Paus Fransiskus berdoa di Rumah Suci Loreto dalam ziarahnya tanggal 25 Maret 2019 (Vatican Media)
Paus Fransiskus berdoa di Rumah Suci Loreto dalam ziarahnya tanggal 25 Maret 2019 (Vatican Media)

Paus Fransiskus telah menetapkan Pesta Santa Perawan Suci Maria dari Loreto akan dirayakan sebagai peringatan opsional atau fakultatif tanggal 10 Desember. Keputusan Kongregasi untuk Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen mencatat, Tempat Ziarah Rumah Suci Loreto, yang dipuja oleh generasi-generasi peziarah dan dihormati oleh sejumlah Paus, “mengenang misteri Inkarnasi, dan membuat semua orang yang mengunjunginya memikirkan tentang ‘kepenuhan waktu’, saat Allah mengirim Putra-Nya, yang lahir dari seorang wanita, serta bermeditasi tentang kata-kata Malaikat yang mewartakan Kabar Gembira dan tentang kata-kata Perawan Maria dalam menanggapi panggilan ilahi.” Kongregasi itu juga menerbitkan teks-teks liturgi untuk peringatan tersebut.

Kongregasi untuk Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen

Prot. N. 404/19

DEKRIT

tentang perayaan Santa Perawan Maria dari Loreto

untuk dituliskan dalam Kalender Umum Romawi

Sejak Abad Pertengahan, pemujaan terhadap Rumah Suci Loreto menjadi asal mula berdirinya tempat ziarah khusus yang sampai sekarang masih dikunjungi banyak peziarah umat beriman guna memelihara iman mereka akan Firman Tuhan yang menjadi daging untuk kita.

Tempat ziarah ini mengingatkan misteri Inkarnasi, yang membuat semua orang yang mengunjunginya memikirkan tentang “kepenuhan waktu,” saat Allah mengutus Putra-Nya, yang lahir dari seorang wanita, serta bermeditasi tentang kata-kata Malaikat yang mewartakan Kabar Gembira dan kata-kata Perawan Maria menanggapi panggilan Ilahi itu. Dalam naungan Roh Kudus, hamba Tuhan yang rendah hati itu menjadi tempat kediaman yang Ilahi, gambaran termurni dari Gereja yang suci.

Selama bertahun-tahun dan tidak lebih kurang dari Nazareth di Tanah Suci, tempat ziarah yang terkait erat dengan Tahta Apostolik itu, dipuji oleh para Paus, dan dikenal di seluruh dunia itu telah mampu dengan kuat menggambarkan kebajikan-kebajikan evangelikal dari Keluarga Kudus.

Di Rumah Suci itu, di depan patung Bunda Penebus dan Gereja, orang-orang kudus serta para beato dan beata telah menanggapi panggilan mereka, orang-orang sakit telah meminta penghiburan dalam penderitaan mereka, umat Allah mulai memuji dan memohon bersama Maria dengan menggunakan Litani Loreto, yang dikenal di seluruh dunia. Dengan cara tertentu semua orang yang bepergian dengan pesawat terbang telah menemukan dia sebagai pelindung surgawi mereka.

Mengingat hal ini, Paus Fransiskus telah menetapkan, dengan otoritasnya sendiri, bahwa peringatan opsional Santa Perawan Maria dari Loreto harus dituliskan dalam Kalender Romawi pada tanggal 10 Desember, saat pesta itu dirayakan setiap tahun di Loreto. Perayaan ini akan membantu semua orang, terutama keluarga-keluarga, orang muda dan kaum religius untuk meneladani kebajikan-kebajikan dari murid Injil yang sempurna itu, Bunda Maria, yang, ketika mengandung Sang Kepala Gereja, juga menerima kita sebagai anak-anaknya.

Maka peringatan baru itu harus muncul dalam semua Kalender dan Buku Liturgi untuk perayaan Misa dan Doa Harian. Setelah mendapat konfirmasi dari Dikasteri ini, teks-teks terkait yang dilampirkan pada dekrit ini beserta terjemahannya yang disetujui oleh Konferensi Waligereja, akan diterbitkan.

Meskipun ada yang bertentangan.

Dari Kongregasi untuk Ibadah Ilahi dan Tata Tertib Sakramen, 7 Oktober 2019, peringatan Santa Perawan Maria Ratu Rosario.

Robert Kardinal Sarah

Prefek

Uskup Agung Arthur Roche

Sekretaris

(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Maria Loreto
Patung Santa Perawan Maria dari Loreto
Tempat Ziarah Maria Loreto
Tempat Ziarah Maria Loreto

Tinggalkan Pesan