pemain dari Perspektif PsikologiSweet Bonanza dan Hubungan Aktivitas Bermain dengan Produktivitas dalam Kehidupan DigitalInteraksi Scatter dan Wild Mahjong Ways 2 dalam Kerangka Probabilitas PermainanInfrastruktur Data Mahjong Ways dan Faktor yang Menentukan Keandalan Operasional Sistem DigitalPeran Machine Learning dalam Pengembangan Fitur Responsif pada Platform Gates of OlympusMahjong Wilds dan Tantangan Membangun Infrastruktur Permainan Digital yang BerkelanjutanCrazy Time antara Daya Tarik Visual dan Risiko Finansial bagi Pengguna DigitalMomentum Bermain Kini Lebih Mudah Dievaluasi Melalui Analisis PergerakanFleksibilitas Mahjong Wins Mendorong Meningkatnya Minat Pengguna Smartphone terhadapPlatform Permainan Modern Terus Berkembang Melalui Adaptasi KonsepKeterbukaan Informasi RTP Menjadi Indikator Penting dalam Menilai KredibilitasMahjong Digital Menjadi Alternatif Hiburan Interaktif yang Menggabungkan Strategi danInovasi Mahjong Wins 3 Mendukung Efisiensi Teknologi dalam PengembanganVolatilitas Mahjong Ways Online Memberikan Perspektif Baru dalam MengaturPendekatan Bermain yang Lebih Terukur Membantu Pengguna PG SOFT Mengelola RisikoAlgoritma Prediktif dan Retensi Pengguna Menjadi Fokus Evaluasi IndustriPergeseran Aktivitas Mahjong Ways 2 Menjadi Bagian dari Dinamika KomunitasKomunitas Mahjong Indonesia Beradaptasi dengan Perubahan Tren HiburanProbabilitas Digital Menjadi Acuan dalam Memahami Evolusi Algoritma PermainanMengapa Setiap Animasi Bonus Memiliki Durasi yang Berbeda pada BerbagaiMengapa Tata Letak Simbol Mahjong Ways 2 Lebih Mudah Ditangkap Mata DibandingPsikologi Warna Emas pada Gates of Olympus Ternyata Memiliki Pengaruh terhadapIrama Efek Suara Sugar Rush 1000 Dirancang untuk Menjaga Perhatian PemainSusunan Ikon Permainan Slot Memiliki Hubungan Erat dengan Cara Otak MemprosesGerakan Animasi Halus Menjadi Alasan Antarmuka PG SOFT Terasa LebihMengapa Tata Cahaya pada Mahjong Wins 3 Dibuat Berlapis dan Tidak SekadarBentuk Tombol Interaktif Menjadi Faktor Penting dalam Kenyamanan MenavigasiKomposisi Warna Cerah Membantu Membedakan Fitur Penting padaNuansa Oriental pada Mahjong Ways Memberikan Ciri Khas yang Sulit Disamakan denganEfek Visual Berlapis Menjadikan Setiap Kombinasi Simbol TerlihatIlustrasi Berkualitas Tinggi Membentuk Karakter Unik pada Berbagai JudulTata Letak Menu yang Ringkas Membantu Pengguna Baru BeradaptasiKarakter Animasi Menjadi Salah Satu Daya Tarik Utama dalam PermainanSimbol Bergaya Minimalis Membuat Tampilan Slot Lebih Bersih danPerpaduan Musik dan Efek Suara Menciptakan Suasana Bermain yangKombinasi Warna Hangat Memberikan Kesan Cerah Tanpa MengurangiGerakan Animasi Halus Membuat Setiap Transisi Terlihat Lebih
Exit mobile version