Urbi et Orbi 12

Ketika memberikan berkat istimewa Urbi et Orbi, Paus Fransiskus mengingatkan kembali akan situasi yang sedang kita hadapi sekarang. Bacaan Injil yang digunakan pada ibadat sabda diambil dari Injil Markus yang mengisahkan bagaimana Yesus meredakan angin ribut.

Paus menggambarkan bagaimana kita sekarang berada dalam situasi yang sama dengan para Murid yang takut dan bingung ketika angin kencang menerpa perahu mereka. Kita pun menghadapi situasi yang sama di mana kita memohon kepada Tuhan untuk menolong agar kita tidak binasa. Tapi dalam bacaan tersebut kita malah melihat bagaimana tanggapan Yesus. Ia bertanya, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”

Paus mau mengajak kita agar kita memiliki iman (percaya) kepada Dia, tapi sebaliknya kita sebagai manusia merasa kurang percaya dan merasa Tuhan tinggal diam dengan situasi yang ada. Paus mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah tinggal diam dengan apa yang terjadi. Satu hal yang Ia minta kepada kita agar kita tetap percaya dan tidak melupakan-Nya.

Ajakan Paus adalah agar kita tidak lupa untuk terus-menerus berdoa dalam keheningan, karena doa adalah senjata ampu untuk melawan ini semua. Dan akhirnya kita harus tetap ingat bahwa kita memiliki pengharapan yang jelas, lewat salib kita terus berharap akan keselamatan kita. Lewat salib-Nya kita memiliki kekuatan. Bunda Maria juga merangkul kita dalam pelukannya.

Semoga kita semakin hari semakin bertambah dalam iman dan sungguh melihat suatu harapan yang indah yang ada di depan kita.(FRAY.EL.OP)

Tinggalkan Pesan