Patung Santa Faustina Kowalska di Gereja Roh Kudus Saxony Roma
Patung Santa Faustina Kowalska di Gereja Roh Kudus Saxony Roma

Kongregasi untuk Ibadah Ilahi dan Disiplin Sakramen mengeluarkan dekrit pada hari Senin, 18 Mei 2020 yang secara resmi menulis perayaan Santa Maria Faustina (Helena) Kowalska, perawan, dalam Kalender Umum Romawi.

Dekrit, yang dikeluarkan atas nama Paus Fransiskus, dikeluarkan pada hari yang sama pada saat Gereja merayakan 100 kelahiran Karol Wojtyla. Putra Polandia yang kemudian menjadi Santo Paus Yohanes Paulus II itu mengkanonisasi Santa Faustina tahun 2000.

Peringatannya akan dirayakan di seluruh dunia tanggal 5 Oktober.

Keputusan dari Kongregasi untuk Ibadah Ilahi dan Disiplin Sakramen tertanggal 18 Mei 2020 itu ditandatangani oleh prefek dan sekretaris kongregasi itu, masing-masing Robert Kardinal Sarah dan Uskup Agung Arthur Roche.

“Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia” (Luk 1:50). Yang Perawan Maria nyanyikan dalam Magnificat, yang mengkontemplasikan karya penyelamatan Allah yang memihak setiap generasi manusia itu, bergema dalam perjumpaan-perjumpaan spiritual Santa Faustina Kowalska yang, melalui karunia surgawi, melihat dalam Tuhan Yesus Kristus wajah Bapa yang penuh belas kasih dan mewartakannya,” tulisnya.

Santa Faustina yang lahir di desa Głogowiec, dekat Łódź, di Polandia tahun 1905, dan meninggal di Krakow tahun 1938, lanjut keputusan itu, menghabiskan hidupnya yang singkat di antara para Suster Bunda Berbelaskasih, dan dengan murah hati menyesuaikan diri dengan panggilan yang ia terima dari Tuhan dan mengembangkan kehidupan spiritual yang intens, kaya akan karunia rohani dan rukun dalam iman dengan mereka.

Dalam Diary jiwanya, tempat kudus perjumpaannya dengan Tuhan Yesus, dia sendiri menceritakan apa yang Tuhan kerjakan dalam dirinya demi kepentingan semua orang: dengan mendengarkan Dia yang adalah Cinta dan Kerahiman dia mengerti bahwa tidak ada manusia yang dapat menandingi rahmat yang tak henti-hentinya mengalir dari hati Kristus. Maka, ia menjadi inspirasi bagi sebuah gerakan yang berdedikasi untuk mewartakan dan memohon Kerahiman Ilahi di seluruh dunia.

Setelah dikanonisasi tahun 2000 oleh Santo Yohanes Paulus II, tulis keputusan itu, nama Faustina dengan cepat menjadi dikenal di seluruh dunia. Dengan demikian di semua bagian Umat Allah, para pastor dan umat beriman, dipromosikan doa Kerahiman Ilahi serta kesaksian yang dapat dipercaya dalam perilaku kehidupan umat beriman.

Oleh karena itu Paus Agung Fransiskus, yang menerima petisi dan keinginan para pastor, biarawan-biarawati, dan asosiasi-asosiasi umat beriman dan yang mempertimbangkan pengaruh yang dilakukan oleh spiritualitas Santa Faustina di berbagai belahan dunia, menetapkan bahwa nama Santa Maria Faustina (Helena) Kowalska, perawan, ditorehkan dalam Kalender Umum Romawi dan bahwa peringatannya akan dirayakan oleh semua tanggal 5 Oktober.

Peringatan baru ini, tulis keputusan itu, harus dimasukkan ke dalam semua Kalender dan buku liturgi untuk perayaan Misa dan Ibadah Harian, dan mengadopsi teks-teks liturgi yang melekat pada keputusan ini yang harus diterjemahkan, disetujui dan, setelah konfirmasi oleh Dikasteri ini, diterbitkan oleh Konferensi Waligereja.(PEN@ Katolik/Paul C Pati berdasarkan Vatican News)

Santa Faustina

Tinggalkan Pesan