Peralatan medis sumbangan Paus Fransiskus tiba di Porto Alegre, Brasil, pekan lalu
Peralatan medis sumbangan Paus Fransiskus tiba di Porto Alegre, Brasil, pekan lalu

Sepanjang pandemi Covid-19, Paus Fransiskus menunjukkan kepeduliannya kepada yang terpinggirkan dan paling membutuhkan. Beberapa bulan terakhir, Paus menyumbangkan peralatan medis untuk komunitas-komunitas pinggiran. Tanggal 17 Agustus, Vatikan mengumumkan 18 alat pernafasan “Draeger” dan enam alat USG “Fuji” telah dikirim ke fasilitas kesehatan di Brasil. Misi kemanusiaan ini diawasi oleh Kantor Amal Kepausan (Elemosineria Apostolica) dan Asosiasi Harapan Onlus. Awal minggu lalu, tiga alat bantu pernapasan dan salah satu mesin ultrasound tiba di Tocantinópolis, Brasil utara. Dan 27 Agustus, empat alat bantu pernapasan dan perangkat ultrasound dikirim ke Rumah Sakit São Lucas dari Universitas Katolik Kepausan Rio Grande do Sul (PUCRS) di Porto Alegre, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil selatan. Mesin-mesin itu diberkati oleh Uskup Agung Porto Alegre Mgr Jaime Spengler, yang memuji gerakan itu sebagai ungkapan “solidaritas pria dan wanita yang peduli pada kehidupan orang-orang kurang beruntung.” Peralatan itu akan digunakan di unit perawatan intensif, yang saat ini hanya diperuntukkan bagi penderita Covid-19. Rektor PUCRS, Bruder Evilázio Teixeira, yang hadir pada penerimaan peralatan medis itu mengatakan, aksi solidaritas “di pihak Gereja sangat penting untuk memperkuat misi kami dalam pemeliharaan dan peningkatan kehidupan.” Brasil sangat terpukul oleh virus corona. Di Porto Alegre, studi baru-baru ini menunjukkan “puncak” penularan telah berlalu, tetapi tren penurunan perlu dipertahankan. Lebih dari 115.000 kasus Covid-19 tercatat di negara bagian Rio Grande do Sul, dan lebih dari tiga ribu orang di sana meninggal akibat penyakit itu.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan