Pastor Oscar Juárez. Foto diambil dari web Ventana del Norte

Pastor Oscar Juárez ditemukan tewas 15 Juli 2020. Ia diborgol di gereja Santo Martín de Porres, Tucumán, Argentina. Polisi sedang menyelidiki pembunuhan itu. Siaran pers yang dikirim ke Fides oleh Keuskupan Agung Tucumán melaporkan, “dalam dialog dengan otoritas kehakiman, kami diberitahu bahwa ia terbunuh dan alasannya mungkin karena pencurian. Kami percaya, kehilangan menyakitkan ini adalah bagian dari banyak fakta ketidakamanan yang kami alami di Tucumán. Gereja peziarah kami di Tucumán menderita kesedihan yang sama.” Pernyataan itu melanjutkan, “Kami minta peradilan menemukan mereka yang bertanggung jawab atas tindakan mengerikan ini. Kami juga meminta pihak berwenang memperkuat keamanan.” Pastor Oscar Juárez adalah imam diosesan yang lahir 6 Februari 1953 di San Miguel de Tucumán. Dia masuk Seminari Tinggi 7 Maret 1972. Dia ditahbiskan imam oleh Uskup Blas Victorio Conrero, 17 Maret 1979, di katedral. Dia dikirim belajar di Roma dan meraih gelar Hukum Kanonik di Universitas Kepausan Gregoriana tahun 1983. Setelah kembali, ia menjadi dosen di Seminari Tinggi Maria Berbelaskasih dan Santo Joseph Keuskupan Agung Tucumán dan di Institut Budaya Agama “Santo Toribio de Mogrovejo”. Dari 1992 hingga 1993, ia jadi hakim di pengadilan gerejawi antarkeuskupan di Tucumán. Dia dilantik sebagai Vikaris Bersama Paroki Hati Kudus Yesus (9 April 1979), Administrator Paroki Bunda Rosario di Burruyacú (3 Februari 1985); Kepala Paroki Keluarga Kudus Alderetes (25 Maret 1992), Kepala Paroki Santo Martín de Porres) sejak 7 Maret 2004. Pastor Oscar Juárez ditemukan oleh pembersih di dalam gereja. Menurut laporan awal, pria itu melaporkan kepada polisi bahwa pastor itu diborgol dan terluka. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengetahui dinamika dan penyebab kematiannya.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan CE/Agenzia Fides)

Tinggalkan Pesan