Seorang petugas pemadam kebakaran Rio Branco melawan api di Amazon Brazil (ANSA)
Seorang petugas pemadam kebakaran Rio Branco melawan api di Amazon Brazil (ANSA)

“Seriusnya” kebakaran yang saat ini berkobar di Alaska, Siberia, Greenland, Kepulauan Canary, dan “khususnya, Amazon” tidak hanya bersifat lokal, kata para uskup Amerika Latin dan Karibia (CELAM). Ini “proporsi planet,” ungkap keprihatinan mendalam para uskup terhadap kebakaran yang merusak hutan dunia itu.

Amazon, hutan hujan terbesar di dunia, sudah terbakar lebih dari dua minggu. Paus Fransiskus, yang memperjuangkan hak-hak masyarakat adat sebagai titik fokus kepausannya, menyerukan agar para uskup wilayah Pan-Amazon mengadakan sinode bulan Oktober mendatang.

Dalam pernyataan yang dirilis 22 Agustus 2019, CELAM menulis, “tragedi alam luar biasa” yang menghancurkan Amazon telah mengubah sinode yang sebelumnya penuh harapan, menjadi sinode yang “sangat menyedihkan.”

“Kepada saudara kami, penduduk asli, yang tinggal di hutan hujan tercinta ini, kami menyatakan kedekatan kami,” kata para uskup, seraya menambahkan bahwa mereka ikut menyerukan kepada dunia untuk memberikan “solidaritas dan perhatian segera” terhadap tragedi yang menghancurkan itu.

Merujuk dokumen persiapan sinode mendatang, CELAM menulis, hutan hujan Amazon, yang begitu “kaya” dalam keanekaragaman hayati, “sangat penting bagi planet ini.” Gereja menegaskan, wilayah yang begitu “multi-etnis, multi-budaya dan multi-agama … menuntut perubahan struktural dan pribadi dari semua manusia.” Krisis mendalam itu, tulis dokumen sinode itu, “dipicu oleh intervensi manusia yang didominasi oleh ‘budaya buang.”

Akhirnya, CELAM mendesak pemerintah negara-negara Amazon, PBB dan masyarakat internasional, membantu “menyelamatkan paru-paru dunia” itu. Mengutip Paus Fransiskus, mereka meminta agar semua yang menduduki posisi tanggung jawab menjadi “penjaga ciptaan, rancangan Allah yang tertulis di alam, penjaga lingkungan” dan “tidak mengizinkan tanda-tanda kehancuran dan kematian menyertai jalan ini di dunia kita,” karena, “jika Amazon menderita, dunia menderita.” (PEN@ Katolik/pcp berdasarkan laporan Francesca Merlo/Vatican News)

Artikel Terkait:

Kapal rumah sakit Paus Fransiskus bawa Firman Tuhan dan perawatan kesehatan ke Amazon

Dokumen Kerja Sinode Amazon minta Gereja jadi sekutu menjangkau semua terutama yang miskin

Tahta Suci himbau perlindungan bagi hak-hak warga suku pedalaman Amazon di Brazil

Paus Fransiskus minta agar hak dan tanah penduduk asli Amazon dibela

Gereja Amerika Latin mencela dampak buruk kehancuran Amazon

Tinggalkan Pesan