Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin Mengadakan Kunjungan Silaturahmi ke Gereja Katedral St Maria Diangkat ke Surga Jakarta

0
1512
KH Maaruf Amin saling bertukar cendera mata dengan Uskup Agung Jakarta Kadinal Ignatius Suharyo. (Pena Katolik/Foto. KAJ).

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengadakan peninjauan penerapan protokol Kesehatan di 2 tempat ibadah yaitu Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, Jakarta, pada Jumat, 27 Agustus 2021. Saat tiba di Katedral Jakarta, Wapres disambut oleh Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo didampingi oleh Romo V. Adi Prasojo, Pr – Sekjen Keuskupan Agung Jakarta, Romo A. Hani Rudi Hartoko, SJ – Pastor Kepala Gereja Katedral.

Dalam kunjungan ini, K.H. Ma’ruf Amin didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar dan Staf Khusus Wapres Bambang Widianto. Hadir juga dalam lawatan ke katedral adalah Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar.

Selama di Katedral Jakarta, K.H. Ma’ruf Amin mengadakan peninjauan penerapan protokol kesehatan. Ia menilai, penerapan protokol kesehatan di sini sudah berjalan dengan sangat baik.

Terowongan Silaturahmu

Agenda lain kunjungan K.H. Ma’ruf Amin adalah meninjau pembangunan “Terowongan Silaturahmi”. Sejauh ini, pembangunan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta ini sudah hampir selesai. Dalam kunjungan ini, K.H. Ma’ruf Amin merasa gembira melihat progress yang ada. Ia berharap, terowongan ini dapat menjadi sarana untuk semakin mempererat relasi antar umat baik Katolik dan Islam.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin bahkan menjajal Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ma’ruf mencoba terowongan bawah tanah tersebut. Setelah melaksanakan shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Ma’ruf menuju ke Gereja Katedral melalui terowongan tersebut.

“Saya menggunakan kesempatan ini untuk menyeberangi dari Istiqlal ke sini (Katedral) yaitu (melalui) terowongan Silaturahmi. Saya merasakan terowongan ini punya makna yang dalam,” kata Ma’ruf dalam konferensi pers usai peninjauan di Gereja Katedral.

Menurut Ma’ruf, makna tersebut adalah bahwa terowongan itu tidak hanya sekadar lambang, tetapi juga memberikan inspirasi terbangunnya kerukunan antarumat.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here