Cardinal Henry Newman

Kebenaran, bagi Kardinal John Henry Newman yang dinyatakan sebagai orang kudus oleh Paus Fransiskus dalam Misa Kanonisasi di Lapangan Santo Petrus, 13 Oktober 2019, adalah satu-satunya alasan untuk hidup, maka sepanjang hidupnya dia mencari kebenaran itu. Saat berusia 25, Newman mengatakan telah bertemu Tuhan, bukan “sebagai gagasan, tetapi sebagai pribadi.” Dua tahun kemudian, ia menjadi imam Anglikan dan mengajar di Oxford, Inggris. Newman, yang selalu mempertanyakan esensi kebenaran dan iman, menemukan jawaban saat ia pertama kali mengunjungi Roma tahun 1833. Kembali di Oxford, dia merasa dirinya semakin jauh dari Anglikan. Dia mulai mempelajari para Bapa Gereja, yang umum bagi semua denominasi, dan mengumpulkan di sekelilingnya sekelompok cendekiawan yang mempertanyakan diri mereka sendiri tentang topik-topik penting seperti menghormati tradisi abad pertama. Tahun 1843, Newman membuat keputusan. Dua tahun kemudian dia meminta untuk diterima dalam Gereja Katolik. Setelah menyelesaikan studi teologisnya di Roma, ia ditahbiskan imam tahun 1847. Tahun 1850, Newman kembali ke Inggris dan terjun ke berbagai kegiatan: mendirikan Universitas Dublin, memproduksi terjemahan baru Alkitab dalam bahasa Inggris, mengambil alih direksi majalah, dan mendirikan tempat berdoa di Oxford yang didedikasikan kepada Santo Philip Neri. Henry sendiri ditahbiskan imam dalam kongregasi dari orang kudus itu. Tahun 1879, Paus Leo XIII menciptakannya seorang Kardinal. John Henry Newman meninggal di Birmingham tanggal 11 Agustus 1890. Dia dinyatakan sebagai beato oleh Paus Benediktus XVI tanggal 19 September 2010 saat kunjungan paus itu ke Inggris.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Beatifikasi Kardinal Newman oleh Paus Benediktus XVI
Beatifikasi Kardinal Newman oleh Paus Benediktus XVI

Tinggalkan Pesan