Paus Fransiskus dan  Patriark Bartholomeus berpelukan di Tanah Suci, Mei 2014 (Vatican News)
Paus Fransiskus dan Patriark Bartholomeus berpelukan di Tanah Suci, Mei 2014 (Vatican News)

Paus Fransiskus telah menulis surat kepada Patriark Ekumenis Bartholomeus. Tujuannya, seperti tertulis dalam surat itu adalah untuk “menjelaskan lebih lengkap tentang hadiah beberapa potongan relikui Rasul Petrus yang saya persembahkan kepada Yang Mulia.”

Dalam surat kepada Uskup Agung Ortodoks Konstantinopel itu, Paus mengulas apa yang ia sebut “tradisi Gereja Roma yang tidak terputus” yang “selalu bersaksi bahwa Rasul Petrus, setelah kemartirannya di Sirkus Nero, dimakamkan di nekropolis di Bukit Vatikan.”

Paus mengatakan, makam itu “cepat menjadi tempat ziarah umat beriman dari setiap bagian dunia Kristen,” dan Konstantin lalu mendirikan Basilika Santo Petrus di atas situs itu.

Juni 1939, tak lama setelah terpilih, tulis surat itu, Paus Pius XII memutuskan untuk melakukan penggalian di bawah Basilika Vatikan, dan pertama penemuan tempat pemakaman yang benar dari Rasul itu, kemudian, tahun 1952, di bawah altar tinggi Basilika itu, ditemukan relung kubur yang melekat pada dinding merah tahun 150 dan ditutupi grafiti berharga dengan tulisan dalam bahasa Yunani, Πετρος ενι (Petrus ada di sini). Relung ini berisi tulang-tulang yang bisa dianggap sebagai milik Rasul Petrus.”

Relikui-relikui ini sekarang diabadikan di nekropolis di bawah Basilika Santo Petrus.

Dalam suratnya, Paus menjelaskan bahwa Santo Paus Paulus VI memiliki sembilan potongan yang dipindahkan dan ditempatkan di kapel pribadi apartemen kepausan di Istana Apostolik. Kesembilan potongan itu ditempatkan di peti perunggu dengan tulisan bahasa Latin berbunyi: “Tulang-tulang yang ditemukan di bumi di bawah Basilika Vatikan itu dianggap adalah tulang-tulang Rasul Petrus.”

“Sama seperti itu, yang berisi sembilan potongan tulang Rasul,” tulis Paus, “saya ingin persembahkan kepada Yang Mulia dan kepada Gereja Konstantinopel yang terkasih.”

Menurut Paus, dia “merenungkan tekad bersama kita untuk bersama menuju persekutuan penuh,” dan “bersyukur kepada Tuhan atas kemajuan yang dibuat sejak para pendahulu kita yang terhormat yang bertemu di Yerusalem lebih dari lima puluh tahun lalu.”

Paus mengatakan dia memikirkan hadiah yang diberikan Patriark Athenagoras kepada Paus Paulus VI yakni “sebuah ikon yang menggambarkan saudara Petrus dan Andreas saling berpelukan, dipersatukan dalam iman dan cinta akan Tuhan mereka yang sama.”

Ikon ini, simpul Paus, menjadi “tanda profesis pemulihan persekutuan yang nampak antara Gereja-Gereja, persekutuan yang kita cita-citakan dan kita doakan serta upayakan dengan sungguh-sungguh.” (PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Peti berisi sembilan potongan tulang Santo Petrus
Peti berisi sembilan potongan tulang Santo Petrus
Ikon Santo Petrus dan Santo Andreas bepelukan
Ikon Santo Petrus dan Santo Andreas berpelukan

Tinggalkan Pesan