Home MANCANEGARA Para uskup Haiti serukan semua sekolah, universitas, institusi Katolik mogok tiga hari

Para uskup Haiti serukan semua sekolah, universitas, institusi Katolik mogok tiga hari

0
Umat Katolik Haiti berdoa bagi pembebasan anggota klerus yang diculik di Port-au-Prince
Umat Katolik Haiti berdoa bagi pembebasan anggota klerus yang diculik di Port-au-Prince

“Sepuluh hari sudah cukup,” kata para uskup, dalam upaya terakhir mengupayakan pembebasan para sandera, termasuk lima imam. Gereja Katolik di Haiti sedang melakukan “mogok” untuk memprotes ketidakamanan yang terus berlanjut di negara itu.

Selasa, 20 April, para uskup Haiti menyerukan agar semua sekolah, pastor, umat beriman, universitas dan institusi Katolik, kecuali rumah sakit dan pusat kesehatan, untuk menghentikan operasi selama tiga hari. Para uskup juga menyerukan doa intensif untuk pembebasan lima imam dan dua biarawati, serta dua orang awam yang diculik di pinggiran Port-au-Prince, 11 April. Satu orang awam yang menjadi bagian dari kelompok itu dilaporkan dibebaskan karena alasan kesehatan.

Satu-satunya kegiatan yang ingin dilihat para uskup dalam tiga hari itu adalah Misa, 21 dan 22 April, “guna memohon kepada Allah untuk pembebasan orang-orang yang diculik, pertobatan para penculik, keselamatan Haiti.” Mereka mengajak para imam menjadikan Litani Kerahiman Ilahi sebagai bagian dari liturgi harian.

Tanggal 23 April, pada tengah hari, semua gereja seluruh pulau itu diatur membunyikan lonceng dan memperlihatkan Sakramen Mahakudus. “Pada hari Jumat, pukul tiga, Kaplet Kerahiman Ilahi akan dibacakan di semua paroki, diikuti Misa Kudus sebagai penutup hari itu,” kata para pemimpin Katolik dalam sebuah pernyataan.

Para uskup mengajak umat Katolik untuk berdoa “agar setiap orang yang bertanggung jawab, setiap otoritas negara menepati komitmennya,” dan “agar kuasa Kebangkitan Kristus menang atas semua kekuatan kegelapan dan kematian yang menghalangi kita untuk hidup sebagai anak-anak Allah.”

Penculikan jadi kejadian sehari-hari di negara Karibia, yang bertahun-tahun menghadapi gelombang ketidakamanan yang semakin meningkat. Tapi penculikan lima imam sekaligus mengejutkan bangsa itu. Para penculik masih menuntut 1 juta dolar AS untuk pembebasan kelompok itu, termasuk anggota-anggota Serikat Imam Santo Jacques, Keuskupan Agung Cap Haitien, warga Haiti dan orang berkebangsaan Prancis.

Mereka diculik di kota Croix-des-Bouquets, dekat ibu kota, Port-au-Prince, saat mereka dalam perjalanan menuju pelantikan pastor paroki yang baru. Salah satu tawanan awam dibebaskan karena dia sakit, menurut wawancara radio yang disiarkan pada hari Senin dari seorang pria yang mengaku sebagai pemimpin geng penculikan.

Associated Press melaporkan, “pria, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Lanmò San Jou dari geng 400 Mawozo, mengatakan kepada Radio Mega bahwa warga Prancis juga merupakan sandera terpenting: “Jika Haiti seperti ini, itu karena Prancis.”

“Tersangka pemimpin geng mengatakan dia inginkan restitusi dari Prancis dan dia akan berhenti memberi makan kepada orang-orang yang diculiknya,” kata AP. Dia menolak mengatakan berapa banyak tebusan yang dia minta.

Ketika berupaya menjelaskan alasan San Jou, layanan kawat itu menjelaskan bahwa Prancis telah menuntut “pembayaran ganti rugi yang besar” setelah memberikan kemerdekaan Haiti tahun 1804.

Pastor Paul Dossous, Superior Jenderal Serikat Para Imam Santo Jacques, mengatakan pada Franceinfo yang berbasis di Paris dalam wawancara yang diterbitkan minggu lalu bahwa otoritas Gereja “berusaha sebanyak mungkin berhubungan dengan para penculik, dan meskipun dia mengkhawatirkan orang-orang yang diculik karena beberapa dari mereka sakit, dia tidak perkirakan akan membatalkan misi apa pun,” kata AP. “Kami bukan orang-orang yang lari situasi,” kata imam itu.

Para uskup Haiti menyesalkan, terlepas dari “semua permohonan Gereja, uskup, imam, biarawan-biarawati, umat awam, organisasi masyarakat sipil, di Haiti dan luar negeri,” para penculik “tampaknya tidak mendengarkan alasan.”

“Menghadapi situasi ini,” kata para uskup, “kita harus bertindak sebagai orang Kristen dan sebagai warga negara yang konsisten, putra dan putri dari bangsa yang sama.”(PEN@ Katolik/paul c pati/John Burger/Aleteia)

Perkembangan terbaru:

Aleteia melaporkan bahwa pada hari Jumat 2 April, para penculik sudah melepaskan tiga imam, berarti tinggal dua imam, dua biarawati dan dua awam masih dalam penahanan. Namun  penculik mengancam akan membuat mereka kelaparan kecuali uang tebusan 1 juta dolar AS dibayarkan.(pcp)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mengapa Konten Kasino Online Mudah Menarik Perhatian di Tengah Arus Informasi Digital?

Kasino Digital dan Tantangan Memahami Risiko di Balik Kemudahan Transaksi

Menelusuri Peran Media Sosial dalam Membentuk Citra Kasino Berbasis Internet

Ketika Permainan Kasino Online Mengaburkan Batas antara Hiburan dan Pengeluaran

Mengenali Fenomena Kemenangan yang Sering Ditampilkan dalam Konten Kasino Digital

Kasino Online dan Pengaruh Kemudahan Akses terhadap Pengelolaan Waktu Pengguna

Bagaimana Informasi Kasino Digital Dapat Memengaruhi Keputusan Finansial Seseorang?

Di Balik Perkembangan Kasino Online, Ada Persoalan Perlindungan Data Pengguna

Kasino Berbasis Internet dan Perubahan Cara Masyarakat Menilai Informasi Digital

Memahami Mengapa Peluang Menang Kasino Online Sering Disalahartikan Pengguna

Mengapa Game Online Semakin Sulit Ditinggalkan oleh Pemain di Era Digital?

Perkembangan Game Online Mengubah Cara Generasi Muda Menikmati Hiburan

Di Balik Popularitas Game Online, Ada Perubahan Kebiasaan yang Jarang Disadari

Mengapa Game Online dengan Tampilan Sederhana Justru Bisa Menarik Banyak Pemain?

Fenomena Game Online Modern dan Alasan Pemain Terus Mencari Pengalaman Baru

Ketika Game Online Menjadi Bagian dari Rutinitas, Apa yang Sebenarnya Berubah?

Mengapa Game Online Berbasis Smartphone Semakin Diminati Berbagai Kalangan?

Bagaimana Teknologi Mengubah Pengalaman Bermain Game Online dari Masa ke Masa?

Game Online dan Perubahan Pola Hiburan Digital yang Semakin Terasa

Mengapa Pemain Game Online Sering Merasa Waktu Berlalu Begitu Cepat?

Fenomena Game Online Multiplayer dan Cara Baru Membangun Pertemanan Digital

Mengapa Desain Karakter Game Online Bisa Begitu Melekat dalam Ingatan Pemain?

Perubahan Dunia Game Online Membuat Pengalaman Bermain Semakin Personal

Ketika Game Online Menghadirkan Dunia Virtual, Mengapa Pemain Merasa Terhubung?

Mengapa Game Online dengan Tantangan Berulang Tetap Menarik untuk Dimainkan?

Game Online dan Perkembangan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Hiburan Interaktif

Mengapa Komunitas Game Online Bisa Bertahan meski Tren Permainan Terus Berganti?

Perkembangan Game Online Membawa Tantangan Baru bagi Pengguna Internet

Bagaimana Game Online Memanfaatkan Efek Visual untuk Membangun Pengalaman Bermain?

Mengapa Industri Game Online Terus Berinovasi Mengikuti Kebiasaan Pemain?

Mengapa Game Online Kini Menjadi Ruang Hiburan sekaligus Tempat Bersosialisasi?

Perubahan Kebiasaan Gamer di Era Digital yang Semakin Terhubung

Bagaimana Game Online Menciptakan Pengalaman Berbeda bagi Setiap Generasi?

Fenomena Pemain Game Online yang Lebih Menyukai Tantangan daripada Hadiah

Mengapa Cerita dalam Game Online Bisa Membuat Pemain Merasa Terlibat?

Perkembangan Game Online Membuka Cara Baru Menikmati Hiburan Interaktif

Ketika Dunia Game Online Semakin Realistis, Apa yang Dirasakan Pemain?

Mengapa Fitur Kerja Sama Menjadi Daya Tarik dalam Game Online Modern?

Bagaimana Perubahan Tren Game Online Memengaruhi Pilihan Permainan Pengguna?

Game Online dan Munculnya Kebiasaan Baru dalam Mengisi Waktu Luang

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Muncul dalam Percakapan di Media Sosial?

Kasino Digital dan Perubahan Cara Masyarakat Memahami Risiko Permainan

Menelusuri Pengaruh Konten Video Pendek terhadap Popularitas Kasino Online

Di Balik Tampilan Kasino Online, Ada Strategi Desain yang Memengaruhi Pengguna

Kasino Berbasis Internet dan Tantangan Membedakan Informasi dari Promosi

Bagaimana Kasino Digital Memanfaatkan Teknologi untuk Menjaga Aktivitas Pengguna?

Fenomena Kasino Online Memunculkan Perdebatan tentang Batas Hiburan Digital

Mengenali Pengaruh Notifikasi terhadap Kebiasaan Pengguna Kasino Online

Kasino Online dan Perubahan Persepsi Masyarakat terhadap Peluang Kemenangan

Ketika Kasino Digital Menjadi Topik Perbincangan dalam Literasi Media

Mengapa Informasi tentang Kasino Online Perlu Dilihat dari Berbagai Perspektif?

Perkembangan Kasino Berbasis Internet dan Tantangan Pengawasan Konten Digital

Kasino Online dalam Sorotan Psikologi Pengambilan Keputusan Pengguna

Memahami Bagaimana Promosi Kasino Digital Membentuk Harapan Pengguna Baru

Di Tengah Arus Informasi Digital, Kasino Online Menghadirkan Tantangan Baru

Menelusuri Hubungan Kasino Online dengan Perubahan Pola Konsumsi Konten

Kasino Digital dan Pentingnya Memahami Perbedaan Hiburan dengan Risiko Keuangan

Bagaimana Pengalaman Pengguna Membentuk Pandangan terhadap Kasino Berbasis Internet?

Fenomena Kasino Online Mengingatkan Pentingnya Sikap Kritis terhadap Konten Viral

Kasino Digital dalam Perbincangan tentang Tanggung Jawab Platform Internet

Kasino Online dan Fenomena Normalisasi Taruhan dalam Kehidupan Digital

Mengapa Transparansi Biaya Penting dalam Layanan Kasino Berbasis Internet?

Menelusuri Pengaruh Komunitas Virtual terhadap Pandangan tentang Kasino Online

Ketika Kasino Digital Menggunakan Sistem Hadiah, Bagaimana Pengaruhnya pada Pengguna?

Kasino Online dan Tantangan Memahami Informasi di Tengah Banjir Konten Digital

Bagaimana Kebiasaan Bermain pada Malam Hari Berkaitan dengan Risiko Kasino Online?

Kasino Digital dalam Sorotan Perlindungan Pengguna dari Praktik Manipulatif

Mengenali Perbedaan antara Keberuntungan Sesaat dan Peluang dalam Kasino Online

Kasino Online dan Peran Edukasi Keluarga dalam Membangun Kesadaran Risiko

Mengapa Kemudahan Registrasi Kasino Digital Perlu Diimbangi Perlindungan Identitas?