Home BERITA TERKINI Ketakutan Warga Minoritas agama dan Wanita pada Kekuasaan Taliban dan Kelompok Ekstremis...

Ketakutan Warga Minoritas agama dan Wanita pada Kekuasaan Taliban dan Kelompok Ekstremis lain di Afghanistan

0
Siswa perempuan saat belajar di sebuah kelas di Kandahar tahun 2002. (Crux Now)

KABUL, Pena Katolik – Kehadiran militer Amerika selama 20 tahun di Afghanistan membawa stabilitas dan mengakhiri status Afghanistan sebagai tempat perlindungan teroris. Tetapi keluarnya Tentara Amerika yang penuh gejolak telah membuka ketakutan akan masa depan, terutama bagi minoritas agama dan Wanita. Nasib mereka menjadi tak menentu di tangan Taliban dan ekstremis agama lainnya.

“Situasi di Afghanistan sangat buruk bagi minoritas, karena Taliban ingin memaksakan perpaduan tradisi Pashtun lokal mereka dengan visi fundamentalis mereka tentang hukum Syariah Islam, tidak hanya pada kelompok etnis yang beragam di negara itu, seperti Syiah Hazari, tetapi juga pada wanita. dan anak-anak di seluruh negeri,” kata Francesco Zannini, profesor emeritus di Institut Kepausan untuk Studi Arab dan Islam Roma.

Minoritas sudah menerima perlakuan didiskriminasi ini sejak awal. Taliban ingin mereka berada di bawah interpretasi agama seturut tafsiran mereka.

“Tetapi beberapa kelompok dapat mempertahankan diri karena pegunungan yang memisahkan mereka, menciptakan semacam penghalang. Mereka memiliki tradisi mereka sendiri, yang berbeda dengan tradisi Taliban,” kata Zannini.

Taliban akan selalu berkonflik dengan minoritas. Akan ada perang berkelanjutan antara negara bagian Pashtun dan kelompok minoritas lainnya, yang akan terus mempertahankan diri. Selain itu, “ada orang Afghanistan yang telah mengembangkan semacam pemahaman Barat tentang demokrasi, terutama ditemukan di Kabul dan beberapa kota

“Akan ada periode ketidakstabilan yang panjang. Yang maksimal yang bisa mereka capai adalah konfederasi berbagai suku dan etnis. Tapi ini bukan yang diinginkan Taliban.”

Baru-baru ini, seorang juru bicara Taliban bersumpah untuk menghormati hak-hak masyarakat dan mengizinkan perempuan bekerja dalam kerangka hukum Islam, tetapi apa artinya dalam praktiknya masih belum jelas. Sementara itu, ada laporan tentang pria dan anak laki-laki yang terbunuh di desa-desa dan anak perempuan berusia 12 tahun diambil sebagai “pengantin”, yang dianggap Taliban sebagai rampasan perang.

Taliban menganut Islam Deobandi, yang ditelusuri kembali ke abad ke-19 kolonial India di bawah dua ulama Muslim radikal, Maulana Muhammad Qasim Nanautawi dan Maulana Rashid Muhammad Gangohi. Mereka berusaha untuk mengindoktrinasi pemuda Muslim dengan bentuk Islam yang keras dan kaku yang berkembang menjadi militansi terhadap non-Muslim serta memerangi sekularisme dan kolonialisme.

Deobandi Islam menjunjung tinggi Syariah Muslim Sunni dan bekerja untuk pendirian Kekhalifahan Islam sebagai jalan menuju keselamatan. Praktik Islam ini ada sejak abad ke-7. Ideologi ini juga percaya bahwa perang suci global adalah tugas untuk melindungi Muslim di seluruh dunia.

Selama invasi Soviet ke Afghanistan pada tahun 1979, dana untuk sekolah agama atau madrasah Deobandi, berasal dari Arab Saudi dan Amerika Serikat. Saudi mendorong interpretasi fundamentalis mereka sendiri tentang Islam – Wahhabisme – di dalam sekolah-sekolah ini, menurut Thomas Hegghammer, Pakistan mendukung militansi Deobandi untuk memerangi Uni Soviet di Afghanistan dan India di Kashmir. Pakistan telah memberikan perlindungan kepada gerilyawan Taliban di berbagai waktu.

Afiliasi Negara Islam di Afghanistan, yang dikenal sebagai Negara Islam Khorasan, adalah musuh nyata Taliban, yang anggotanya mereka anggap “terlalu liberal”, “murtad” yang meninggalkan perang suci untuk penyelesaian damai dengan AS.

Negara Islam Khorasan, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan 26 Agustus di bandara Kabul, bermunculan di provinsi Khorasan, Afghanistan timur setelah apa yang disebut militan Negara Islam menyerang Irak dan Suriah pada 2014-15. Mereka kemudian memulai serangan terhadap pasukan AS di Afghanistan. Tetapi para ekstremis juga menargetkan otoritas Afghanistan, Taliban, minoritas agama, termasuk Muslim Syiah dan Sikh, dan organisasi bantuan. PBB memperkirakan ada 1.500-2.200 pejuang semacam itu, dengan sel-sel di Kabul.

Negara Islam Khorasan ingin mendirikan kekhalifahan Islam di Asia Tengah dan Selatan. Mereka telah membunuh wanita Afghanistan yang tengah hamil dan menyerang sekolah putri Kabul pada musim semi lalu. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 68 orang.

Pengamat mengatakan Taliban akan membutuhkan bantuan dan keuangan Barat, mendorong petinggi politiknya untuk menghadirkan citra yang tidak terlalu ekstrem kepada dunia, tetapi kekhawatiran tetap ada atas tindakan yang diambil oleh para pemimpin militernya atau pemuda Taliban yang tidak terlatih terhadap minoritas agama, wanita, dan anak perempuan. Krisis kemanusiaan baru di Afghanistan juga sedang terjadi, dengan hingga setengah juta diperkirakan akan melarikan diri pada akhir tahun.

“Kelompok rentan tidak hanya mencakup perempuan dan anak perempuan, tetapi laki-laki dari segala usia. Akan ada penggambaran ke Barat semacam Taliban ‘jinak’ sebagai pemerintah di Afghanistan,” kata Merwyn De Mello, salah seorang aktvis sosial yang bekerja di Afghanistan selama tiga tahun belakangan.

“Taliban tidak homogen. Beberapa bahkan membawa anak perempuan mereka ke sekolah bawah tanah di Afghanistan,” kata De Mello.

Namun Merwyn mengatakan komunitas Syiah Hazara sangat rentan terhadap serangan di Kabul dan bahkan di dataran tinggi tengah.

“Minoritas itu pasti akan selalu tertindas. Mereka akan terpengaruh tergantung pada bagaimana komunitas internasional terlibat dengan Taliban. Semakin banyak hubungan permusuhan dengan Barat, semakin banyak target komunitas Hazara — mereka akan menjadi contoh. Namun, kuncinya adalah hubungan lokal dengan Taliban,” tambahnya.

De Mello memperingatkan bahwa “kekuatan Barat akan terlibat dalam kelompok bersenjata lokal untuk mengembangkan perlawanan terhadap Taliban. Jadi, kelompok yang paling rentan akan terkena dampaknya.

Sementara itu, Institut Kebebasan Beragama yang berbasis di Washington, D.C. mengatakan dalam sebuah komentar baru-baru ini bahwa “penganiayaan Kristen yang meluas di Afghanistan di bawah Taliban pada 1990-an tidak pernah berhenti”. Nina Shea, direktur Pusat Kebebasan Beragama Institut Hudson, mengatakan bahwa Taliban membunuh orang Kristen.

Banyak pihak mendesak pemerintahan Biden dan para pemimpin dunia “untuk bertindak segera untuk melindungi kehidupan yang paling rentan — minoritas agama yang dihina oleh Taliban karena keyakinan mereka. Hal ini menunjuk pada ancaman penangkapan sistematis, penyiksaan, perbudakan, dan eksekusi secara publik oleh Taliban.

“Banyak yang mengungsi, meringkuk ketakutan, atau mencari cara untuk melarikan diri. ‘Surat ancaman’ resmi telah dikirim oleh Taliban kepada minoritas agama yang memperingatkan tindakan keras yang akan datang,” kata Lauren Homer, seorang pengacara internasional Anglikan tentang masalah kebebasan beragama.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Live RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifLive RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifKolaborasi AI dan Data RTP PG Soft Dinilai Mendorong Transparansi Baru dalam Ekosistem Gaming DigitalTeknologi Terbaru di Mahjong Ways 2 Mengubah Tempo, Visual, dan Respons Permainan secara MenyeluruhMengupas Data Mahjong Ways dan Ways 3 untuk Menemukan Perbedaan Karakter di Balik Sistem PermainannyaBlack Scatter dengan RTP Stabil Jadi Perhatian, Inilah Cara Membaca Polanya secara Lebih RasionalMengamati Scatter Mahjong Ways 1 dalam 1.000 Putaran, Sejumlah Pola Menarik Mulai TerlihatSweet Bonanza Kembali Populer Berkat Perpaduan Visual dan Animasi IkonikTransformasi Baccarat Digital dari Permainan Klasik Menuju Format yang Lebih ModernMahjong Ways dan Sweet Bonanza Mengisi Tren Gaming Terbaru, Apa Daya TariknyaSweet Bonanza vs Mahjong Ways, Menelusuri Perbedaan Desain dan Kekuatan TemanyaBagaimana Media Sosial Bisa Membuat Sebuah Game Mendadak Ramai DibicarakanKonten Game Berdurasi Pendek Kini Mendominasi Media Sosial, Apa PenyebabnyaKomunitas Gamer Mulai Beralih ke Acara Online yang Lebih Interaktif dan SeruPanduan Menyiapkan Malam Bermain Bersama agar Lebih Seru, Nyaman, dan TeraturLima Kesalahan Umum yang Bisa Mengganggu Keharmonisan Komunitas Game OnlineRekomendasi Format Turnamen Online yang Cocok untuk Komunitas Gamer LokalGates of Olympus dan Rahasia Tempo Putaran, Mengapa Kecepatan serta Ketepatan Waktu Sama PentingnyaMenjelang Hari Kemerdekaan, Mahjong Ways 2 Menghadirkan Nuansa Nusantara yang Lebih SemarakMengenal Teknik Kalibrasi Volatilitas melalui Interval dan Pembacaan Data Visual yang Lebih PresisiIstilah Parlay RTP Kerap Disalahpahami, Begini Peran Statistik dalam Membaca Peluang secara ObjektifModel Saintifik untuk Menjaga Konsistensi ketika Sistem Memasuki Titik Transisi yang Sulit Diprediksi
Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Game Dipahami melalui Pendekatan Analisis DataMahjong Ways dan Pemanfaatan Data untuk Memahami Variasi Hasil PermainanPeran Algoritma dalam Membentuk Mekanisme Berbagai Game Digital Masa KiniPerkembangan AI Membuka Perspektif Baru dalam Pengembangan Industri Game DigitalMahjong Ways dalam Perspektif Teknologi Digital dan Perkembangan Industri Game ModernStarlight Princess Menggambarkan Perkembangan Desain Visual dalam Teknologi Game DigitalMemahami RTP dan Volatilitas melalui Pendekatan Statistik dalam Analisis Game DigitalGate of Olympus dan Inovasi Mekanisme Game di Tengah Perkembangan Industri DigitalStarlight Princess dan Evolusi Identitas Visual pada Platform Game Berbasis MobileMemahami Probabilitas pada Game Digital melalui Pendekatan Statistik dan Literasi DataGate of Olympus serta Perkembangan Fitur Interaktif dalam Ekosistem Game OnlineMahjong Ways dan Peran Teknologi dalam Membentuk Pengalaman Interaktif PenggunaMahjong Ways 2 dan Perubahan Desain Interaktif yang Menarik Dikaji dari Sisi TeknologiMahjong Ways 2 Menjadi Objek Menarik untuk Melihat Evolusi Mekanisme Game DigitalBagaimana Data Statistik Membantu Menjelaskan Variasi Hasil pada Permainan DigitalTeknologi Random Number Generator dan Perannya dalam Sistem Game DigitalStarlight Princess dan Hubungan antara Desain Game dengan Pengalaman PenggunaGate of Olympus Memperlihatkan Pemanfaatan Teknologi Grafis dalam Game ModernMengapa Pemain Sering Mengenali Pola pada Sistem Acak dalam Perspektif Perilaku DigitalMahjong Ways dan Perkembangan Teknologi Mobile yang Mengubah Cara Pengguna Bermain
Dari Ilustrasi hingga Animasi, Begini Evolusi Seni Visual dalam Game ModernGate of Olympus dan Eksplorasi Desain Fantasi dalam Lanskap Game Digital Masa KiniStarlight Princess sebagai Gambaran Perkembangan Seni Digital dalam Industri GameMahjong Ways dan Perpaduan Estetika Visual dengan Perkembangan Budaya Game DigitalGate of Olympus dan Evolusi Estetika Visual dalam Industri Game ModernStarlight Princess dalam Perspektif Desain Karakter dan Kreativitas Visual Era DigitalPerilaku Pemain dan Perubahan Cara Menikmati Karya Visual dalam Era Game InteraktifStarlight Princess Memadukan Imajinasi, Desain Karakter, dan Teknologi dalam Satu PengalamanStarlight Princess dan Cara Warna, Karakter, serta Animasi Membentuk Identitas Sebuah GameMahjong Ways 2 Menawarkan Perspektif Menarik tentang Desain Simbol dalam Game DigitalMahjong Ways dan Cara Elemen Budaya Diolah Menjadi Identitas Visual Permainan DigitalKetika Game Menjadi Media Visual, Mahjong Ways dan Perubahan Selera Pengguna DigitalMahjong Ways 2 dan Pergeseran Estetika Game dari Tampilan Konvensional ke InteraktifMahjong Ways dan Perkembangan Bahasa Visual dalam Budaya Permainan DigitalGame Digital sebagai Medium Kreatif, Melihat Hubungan Teknologi, Seni, dan Pengalaman PemainGate of Olympus serta Perkembangan Representasi Mitologi dalam Budaya Game DigitalMengapa Estetika Menjadi Bagian Penting dalam Perancangan Game Digital ModernGate of Olympus Memperlihatkan Peran Efek Visual dalam Membangun Pengalaman InteraktifMahjong Ways 2 dan Hubungan antara Simbol Tradisional dengan Interpretasi Visual ModernDari Seni hingga Teknologi, Mahjong Ways dan Perubahan Lanskap Budaya Game Digital
Starlight PrincessMahjong Ways 2Mahjong WaysRTP LivePola GacorPola LiveRTP GacorMahjong Wins 2Mahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong WaysMahjong WaysRTP LiveMahjong Ways 2RTP GacorFortune TigerPG SoftMahjong Ways 2Pola GacorMahjong Ways 2Bonanza GoldMahjong Ways 2Pola GacorAztec GemsAztec GemsMahjong Ways 2Pola GacorPola GacorRTP LiveRTP LivePola Sugar Rush Disebut Hanya Dipahami Pemain Berpengalaman, Seberapa Masuk Akal Klaimnya?Aztec Gems Kerap Dikaitkan dengan Celah Tersembunyi, tetapi Mekanismenya Tetap Berbasis Sistem AcakFluktuasi RTP Starlight Princess Perlu Dibaca sebagai Statistik, Bukan Sinyal Pola BerikutnyaData RTP Gates of Olympus Menjelaskan Probabilitas Jangka Panjang, Bukan Hasil Putaran TertentuMahjong Ways Tetap Relevan saat Teknologi Gaming Modern Mengubah Cara Pengguna BerinteraksiEvolusi Teknologi Visual dan Pengalaman Imersif dalam Permainan DigitalMemahami Distribusi Simbol dalam Sistem Acak lewat Pendekatan MatematikaCara Kerja Algoritma RNG dalam Permainan Modern: Penjelasan Teknis dan BatasannyaData Real-Time dan Perubahan Ritme Sistem Interaktif yang Sering TerlewatMemahami Cara Kerja Multiplier dan Cascade pada Mahjong Ways 2 secara TeknikalMultiplier Berantai Mahjong Ways 2 Berubah Seiring Cascade, Begini Urutan MekanismenyaVolatilitas Permainan Bisa Diukur Lebih Objektif melalui Distribusi Hasil dan Variasi NilainyaAnalisis Real-Time Membantu Mendeteksi Perubahan Ritme Sistem yang Sulit Terlihat SekilasPeta Frekuensi Simbol Menunjukkan Mengapa Susunan Visual Bisa Berbeda dari Satu Sesi ke Sesi LainMahjong Ways Kembali Populer, Perilaku Komunitas Digital Ikut Membentuk Gelombang PerbincangannyaPeran Teknologi dalam Mempelajari Distribusi Simbol di Sistem AcakModel Matematika Membantu Membaca Probabilitas Permainan tanpa Mengubahnya Menjadi PrediksiGolden Spin Starlight Princess Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Fungsi Mekanisme Ini?Scatter Naga Mahjong Ways 2 Terlihat Membentuk Pola, tetapi Apakah Datanya Benar-Benar Konsisten?Putaran Ke-50 Starlight Princess Disebut Menentukan Jackpot, Statistik Justru Menjelaskan Sebaliknya
Exit mobile version