Home BERITA TERKINI Kaul Kekal Suster Montessori Pertama di Dunia, Pendidik Montessori Terikat Erat dengan...

Kaul Kekal Suster Montessori Pertama di Dunia, Pendidik Montessori Terikat Erat dengan Iman Katolik

0
210224 – Suster Chiara Thérèse setelah pengikraran kaul kekal dan Suster Novis, Suster Lucia Rose sesaat penerimaan jubah kebiaraan. Aleteia

NORTH DAKOTA, Pena Katolik – Pada tahun 1950, pendidik terkenal dunia, Maria Montessori, menulis tentang mimpinya. Suatu hari nanti, sebuah komunitas religius akan dibentuk, untuk melaksanakan ajaran dan nilai spiritual yang ia hidupi. Hanya butuh waktu 74 tahun, impian ini terwujud. Komunitas keagamaan pertama di dunia yang kharisma utamanya adalah Pendidikan Montessori Katolik didirikan di Bismarck, Dakota Utara, Amerika Serikat.

Komunitas ini masih baru, didirikan sekitar tiga tahun yang lalu. Meski saat ini, komunitas itu hanyalah sebuah perkumpulan umat kristiani,namun suatu hari berkeinginan menjadi sebuah ordo religius. Saat ini ada dua anggota komunitas ini, Suster Chiara Thérèse dan Seorang Suster Novis, Suster Lucia Rose.

Suster Chiara mengucapkan kaul kekal dan Sr. Lucia Rose menerima pakaian kebiaraan dalam Misa pada 6 Januari 2024. Misa ini merupakan peristiwa bersejarah bagi pendidikan Katolik, kehidupan beragama Katolik, dan model pendidikan Montessori.

Inspirasi Pendirian

Sr. Chiara mengatakan, inspirasi berdirinya komunitas keagamaan baru ini adalah Roh Kudus. Ia mengatakan, kapanpun ada kebutuhan yang muncul dalam umat manusia, Tuhan sering kali membentuk komunitas agama baru, untuk menjawab kebutuhan ini.

Komunitas Suster Montessori secara kanonik didirikan pada tanggal 1 Oktober 2020, di Keuskupan Bismarck, Dakota Utara. Saat ini, status komunitas ini adalah sebagai Asosiasi Publik Umat Beriman Kristiani. Sr. Chiara mengatakan, pendirian komunitas ini adalah respons terhadap seruan universal, untuk mengirim para pekerja ke kebun anggur untuk melayani Kristus.

“Komunitas ini didirikan setelah sekian lama melakukan penegasan dengan Ordinaris wilayah kami (keuskupan Bismarck-red),” ujar Sr. Chiara.

Sr. Chiara mengatakan, hidup sebagai biarawati adalah menjadi “mempelai Kristus”, seihingga perhatian utama seorang suster, adalah hubungan yang erat dengan Mempelai Pria Ilahinya, Yesus Kristus.

“Oleh karena itu, doa mendapat tempat utama dalam komunitas kami, bersama dengan Ibadat Harian, Rosario, Adorasi, dan Lectio Divina,” ujar Sr. Chiara.

Sebagai kerasulan harian mereka, Sr. Chiara dan Sr. Lucia saat ini bekerja mendidik anak-anak di Sekolah Katolik Montessori Kristus Raja di Mandan, Dakota Utara. Di tempat inilah, kedua suster ini mengembangkan nilai-nilai pendidikan Kristiani sesuai dengan spiritualitas Maria Montessori.

Dalam hidup rohani, para Suster Montessori mengisi hari dengan waktu persaudaraan dalam doa dan pendalaman Kitab Suci. Selain menganut nasihat injili tentang kemiskinan, kesucian dan ketaatan, para Suster Montessori mempunyai kaul keempat yang unik: menghormati Kristus dalam Sang Anak. Hal ini adalah ciri khas yang ditimba dari spiritualitas Maria Montessori sendiri.

Suster Lucia Rose saat menerima jubah kebiaraan. Aleteia

Ciri Khas Pendidikan Montessori

Sebagai seorang Katolik yang taat, seluruh metode pendidikannya dipenuhi dengan antropologi Kristiani. Suster Montessori melihat dalam diri anak, suatu ciptaan baru yang luar biasa, unik dan sepenuhnya milik Sang Pencipta. Dengan pemahaman ini, ada kaitan erat antara pendidikan ala Suster Montessori dengan iman Katolik. Sr. Chiara mengatakan, memisahkan pendidikan Montessori dari akar Katolik, sama saja dengan menghambat kepenuhan metode yang tertanam, tidak hanya dalam jiwa pembimbing (guru) Montessori, tetapi juga dalam jiwa anak.

Pendidikan Montessori memberi anak rasa hormat yang mendalam, memungkinkan dia untuk sepenuhnya menjadi seperti yang Tuhan ciptakan. Maria Montessori mengatakan, tidak ada ruang di hati seorang pembimbing Montessori untuk kesombongan, kemarahan, atau ketidaksabaran.

Maria Montessori, lanjut Sr. Chiara, telah menetapkan tugas untuk membantu anak membangun dirinya sendiri; untuk melahirkan dalam dirinya “manusia yang hidup sepenuhnya” yang kemudian akan memuliakan Tuhan. Ia mengatakan, pembimbing Montessori haruslah orang suci sekaligus ilmuwan.

“Dia harus mengamati anak itu dengan hati yang penuh kekaguman dan keheranan. Ia harus menuntun anak itu pada bahan-bahan yang tepat dalam lingkungan yang telah disiapkan, yang akan membantu perkembangannya, dan kemudian menyucikan jiwanya dari segala sesuatu yang bukan berasal dari Tuhan,” ujar Sr. Chiara.

Suster Chiara Thérèse saat mengikrarkan kaul kekal dalam Asosiasi Publik Motessori. Aleteia

Hal terpenting yang ingin dunia ketahui tentang pekerjaan Suster Montessori menurut Sr. Chiara Pendidikan Katolik Montessori ingin mengembalikan martabat dan tempat anak dalam keluarga dan masyarakatnya.

Anak masa kini, terutama anak bungsu, sering kali disalahpahami oleh masyarakat secara keseluruhan. Sr. Chiara mengatakan, tempat mereka dalam jaringan sosial dunia, yang dipimpin oleh orang dewasa, menghambat perkembangan dan pembentukan jiwa.

Dengan memahami secara rinci berbagai tahapan perkembangan anak, pendidikan perlu memberikan kebebasan kepada anak dengan batasan dan tanggung jawab. Pendidikan perlu mengajarkan rahmat sosial, memberikan metode pembentukan yang integral dan harmonis.

“Kami, sebagai komunitas religius, ingin menjadi bagian dari pekerjaan mulia ini, sebagaimana dikatakan Maria Montessori, ujar Sr. Maria.

Kini, dimulai dari dua orang suster, Asosiasi Publik Montessori telah memulai langkah pertama untuk mengembangkan nilai pendidikan Montessori ke seluruh dunia. Meski rintisan “Kongregasi Montessori” ini baru dimulai, namun lembaga-lembaga pendidikan di seluruh dunia sudah banyak yang menjadikan model Pendidikan Montessori sebagai panduan.

Sr. Chiara mengatakan, pendidikan Montessori membantu anak dalam membentuk dirinya menjadi manusia yang diharapkan. Baginya, para pendidik adalah instrument dari Allah untuk membentuk anak-anak sesuai engan kehendak Allah.  

“Kita hanyalah instrumen di tangan Penyelenggaraan Ilahi, yang membantu Sang Pencipta dalam tugas yang semakin mendesak ini, yaitu menghormati Dia dalam diri seorang anak,” ujar Sr. Chiara. (AES)​

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami