Pembagian binatang piaraan untuk pasien gangguan jiwa (Foto PEN@ Katolik/yf)
Pastor Cyrelus Suparman Andi MI,bersama pasien yang menerima pembagian binatang piaraan (Foto PEN@ Katolik/yf)

Rektor Seminari Tinggi Santo Kamilus, Nita, Sikka, NTT,  Pastor Cyrelus Suparman Andi MI, mengatakan kepada PEN@ Katolik, 9 Januari 2020, bahwa dalam rangka Natal, Kongregasi Para Imam Camillian (MI) memberikan kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah 80-90 persen sembuh delapan ekor kambing untuk empat pasien, enam ekor babi untuk enam pasien dan ayam 50 ekor untuk dua pasien, “agar pasien tidak menyepi tetapi disibukkan dengan pemeliharaan ternak.” Selain itu, sesudah Misa di Biara Kamilus Nita Maumere, NTT, 26 Desember 2019, serta ramah tamah bersama dengan ODGJ dan keluarga mereka, kongregasi itu membagikan juga 20 kg beras untuk tiap pasien, serta gula, minyak, dan pakaian bekas layak pakai. Dalam perayaan itu, Moat, ayah dari seorang anak perempuan pasien ODGJ mengisahkan, anaknya yang sudah menikah sembuh setelah ditangani para frater dan imam Camillian. “Saya dan keluarga sudah putus asa. Sudah banyak dukun saya datangi tetapi sia-sia belaka dan perilaku anakku berubah drastis bahkan sangat membenci dan melihat orang tua sebagai musuh. Salah satu solusi adalah pengobatan medis. Ketika diberi obat, anakku menolak dan tidak mau minum dengan alasan racun.” Namun, jelasnya, para frater dan imam Camillian mampu “merayu” dan “menjinakkan” anaknya, sehingga dia minum obat secara rutin dan sembuh. “Pelayanan dan pendampingan Camillian menjadi berkat bahkan mujizat bagi keluarga kami,” ujar Moat. Pastor Andi juga menjelaskan, selama tiga tahun terakhir Seminari Kamilus telah membangun 34 rumah bebas pasung yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Flores.(PEN@ Katolik/Yuven Fernandez)

Artikel Terkait:

Seminari Santo Kamilus Nita bangun 25 rumah manusiawi bagi orang gangguan jiwa

Camilian 1

Tinggalkan Pesan