Pelecehan

Sistem Baru Pelaporan Kanada untuk Para Uskup beroperasi pada sebuah platform rahasia dan aman,  ClearView ConnectsTM, yang dapat diakses oleh individu secara online (BishopReportingSystem.ca)  atau melalui nomor bebas pulsa (1-866-892-3737) dari mana saja di Kanada selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dalam bahasa Inggris atau Prancis.

Sistem ini dikembangkan oleh ClearView Strategic Partners, provider indipenden dari Kanada untuk laporan etika dan platform pelapor pelanggaran. Sistem ini dirancang untuk menerima dan mengirimkan kepada otoritas Gereja yang tepat laporan pelecehan seksual, pelanggaran atau penutupan hal seksual oleh seorang uskup Katolik.

Platform itu memungkinkan siapa pun yang ingin membuat laporan itu tetap anonim jika dia menginginkannya, dan memastikan bahwa semua komunikasi didokumentasikan dan disimpan.

Prakarsa baru ini merupakan tanggapan langsung terhadap Surat Apostolik 2019 ‘Vos estis lux mundi‘ (Kamu adalah terang dunia). Dalam surat itu, Paus Fransiskus menyerukan kepada keuskupan-keuskupan dan eparki-eparki di seluruh dunia untuk membentuk satu atau lebih “sistem publik stabil dan mudah diakses untuk pengajuan laporan-laporan,” dan menunjukkan prosedur yang harus diikuti di Gereja Universal kalau tuduhan-tuduhan dibuat terhadap seorang uskup.

Menurut situs web Konferensi Waligereja Kanada, sistem pelaporan untuk para uskup itu memasukkan tingkat akuntabilitas tambahan bagi kepemimpinan Gereja di Kanada, bersamaan dengan protokol-protokol keuskupan atau eparki yang ada guna melaporkan dan menanggapi pelecehan seksual atau perilaku seksual yang tidak pantas lainnya yang dilakukan imam, diakon, kaum religius, dan personel pastoral awam yang diberi mandat.

Dr Delphine Collin-Vézina, PhD, Direktur Pusat Penelitian Anak dan Keluarga, dan Direktur Konsorsium Trauma Anak & Remaja Kanada, menyambut baik langkah itu. Perempuan itu mengatakan, itu “langkah maju yang penting” untuk menciptakan “iklim keamanan di mana pelecehan terhadap anak kecil dan orang rentan tidak bisa ditoleransi dan dukungan mereka ‘adalah yang terpenting’.”

“Sistem ini berakar pada pendekatan yang mengutamakan korban dan bertujuan untuk menghilangkan berbagai penghalang yang mencegah pengungkapan,” kata Dr. Collin-Vézina. “Pelanggaran telah dibungkam dan ditutup-tutupi terlalu lama, membuat para korban dan penyintas tidak terdengar. Saya memuji prakarsa yang dipimpin para uskup Kanada, yang diharapkan akan memfasilitasi penyembuhan dan pemulihan orang-orang yang dilecehkan,” lanjutnya.

Para uskup Kanada telah menegaskan kembali komitmen penuh mereka terhadap “dosa dan kejahatan” pelecehan seksual dan “untuk menjangkau dan menemani para penyintas di jalan pemulihan keadilan dan peningkatan penyembuhan,” dan mengungkapkan sekali lagi penyesalan mendalam mereka atas penderitaan yang menimpa mereka yang dilakukan para uskup, imam, diakon, religius, dan awam.

“Dengan sistem pelaporan ini,” ungkap mereka, “para uskup membuat diri mereka bertanggung jawab untuk hidup berintegritas dan menangani laporan-laporan pelecehan seksual sesuai hukum Gereja dan sipil.” (PEN@ Katolik/paul c pati/Lisa Zengarini/Vatican News)

Tinggalkan Pesan