Kusta

Hendaknya kita jujur saat memohon sesuatu kepada Tuhan. Kebanyakan dari kita kurang to the point saat memohon. Kita sering menggunakan kata-kata panjang dan berbelit-belit, sehingga lupa apa yang sedang kita minta kepada Tuhan. Ketika memohon, langsung saja katakan kepada Tuhan apa yang kita perlukan, apa yang sedang kita alami. Memang, ketika sedang berdoa perlu juga seperti bercerita dan curhat kepada Tuhan. Tetapi, kadang kita lupa untuk ngomong langsung apa yang sungguh kita butuhkan dan alami.

Lihatlah orang kusta dalam bacaan Injil hari ini, Markus 1:40-45. Dia ngomong langsung kepada Yesus apa yang ia mau, ia ingin sembuh. Tuhan Yesus akhirnya menjawab permohonan orang kusta ini. Ia menyembuhkan si kusta. Lihatlah, ada inisiatif dari si kusta yang memohon dan mengatakan apa maunya, dan Tuhan menjawab. Tapi sahabat-sahabat, salah satu hal yang cukup penting setelah memohon adalah kesabaran menantikan jawaban Tuhan. Terkadang jawaban Tuhan punya waktunya sendiri. Kalau kita simak kisah hari ini Tuhan menjawab langsung. Tapi ada saatnya Tuhan minta kita menunggu dan menantikan dengan sabar.

Sahabat terkasih, kita diingatkan untuk tidak bertele-tele ketika memohon sesuatu dari Tuhan. Katakan langsung permohonan itu. Tetapi, ketika sudah mengatakan permohonan itu, kita juga diajak bersabar dan menunggu, sebab waktu Tuhan bukan waktu kita, cara Tuhan menjawab bukan juga cara kita. Walaupun sudah memohon dan mengatakan, kita tetap diajak bersabar dengan penuh pengharapan kepada Tuhan.(FRAY.EL.OP)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/martinus/public_html/pena/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

1 komentar

Tinggalkan Pesan