maxresdefault

Hari Minggu ini, 18 Oktober, Yayasan Kepausan, Bantuan untuk Gereja yang Membutuhkan (Aid to the Church in Need, ACN), menjadi tuan rumah “Satu juta anak berdoa Rosario” di seluruh dunia. Peristiwa yang sudah memasuki tahun keenam belas ini mengajak anak-anak berdoa untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

Minggu lalu, dalam Angelus di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus memberikan dukungannya pada inisiatif itu. “Saya dorong inisiatif indah ini yang melibatkan anak-anak seluruh dunia, yang akan berdoa terutama untuk situasi sulit akibat pandemi.”

“Sejuta Anak Berdoa Rosario” dimulai di ibu kota Venezuela, Caracas, tahun 2005, saat sekelompok anak berkumpul untuk berdoa Rosario bagi perdamaian. ACN terlibat dalam acara doa itu tiga tahun kemudian dan mengambil alih organisasinya tahun 2018. Tahun ini, anak-anak dari 80 negara, termasuk Ghana, Suriah dan Papua Nugini, dan dari semua benua akan ambil bagian.

Berbicara tentang inisiatif itu, Kepala Pers dan Informasi di ACN John Pontifex menekankan bahwa Rosario sangat dibutuhkan di saat-saat sulit ini. Doa ini agar “Tuhan mendengarkan tangisan orang-orang yang menderita penyakit atau penyakit ekonomi dan meringankan penderitaan itu serta mengakhiri masa pandemi ini,” katanya.

ACN bekerja dengan mitra proyek di banyak negara tempat virus itu terus menyebar. Pontifex menunjukkan, negara-negara seperti Pakistan, Irak dan Suriah sangat terpukul. “Minggu lalu kami baru dengar peningkatan kasus virus corona, tidak terkecuali di Dataran Niniwe, jantung Kristen kuno di Irak utara. Di sana saat ini, keluarga benar-benar semakin berisiko tertular virus.”

Juga dikatakan ada permintaan besar untuk persediaan medis, dan dalam istilah ekonomi, selama berminggu-minggu orang-orang tidak akan terima gaji. Situasi Pakistan, lanjutnya, juga sangat sulit karena banyak pekerja Kristen hanyalah pekerja harian. “Pekerjaan mereka paling sulit dan gaji mereka rendah.”

Tahun ini, tegas Pontifex, karena serangan pandemi, ada panggilan nyata untuk percaya kepada Tuhan, dan “Rosario berhasil membuat tekad untuk percaya kepada Tuhan dan mengakui bahwa Dia secara khusus terbuka pada perantaraan Bunda Maria.”

Mengakui dukungan Paus Fransiskus untuk inisiatif Rosario hari hari Minggu ini, Pontifex mengatakan Paus cukup murah hati menggambarkannya sebagai “peristiwa indah, dan dia mendesak orang-orang, terutama kaum muda, untuk ikut dalam inisiatif ini, dan mencatat karisma khusus inisiatif itu di tahun ini yakni berdoa terutama untuk situasi kritis yang disebabkan oleh pandemi.”

Inisiatif ACN “Sejuta Anak Berdoa Rosario” itu mengajak orang muda untuk mendoakan devosi itu di hari Minggu, 18 Oktober, atau keesokan harinya kalau itu lebih mudah bagi mereka untuk berdoa bersama di sekolah.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Lydia O’Kane/Vatican News)

Artikel Terkait:

ACN undang anak-anak berdoa Rosario secara global

Tinggalkan Pesan