Mahasiswa dari berbagai agama  lakukan penyemprotan disinfektan juga ke gereja Katolik (Dok Komsos Ruteng)
Mahasiswa dari berbagai agama lakukan penyemprotan disinfektan juga ke gereja Katolik (Dok Komsos Ruteng)

Pergerakan Pemuda Reok Peduli (PPRP) Covid-19, yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswi berbagai agama, melaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum dan tempat ibadah di Kelurahan Reo, termasuk Gereja Katolik Paroki Reo dan Gereja GMIT Efata Reo. Tempat lain adalah Terminal Reo, Pasar Reo, Kompleks Pertokoan, Masjid Nurul Huda Reo, Masjid Nurul Fallah Reo, dan Masjid Nurul Anwar Reo. Kegiatan 28 April 2020 di Reo, daerah pantai yang dihuni umat Muslim, Kristen dan Katolik itu, menurut informasi yang disampaikan di hari yang sama oleh Koordinator PPRP Covid-19 Muhamad Syarif Hidayatullah Akbar kepada media Komsos Ruteng, adalah inisiatif beberapa pemuda dan mahasiswa asal Reo yang sedang studi di beberapa perguruan tinggi seluruh Indonesia. “Itu bentuk kepedulian kami dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Manggarai,” tegasnya. Selain penyemprotan itu, PPRP Covid-19 menyediakan wadah dan sabun untuk mencuci tangan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Reok yang ingin melaksanakan ibadah atau pun yang ingin berkunjung ke tempat-tempat umum. “Sebagai generasi muda kita harus menjadi agen perubahan yang selalu peka dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama dalam situasi ini. Kita mendukung pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama melawan Covid-19 saat ini,” lanjut Syarif. Lurah Reo, Theobaldus Junaidin, yang menyaksikan kegiatan itu, berterima kasih kepada PPRP Covid-19 dan berharap “kegiatan seperti ini ditingkatkan dan bersinergi untuk kegiatan lainnya di waktu akan datang.”(PEN@ Katolik/paul c pati)

Artikel Terkait:

Pemuda lintas agama Manggarai bagikan masker serta air dan sabun cuci tangan di pasar

Mahasiswa Reo 1
Penyemprotan disinfektan di pasar (Dok Komsos Ruteng)

Tinggalkan Pesan