Sultan HB X Terima Replika Tongkat Uskup KAS, Simbol Pemimpin yang Rela Berkorban untuk Rakyat

0
137
Sultan HB X saat menerima Replika Tongkat Uskup Agung Semarang dari Mgr Robertus Rubiyatmoko. IST

YOGYAKARTA, Pena Katolik – Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko memberikan replika tongkat Uskup Agung Semarang kepada Sultan Hamengku Buwono X. Ini merupakan penghargaan untuk pemimpin yang rela berkorban untuk rakyat. Mgr. Rubiyatmoko memberikan replica tongkat Uskup Agung Semarang ini pada saat perayaan ulang tahun ke-80, Sri Sultan HB X dalam tahun Jawa.

Mgr. Robertus Rubiyatmoko menyampaikan replika kepala tongkat tersebut berbentuk relief burung pelikan yang sedang melukai dirinya sendiri guna memberikan makan dan minum kepada anak-anaknya.

“Ini [replika] menggambarkan seorang pemimpin yang bijaksana harus siap mengorbankan dirinya demi keselamatan, keamanan dan kesejahteraan rakyatnya,” ujar Mgr. Rubiyatmoko di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Minggu 26 November 2023.

Sri Sultan HB X diakui Mgr. Rubiyatmoko sebagai pemimpin DIY dan Keraton Yogyakarta yang telah menunjukkan visi kepemimpinan dan terus berupaya menyejahterakan kehidupan sosial budaya masyarakat DIY. Ia berharap Sri Sultan HB X dapat menjaga kepemimpinannya yang rela berkorban bagi kesejahteraan sosial dan budaya masyarakat di masa mendatang.

“Kami berdoa agar Sri Sultan senantiasa diberikan kesehatan, berkah, kebijaksanaan serta diberi usia yang panjang sehingga bisa memimpin warga DIY menuju masyarakat guyub, rukun, ayem dan tenteram,” katanya.

Sementara, Sri Sultan HB X menyampaikan kehidupan manusia senantiasa sejalan dengan makna Sangkan Paraning Dumadi. Menurutnya tiap detik dalam kehidupan perlu diisi dengan kebijaksanaan dan kebajikan. Sebagai Raja Yogyakarta, dia memangku tiga makna sebagai Hamangku, Hamengku dan Hamengkoni. Dalam hal itu, menurutnya dituntut untuk membesarkan hati dengan lebih banyak memberi daripada menerima. Menurut dia dalam berbagai situasi sulit, sejatinya pemimpin adalah pengayom yang siap berdiri paling depan, menjadi panutan, dan tampil mengambil tanggung jawab dengan segala risikonya.

“Memang, manusia fana tak lepas dari aral melintang. Pun saya, dalam liku kehidupan, tak jarang dipertemukan dengan berbagai tantangan dan coba. Tetapi saya percaya, dalam setiap hembusan angin, terdapat petunjuk bagi mereka yang mau mendengarkan,” ujarnya.

Sebelumnya mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga mendapatkan replika tongkat Uskup Agung KAS di akhir masa jabatannya menjadi Gubernur. Seperti diketahui, sebagian wilayah pastoral Keuskupan Agung Semarang juga mencakup sebagian dari Provinsi Jawa Tengah dan keseluruhan Wilayah Provinsi Daerah Istinemewa Yogyakarta.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here