Sunshine
Paus Fransiskus bersama anak-anak Ambulatorium Sonnenschein, Austria, 21 September 2020. (Vatican Media)

“Selamat datang di Vatikan! Saya senang melihat wajah kalian, dan saya membacanya di mata kalian bahwa kalian juga senang berada sebentar di sini bersama saya,” demikian ungkapan Paus Fransiskus saat bertemu sekelompok 42 orang, termasuk anak-anak dan remaja dengan gangguan spektrum autisme (ASD) atau autisme, orang tua mereka serta staf sebuah klinik di Sankt Pölten, Austria, tempat anak-anak itu dirawat.

Klinik itu bernama Ambulatorium Sonnenschein atau Klinik Rawat Jalan Sinar Mentari yang didirikan tahun 1995. Perawatan satu atap itu terdiri dari diagnosis, nasehat dan terapi untuk anak-anak dan remaja dengan kebutuhan khusus. Paus berterima kasih kepada semua atas pekerjaan luar biasa bagi anak-anak dan remaja itu.

“Nama panti kalian adalah ‘Sunshine’ (sinar mentari), nama yang indah!” kata Paus. Ada sebuah alasan di baliknya, lanjut Paus seraya mengatakan “panti kalian seperti padang rumput yang mekar nan indah di bawah sinar mentari dan kalian adalah bunga-bunga dari panti ‘Sunshine’ itu!” Tuhan, jelas Paus, menciptakan dunia dengan berbagai macam bunga dengan semua warna, dan setiap bunga memiliki keindahannya yang unik.

“Masing-masing kita,” kata Paus, “juga cantik di mata Tuhan, dan Tuhan mencintai kita.” Karenanya, kita perlu berterima kasih kepada Tuhan untuk itu.

Terima kasih atas anugerah kehidupan, untuk semua makhluk! Terima kasih untuk ibu dan ayah! Terima kasih untuk keluarga kita! Dan terima kasih juga untuk teman-teman dari pusat ‘Sunshine’!” kata Paus. Terima kasih, jelas Paus, merupakan doa indah yang berkenan di hati Tuhan.

Paus mengatakan kepada anak-anak itu bahwa mereka juga bisa meminta kepada Yesus untuk membantu orang tua mereka dengan pekerjaan atau menghibur nenek yang agak sakit. Mereka bisa meminta Yesus membantu anak-anak di seluruh dunia yang tidak punya apa-apa untuk dimakan atau bahkan membantu Paus untuk memimpin Gereja dengan baik. “Jika kalian meminta dengan iman, Tuhan pasti akan mendengarkan kalian,” Paus meyakinkan mereka.

Paus Fransiskus mengakhiri pertemuannya, seraya berterima kasih kepada semua yang hadir, termasuk staf klinik itu. “Terima kasih atas prakarsa indah ini dan atas komitmen kalian kepada anak-anak kecil yang dipercayakan kepada kalian,” kata Paus. “Semua yang telah kalian lakukan untuk salah satu dari anak-anak kecil ini, kalian telah melakukannya untuk Yesus!”(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Robin Gomes Vatican News)

 

Tinggalkan Pesan