Allah tidak jauh

Sahabat-sahabat terkasih. Dalam hidup ini kita selalu mencari kehendak Allah agar sungguh menjalankan segala sesuatu selaras yang Ia kehendaki. Tidak jarang kita bingung mengenali kehendak Allah, karena mendengar dan meminta nasihat banyak orang. Kadang kita tidak mendengar kehendak Allah yang sudah berbicara lewat hati nurani. Biasanya semakin bimbang, bukannya tenang dan diam, kita malah mencari ketenangan di luar diri kita. Sebenarnya ketenangan yang dicari tidak jauh dari kita, tetapi karena kurang peka, kita menjauh dari ketenangan. Hari ini, 9 Mei 2020, kita melihat Filipus bertanya kepada Yesus (Yoh 14:7-14) untuk menunjukkan Bapa kepada mereka, tetapi reaksi Yesus cukup mengejutkan. Sudah lama mereka bersama Yesus dan mereka tidak mengenal Yesus. Mungkin pertanyaan dan kegelisahan Filipus merupakan kegelisahan kita yang terkadang masih bertanya agar kita dapat melihat Tuhan. Cukup normal, kita terkadang tidak fokus dan terlalu sibuk dengan situasi sekitar kita. Kalau kita lihat jawaban Yesus, sebenarnya Bapa ada di dalam Dia dan Dia di dalam Bapa. Ketika murid berjumpa dengan Yesus berarti mereka berjumpa dengan Bapa. Sahabat, hari ini ada ajakan dan pesan bahwa Bapa sebenarnya tidak jauh dari kita. Ia sangat dekat dengan kita. Yang kita butuhkan adalah ketenangan dan kepekaan diri. Allah dapat ditemukan dalam ketenangan hati kita. Allah tidak jauh, Ia dekat, Ia ada bersama kita. Bagaimana menemukan Dia dalam ketenangan diri kita, supaya benar-benar dapat berjumpa dengan Dia yang sudah hadir di dalam hati kita? Selamat berjumpa dengan Allah.(FRAY.EL.OP)

Tinggalkan Pesan