Home BERITA TERKINI Uskup Agustinus Saudara Kehormatan GAWAI RAA LAMBA’ LALO Suku Dayak Taman

Uskup Agustinus Saudara Kehormatan GAWAI RAA LAMBA’ LALO Suku Dayak Taman

0
Mgr. Agustinus Agus bersama beberapa peserta Gawai Raa Lamba’ Lalo. Dok. Samuel

PONTIANAK, Pena Katolik – Kapuas Hulu- Gawai Raa Lamba’ Lalo menurut suku Dayak Taman merupakan Pesta Besar secara keseluruhan prosesi Adat Gawai dilaksanakan secara lengkap untuk dilaksanakan atau lengkap terlaksanakan. Uskup Agustinus merupakan saudara kehormatan dari kegiatan Gawai Raa Lamba’ Lalu Suku Dayak Taman dengan kehadiran dan pantutan ‘orang jujur’ yang bekerja untuk kepentingan banyak orang.

Salah satu keunikan dalam masyarakat Banuaka’ Taman adalah acara penghormatan terhadap leluhur yang telah meninggal dunia yakni dengan diadakan upacara adat yang di sebut dengan gawai. Upacara gawai mempunyai serangkaian proses yang panjang dan banyak sekali rangkaian acara kegiatan yang dilalui sampai pada hari pelaksanaan gawai bahkan setelah pelaksanaan gawai itu sendiri.

Ambrosius Sadau S.H, M.Si adalah keluarga yang telah mampu melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bentuk niat mulianya untuk para pendahulunya yakni kakek, nenek, orang tua, dan saudaranya. Menurut Sadau agar manusia bisa hidup dengan tenteram damai dan sejahtera serta dapat mendapatkan rezeki yang layak, maka manusia bisa menghargai dan menghormati Sang Pencipta, bisa menghargai dan menghormati serta menjaga keserasian alam, juga para arwah leluhur. Salah satu cara penghormatan kepada para Leluhur meurut adat-istiadat Banuaka’ Taman diwujudkan dalam bentuk upaya bentuk pesta adat gawai.

Dalam pelaksanaan Gawai Raa Lamba’ Lalo, yang acara puncaknya terletak pada 27-28 Juni 2022 Uskup Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus menjadi saudara sekaligus orang tua kehormatan Ambrosius Sadau yang mengadakan Gawai tersebut.

Selain Uskup Agustinus hadir pula sebagai saudara kehormatan keluarga yakni Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H sebagai saudara yang juga sama diberikan gelar adat kehormatan Suku Dayak Taman.

Bagi Suku Dayak Taman, Gawai Raa’ Lamba Lalo sekaligus kegiatan pemberian gelar pada mereka saudara kehormatan dengan tanda nama dari urutan paling tinggi dari tiga urutan itu yakni Kasta Samagat (kepada mereka yang mendapat posisi ini akan diberlakukan lebih spesial dari kedua tuturan dibawahnya yaitu Pabiring (menegah) dan Banua (biasa).

Perjalanan Uskup Agustinus menuju ke Kapuas Hulu dimulai pada 26-29 Juni 2022, kemudian mengikuti acara penyambutan pada tanggal 27 untuk hari khusus penyambutan tamu kehormatan laki-laki, kemudian disusul pada 28 Juni 2022 menyambut tamu perempuan yang sekaligus menjadi acara puncak pada ritual Gawai Raa Lamba’ Lalo.

Aso Tampir Baba” artinya, hari kedatangan tamu laki-laki (27 Juni) dan Acara puncak pada Gawai Raa Lamba’ Lalo (28 Juni)  untuk Keluarga Besar W. Giling dan M.T Samban.

Dalam kesempatan itu Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyatakan bersedia untuk membantu mengembangkan potensi wisata budaya gawai. Menurutnya wisata adat istiadat dan budaya menjadi sorotan dan selalu menjadi potensi untuk diminati wisatawan baik dari dalam negeri maupun wisatawan mancanegara.

Bersamaan dengan itu Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan bersama Uskup Keuskupan Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus menghadiri gawai Raa Lamba’ Lalo keluarga besar Almarhum W. Giling dan Almarhum M.T Samban yang menurut suku Dayak Taman Desa yang bertempat di Rumah Betang Dusun Bolong Ae’, Desa Ariung Mendalam, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, merupakan sebuah adat yang tidak semua suku Dayak Taman bisa melakukannya.

Selalu menjadi Potensi Budaya

Bupati Fransiskus Diaan mengungkapkan bahwa potensi wisata yang bisa dikembangkan untuk pariwisata di Kabupaten Kapuas Hulu, karena seperti gawai Raa Lamba’ Lalo ini saja banyak pengunjung yang turut hadir menyaksikan kegiatan Gawai Dayak dari suku Dayak Taman.

“Kita bisa melihat begitu banyak pengunjung baik itu wisatawan lokal, wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara datang ke sini karena ingin meliha langsung bagaimana pelaksanaan gawai Raa Lamba’ Lalo ini. Dan ini menjadi salah satu potensi kita untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kapuas Hulu yang akan terus kita kembangkan,” ungkap Fransiskus Diaan kepada wartawan.

Bupati Kapuas Hulu menerangkan bahwa gawai Raa Lamba’ Lalo merupakan upacara adat menurut tata cara adat istiadat dari suku Dayak Taman yang bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada leluhur yang telah meninggal dunia agar mendapatkan kekekalan yang abadi.

Selaku pelaku pemerintah daerah, Fransiskus Diaan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena hal itu merupakan salah satu kekayaan adat istiadat dan budaya Kabupaten Kapuas yang sungguh beragam.

“Ini baru dari salah satu suku dayak saja yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, tetapi masih banyak suku-suku dayak di Kapuas Hulu ini seperti Dayak Iban, Dayak Kayan, Dayak Kantuk dan yang lainnya yang mana mereka memilik adat istiadat yang berbeda-beda, sehingga ini menjadi ini merupakan kekayaan budaya adat istiadat yang perlu dipertahankan, terus dilestarikan terutama bagi kaum muda kita,” kata  Fransiskus Diaan (Selasa 28/06/2022).

Roh dan Jiwa yang Hidup

Dalam sambutannya, Uskup Agustinus menegaskan bahwa dalam setiap budaya ada unsur-unsur metafisika yang dilantunkan dengan simbol-simbol lokal karena itu menunjukkan eksistensitas keberadaan masyarakat yang tidak hidup sendiri. Bagi Uskup Agustinus kegiatan Gawai Raa Lamba’ Lalo tersebut adalah kegiatan sakral yang sekaligus reflektif- artinya; kegiatan ini mengingatkan manusia untuk tidak melupakan siapa identitas dirinya.

Uskup Agustinus dalam sambutannya menganalogikan perngurbanan kerbau yang dilakukan hari itu adalah simbol pengurbanan manusia kepada Allah secara murni.

“Sama seperti tradisi kuno dalam kitab suci, dahulu para nabi juga mempersembahkan persembahan darah manusia sebagai simbol kesetiaan manusia pada Allah dan kecintaannya pada Allah. Hal yang sama itu hari ini kita saksikan ada pengurbanan niat besar yang dilakukan keluarga dalam gawai ini untuk mempersembahkan persembahan kurban terbaik bagi nenek moyang dan Allah yang mereka percaya dengan niat dan ketulusan hati keluarga,” kata Uskup Agustinus.

Metafora yang digunakan Uskup Agustinus mau menjelaskan dengan tegas bahwa dari dahulu tradisi untuk menghormati nenek moyang bahkan bersyukur dengan ‘realitas tertinggi’ (Allah) memiliki cara dan model unik. Umumnya, orang yang mau mempersembahkan kurban adalah mereka yang berniat murni- pastinya memiliki semangat berbagi, menyatukan keluarga, mengumpulkan dan mengingat kembali siapa asal-usul dari mereka.

Hal itulah kemudian Uskup Agustinus tinjau keberagaman  budaya adalah kekuatan dan cermin dari identitas asli dari diri manusia. Oleh karenanya, kebudayaan haruslah selalu ditingkatkan dan dikembangkan agar manusia semakin sadar akan kekayaan dan kemegahan simbol akan realitas yang tertinggi dan kemuliaan Allah yang ditunjukkan lewat kebudayaan lokal.

Uskup Agustinus melihat kegiatan Gawai yang dilakukan oleh Suku Dayak Taman tidak hanya tampak secara anggun dan mempersona, dibalik itu Bapa Uskup melihat kegiatan ini ‘ada roh dan jiwa’-nya.

Menutup sambutannya, Uskup Agustinus mengungkapkan bahwa setiap unsur dari kebudayaan selalu memiliki kebaikan. “Untuk itu, apa yang sudah kita miliki saat ini itulah yang terbaik dan haruslah kita kembangkan,” kata Uskup Agustinus.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu memiliki rangkaian acara dari penyambutan dengan sampan hias menuju rumah betang, kemudian mengelilingi pandung (kayu yang menjadi pagar) dua kerbau (jantan dan betina), memotong kayu dari tamu yang akan masuk ke rumah betang. Selanjutnya dihari kedua dimulai dengan menabur bunga di makam leluhur, perjalanan melewati sungai menggunakan perahu hias, maliliti pandung dan penombakan hewan persembahan, pemotongan umpang, acara adat pasiap dan acara adat mambaris, acara adat siamasan, dan acara adat terakhir pemotongan pandung. (Samuel/Pena Katolik)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memiliki Pola Penyajian Animasi yang Membuat Perubahan Simbol Lebih Mudah Diikuti

Mengapa Game Digital dengan Unsur Budaya Tradisional Bisa Terasa Akrab bagi Pengguna Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Pengguna

Mahjong Ways Menampilkan Perpaduan Warna dan Ornamen yang Mengingatkan pada Estetika Asia

Bagaimana Transisi Visual dalam Game Digital Membantu Pemain Memahami Jalannya Permainan?

Game Mobile dengan Tema Klasik Menunjukkan Bahwa Inovasi Tidak Selalu Berasal dari Konsep Baru

Mahjong Ways 2 Menggunakan Efek Berantai untuk Menampilkan Perubahan Susunan Simbol dalam Permainan

Mengapa Pemilihan Warna dalam Game Digital Bisa Memengaruhi Cara Pengguna Mengenali Fitur?

Komunitas Game Online Membentuk Ruang Diskusi Baru tentang Desain dan Pengalaman Bermain

Teknologi Layar Smartphone Membawa Pengaruh terhadap Cara Game Digital Menampilkan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perpaduan Efek Visual dan Mekanisme Permainan yang Menarik untuk Dipahami

Mengapa Game Digital dengan Tema Tradisional Masih Memiliki Tempat di Era Hiburan Modern?

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Menikmati Hiburan Interaktif

Mahjong Ways Memiliki Detail Simbol dan Warna yang Membentuk Karakter Visual Permainannya

Di Balik Desain Game Modern, Ada Peran Animasi dalam Membuat Interaksi Terasa Lebih Hidup

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pengalaman Visual melalui Perubahan Simbol Berantai?

Game Bertema Asia Semakin Beragam dengan Perpaduan Unsur Budaya dan Teknologi Digital

Mengapa Tampilan Antarmuka Menjadi Salah Satu Bagian Penting dalam Pengembangan Game Mobile?

Mahjong Ways dan Cara Elemen Visual Tradisional Diadaptasi ke dalam Permainan Digital

Teknologi Perangkat Mobile Membantu Pengembang Menghadirkan Game dengan Tampilan Lebih Dinamis

Mahjong Ways 2 Memiliki Ritme Permainan yang Dipengaruhi oleh Pergantian Simbol dan Animasi

Mengapa Game dengan Tampilan Sederhana Terkadang Lebih Mudah Diingat oleh Pengguna?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Bermain Semakin Bergantung pada Desain yang Responsif

Mahjong Ways Menghadirkan Nuansa Budaya Asia melalui Detail Ornamen dan Pilihan Warna

Bagaimana Efek Suara Membantu Pengguna Memahami Perubahan yang Terjadi dalam Game Digital?

Game Digital Bertema Tradisional Memiliki Cara Tersendiri untuk Menyesuaikan Diri dengan Tren Modern

Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Cascade Membentuk Alur Visual dalam Setiap Putaran

Mengapa Komunitas Pemain Sering Membahas Detail Kecil yang Ada dalam Sebuah Game?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Smartphone Turut Memengaruhi Arah Pengembangan Game Mobile

Identitas Visual Game Digital Tidak Hanya Ditentukan oleh Grafis tetapi Juga Konsistensi Desain

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten