KWI Berterima Kasih kepada Gubernur Jawa Barat

0
362
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat diterima oleh uskup Bandung Mgr Antonius Subianto BUnjamin di Katedral Bandung pada momen Natal tahin 2022. IST

BANDUNG, Pena Katolik – Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin OSC berterima kasih atas penyerahan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk Gereja Ibu Teresa Cikarang. Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan PBG untuk Gereja Ibu Teresa.

Menurut Mgr. Antonius, penyerahan PBG ini mengakhiri polemik perizinan pembangunan kompleks Gereja Katolik Ibu Teresa Paroki Cikarang. Ia menilai, momen ini  menjadi bukti bahwa bunga toleransi di Jabar terus bermekaran.

“Saya mengucapkan terima kasih atas nama Gereja Indonesia bahwa Pemerintah Jawa Barat, dalam hal ini Gubernur Bapak Ridwan Kamil, memberikan persetujuan bangunan gereja,” kata Mgr. Antonius di Kota Bandung, Senin 17 April 2023.

Semangat toleransi terpancar dalam proses penyerahan PBG. Mgr. Antonius berharap, semangat ini dapat meluas hingga ke tingkat pemerintahan terkecil, seperti kecamatan, kelurahan, desa, dan rukun warga (RW). Ia menilai kerukunan beragama di Jabar akan semakin erat dan hangat.

“Dari sisi masyarakat, saya berterima kasih kepada masyarakat dan tokoh yang memungkinkan terjadinya penyerahan ini, dan ini menunjukkan adanya perkembangan kematangan dalam kehidupan bermasyarakat bahwa kita ini sesama anak bangsa mempunyai hak yang sama untuk beribadat,” imbuh Uskup Bandung ini.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jabar bekerja sama dengan lembaga Indonesian Politic Research and Consulting (IPRC) melakukan survei tentang toleransi di Jabar. Survei dilaksanakan di 27 kabupaten/kota pada Maret 2023 dan melibatkan 1.200 responden. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa 90,6 persen responden menyatakan bersedia bertetangga dengan orang lain yang berasal dari agama lain. sebanyak, 88,9 persen responden menyatakan bersedia memberi bantuan pada tetangga yang berasal dari orang lain. Lagi, sebanyak 92,2 persen responden menyatakan bersedia berteman dengan orang yang berasal dari agama lain.

Mgr. Antonius menambahkan, toleransi di Jabar menunjukkan situasi yang menggembirakan. Ia menilai, hal ini karena komitmen Pemda Jabar dalam mengimplementasikan visi misi Jabar Juara Lahir Batin.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here