Kardinal Jose Gregorio Rosa Chávez
Kardinal Jose Gregorio Rosa Chávez

Dalam pernyataan pers yang dirilis di situs web mereka, para Uskup El Salvador menyatakan solidaritas dengan Kardinal Gregorio Rosa Chávez, yang jadi korban berbagai serangan di jejaring sosial setelah menyerukan dialog lebih besar di antara wakil-wakil pemerintah dan transparansi pengelolaan dana yang digunakan untuk menanggapi keadaan darurat Covid-19.

“Kami tahu langkah dan pelayanan penting yang dia diberikan kepada Gereja dan negara. Maka, kami rasa tidak adil dan tidak bisa diterima bahwa dia diserang dan disinggung di jejaring sosial. Kami anggap serangan itu tidak hanya terhadap dirinya, tetapi kepada Gereja. Kami juga menyatakan dukungan penuh dan solidaritas kepada Saudara kami yang terhormat,” tulis para uskup.

Pernyataan itu juga menekankan, situasi politik di negara itu “terus ditandai polarisasi” dan itu tidak bermanfaat bagi “perdamaian sosial yang sangat dibutuhkan.” Maka, lanjut para uskup, marilah mohon kepada Tuhan untuk membimbing kita ke jalan penghormatan, toleransi dan pencarian tulus demi kebaikan bersama.

Para uskup juga melaporkan pertemuan 16 Juni, yang membahas masalah-masalah gerejawi dan nasional. Mengingat akan dibukanya gereja-gereja untuk publik, para uskup mendesak umat beriman untuk saling menjaga agar tidak terjadi penularan dan mengajak mereka menghormati protokol dan, jika mungkin, tetap tinggal di rumah dalam karantina sukarela.

Akhirnya, para uskup meminta umat beriman terus berjuang, tetap kuat dalam iman dan berdoa bersama untuk “tanah terberkati yang begitu tersiksa dan sangat membutuhkan kerukunan dan perdamaian,” serta untuk para korban pandemi dan untuk hujan deras baru-baru ini.(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan