Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbala memberi sambutan dalam MKKS Provinsi Sulawesi Utara  (PEN@ Katolik/ampcp)
Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbala memberi sambutan dalam MKKS Provinsi Sulawesi Utara (PEN@ Katolik/ampcp)

Untuk lebih menerapkan pendidikan Katolik dalam kehidupan belajar dan mengajar, sekolah-sekolah Katolik di bawah naungan Keuskupan Manado memerlukan penguatan pendidikan dengan mengikuti Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

MKKS adalah wadah untuk menghimpun semua kepala sekolah SMA se-Provinsi Sulawesi Utara untuk meningkatkan dan mengembangkan karier, kemampuan, kewenangan, dan profesionalisme. Melalui organisasi ini para kepala sekolah dapat bekerjasama dan berbagi kreativitas dalam mengembangkan budaya kualitas di sekolahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbala memberi sambutan dalam MKKS Provinsi Sulawesi Utara yang dibukanya di SMA Kristen Kotamobagu, 4 September 2019. Kepala-kepala SMA Katolik se-Sulawesi Utara, SMA Santo Thomas Aquino Manado, SMA Santo Ignatius Manado, SMA Katolik Rex Mundi Manado, SMA Katolik Don Bosco Manado, SMA Katolik Laurentius Manado, SMA Katolik Karitas Tomohon, SMA Katolik Seminari Xaverius Tomohon, dan SMA Katolik Theodorus Kotamobagu, juga menghadiri MKKS itu.

Menanggapi pernyataan itu, Kepala SMA Rex Mundi Manado Suster Rita Manuel JMJ mengatakan kepada PEN@ Katolik bahwa mengikuti MKKS Provinsi sangat membantu perkembangan dan kemajuan sekolah sehingga dapat menciptakan insan kreatif, inovatif dan produktif. Namun, “Iman Katolik harus mendasari segala aspek pendidikan, mulai dari kurikulum, lingkungan belajar, disiplin hingga peraturan  sekolah,” kata suster.

Kegiatan MKKS Provinsi, tegas Suster Rita, sangat penting untuk diikuti, “karena kita bisa lebih mengembangkan potensi sekolah dengan berbagai macam program pemerintah.”

Ketua MKKS Keuskupan Manado sekaligus Kepala sekolah SMA Katolik Santo Thomas Aquino Manado, Julien Wantania, menambahkan bahwa “saling berkoordinasi itu penting,” maka MKKS Provinsi dan Keuskupan Manado saling sinergi dalam program, misalnya program “Mengangkat Derajat Kaum Muda dengan Tari Jajar,” yang rencananya diadakan pada Pertemuan Berkala SMA Katolik se-Keuskupan Manado.

Tari tradisional untuk orang muda Katolik itu, menurut Wantania, “membawa pesan-pesan kerukunan antarsesama umat manusia akan cinta kasih, kebersamaan, kepedulian, persatuan dan persaudaraan yang universal dan hakiki.” (PEN@ Katolik/michael)

MKKS 4
Peserta (PEN@ Katolik/ampcp)
Kepala SMA Rex Mundi Manado Suster Rita Manuel JMJ  (kiri) (PEN@ Katolik/ampcp)
Kepala SMA Rex Mundi Manado Suster Rita Manuel JMJ (kiri) dan Julien Wantania (PEN@ Katolik/ampcp)

Tinggalkan Pesan