Pemberian piala kepada pemenang Kategori OMK, Paduan Suara OMK Santo Laurensus (kedua dari kiri) disusul juara dua, dan tiga (PEN@ Katolik/krm)
Ketua LP3KD Banten Pastor Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto Pr menyerahkan piala kepada pemenang Kategori OMK, Paduan Suara OMK Santo Laurensus (kedua dari kiri) disusul juara dua, dan tiga (PEN@ Katolik/krm)

Di tahun 2016, datanglah sekelompok umat Katolik dan pejabat Gereja ke Dirjen Bimas Katolik di Kementerian Agama (Kemenag) RI dan meminta pemerintah menerbitkan payung hukum untuk pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik. Selanjutnya Kemenag RI, yang dijabat oleh Lukman Hakim Saifudin mengeluarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 35 tahun 2016 tentang adanya Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik.

Dirjen Bimas Katolik terus melakukan pertemuan dan terbentuklah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) Pusat lalu disusul dengan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD), dan belangsunglah Pesparani Katolik di berbagai kota atau kabupaten di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

Kepala Paroki Kristus Raja Serang, Banten, yang juga Ketua LP3KD Banten Pastor Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto Pr menjelaskan hal itu dalam Pesparani I Banten di Gereja Paroki Santo Laurensius Alam Sutera, Tangerang Selatan, 14 Desember 2019, yang diikuti 24 kelompok paduan suara dari 13 paroki di Dekenat Tangerang serta dua paroki dari Keuskupan Bogor, dengan sekitar 2000 penonton.

Karena paduan suara terkait erat dengan liturgi Gereja, kata imam itu, maka Pesparani I dilakukan di Banten, dengan tujuan “meningkatkan keimanan serta kecintaan Gereja untuk bangsa” dan “menyatakan keberadaan Gereja ikut membangun negara ini dalam bidang kerohanian.”

Maka, Pastor Sumardiyo berharap Pesparani I Banten dengan tema “Satukan semangat, Hati dan Tekad untuk Sukses Pesparani Banten” bisa memperlihatkan Gereja Kristus itu sungguh satu, kudus, Katolik dan apostolik. Pemenang seleksi Pesparani I Banten akan mewakili Pesparani Nasional II di Kupang, NTT, Oktober 2020, jelas imam itu.

Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, tujuan yang ingin dicapai kegiatan itu adalah pembangunan manusia yang hakiki, yang memiliki karakter serta iman berkualitas, Ketua FKUB Banten AM Romly mengimbau agar lewat Pesparani seluruh peserta makin menumbuhkan cinta dan kasih sayang atau menghadirkan Tuhan di tengah-tengah kehidupan manusia, dan mewakili Kepala Kantor Kemenag Banten, Lukman Hakim menegaskan, dengan adanya Pesparani seluruh umat mengukuhkan semangat kerukunan umat beragama di Banten.

Pemenang Pesparani I Banten adalah Paroki Regina Caeli Bintaro untuk Kategori Gregorian Laki-Laki, Paroki Alam Sutera untuk Kategori Dewasa Perempuan, Paroki Alam Sutera untuk Kategori OMK, Paroki Ciledug untuk Kategori Anak, dan Paroki BSD untuk Kategori Dewasa Campuran. (PEN@ Katolik/Konradus R Mangu)

Ketua LP3KD Banten Ketua LP3KD Banten Pastor Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto Pr (dengan white collar) bersama Ketua Komisi Liturgi KAJ Pastor Yohanes Sridanto Aribowo Nataantaka Pr (jubah putih)  serta  Pembimas Katolik  Osner Purba (kedua dari kiri depan) dan para juri serta Panitia Pesparani I Banten (PEN@ Katolik/krm)
Ketua LP3KD Banten Ketua LP3KD Banten Pastor Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto Pr (dengan white collar) bersama Ketua Komisi Liturgi KAJ Pastor Yohanes Sridanto Aribowo Nataantaka Pr (jubah putih) serta Pembimas Katolik Osner Purba (kedua dari kiri depan) dan para juri serta Panitia Pesparani I Banten (PEN@ Katolik/krm)

Tinggalkan Pesan