Home BERITA TERKINI Pernah Jalan Kaki 30 Kilometer untuk Menghadiri Aksi Panggilan, Frater Herman BHK...

Pernah Jalan Kaki 30 Kilometer untuk Menghadiri Aksi Panggilan, Frater Herman BHK Rayakan 40 Tahun Membiara

0

PALEMBANG, Pena Katolik.com – Vikaris Jendral (Vikjen), Romo Yohanes Kristianto memimpin Misa syukur 40 tahun hidup membiara Frater Maria Herman Yoseph BHK di Gereja St Yoseph, Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 5 Oktober 2024. Bruder Herman adalah anggota Kongregasi Frater-frater Bunda Hati Kudus (Congregatio Fratrum Dominae Nostrae a Sacro Corde/BHK).

Romo Kristianto mengatakan, bahwa 40 tahun perjalanan membiara Fr. Herman adalah berkat yang sangat panjang yang sudah dialami, baik pengalaman, perlindungan, penyertaan Tuhan. Menarik jika dibandingkan perjalanan rohani dengan perjalanan bangsa Israel, bagaimana selama 40 tahun bangsa Israel dipanggil untuk keluar dari perbudakan Mesir dan menuju tanah terjanji.

Pengalaman Allah yang setia, Allah yang tidak pernah ingkar janji, Romo Kristianto mengatakan, Allah yang tetap memanggil, menyertai, dan memuliakan seperti yang terjadi. Gambaran ini adalah iman yang dialami dengan dinamika jatuh bangun, tertawa, menangis, senang yang campur aduk menjadi satu. Namun, lanjut Romo Kristianto, yang terjadi tetap Allah yang setia, selalu berbelas kasih.

“Allah yang memanggil, menyertai, melindungi, memuliakan dan meluhurkan. Allah penuh kasih dan setia sperti yang dialami oleh Frater Herman Yoseph BHK,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Romo Kristianto didampingi beberapa romo konselebran, dan suster, bruder, romo, frater, keluarga guru SD Xaverius 2 Palembang, SMP Xaverius 1 Palembang dan tamu undangan lainnya.

Fr. Herman dalam sharing-nya menyampaikan berkaitan dengan panggilannya sebagai seorang biarawan Bunda Hati Kudus. Jalan hidup ini bermula saat ada aksi panggilan di daerah Lembata Flores NTT tahun 1979. Herman, yang saat itu tinggal di pegunungan, harus berjalan 30 km untuk menghadiri aksi panggilan tersebut.

Sepulang dari mengikuti aksi panggilan tersebut, Herman menyampaikan keinginannya untuk masuk menjadi seorang frater BHK. Mamanya mengatakan “ terserah”. Namun, sang mama berpesan agar ” engkau pilih sendiri tapi “jangan pulang” (jangan sampai menyerah dan keluarg biara).

Singkat cerita, Herman mengikuti pendidikan postulandan masuk novisiat tahun 1984. Saat mengikrarkan kaul pertama, Fr. Herman memilih moto, “Aku ini hamba Tuhan, Terjadilah padaku menurut perkataan-MU“. Fr. Herman mengikrarkan kaul kekal di Ende Flores NTT, tahun 1995.

Dengan demikian tahun 2024, Fr. Herman merayakan pesta 40 tahun membiara di komunitas St Andreas Palembang. Sebelumnya pada 15 September 2024, ia juga merayakan momen ini di Malang, Jawa Timur bersama beberapa frater yaitu: Fr. Maria Leo BHK (70 tahun membiara), Fr. M. Wim Heister, BHK dan Fr M. Erik Lungreen,BHK (60 th membiara), Fr. M Canisius,BHK, Fr M Dismas,BHK,Fr M Herman Yoseph, BHK ( 40 tahun membiara), dan Fr, M Titus, BHK ( 25 tahun membiara).

Pengalaman 40 tahun membiara Fr. Herman sampai saat ini tetap hidup tumbuh dan berkembang dalam dirinya. Ia menyadari betul, panggilan ini berasal dari Tuhan Yesus sendiri. Allah yang setia, inilah yang menjadikan tetap menjadi frater Bunda hati Kudus. Dengan dikuatkan melalui doa serta harapan mamanya saat mau masuk biara yaitu engkau sendiri pilih, tapi jangan pulang. Semoga Bunda Hati Kudus tetap berkarya.

Kongregasi Frater-frater BHK saat ini berada di Indonesia, Belanda, dan Kenya. Komunitas-komunitas Frater BHK di Indonesia berada di Jawa: Malang, Surabaya, dan Kediri; Sumatera: Palembang; NTT: Kupang, Ende, Maumere, Larantuka, dan Weetabula (Sumba Barat Daya); dan Kalimantan: Nunukan. Para Frater BHK ini mengelola pendidikan di bawah naungan Yayasan Mardi Wiyata yang berjumlah 22 sekolah TK, SD, SMP, dan SMA.

Kongregasi BHK adalah sebuah tarekat religius (Biarawan) untuk pria dalam Gereja Katolik, yang anggotanya mengikrarkan kaul publik: ketaatan, kemiskinan, dan kemurnian. Kongregasi BHK para anggotanya dipanggil “frater”. Mereka tidak menerima Tahbisan Imamat ini. Kongregasi BHK didirikan di Utrecht, Belanda pada 13 Agustus 1873 oleh Mgr. Andreas Ignatius Schaepman, Uskup Agung Utrecht. Di Indonesia, para Frater BHK melayani umat Allah dalam bidang Pendidikan dan Pendampingan Kaum Muda. (Andreas Daris)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami