Gadis berkebutuhan khusus datang menyalam tangan Paus Fransiskus, saat Paus memberikan salam dalam berbagai bahasa dalam  audiensi umum.  (Filippo Monteporte/AFP)
Gadis berkebutuhan khusus datang menyalam tangan Paus Fransiskus, saat Paus memberikan salam dalam berbagai bahasa dalam audiensi umum. (Filippo Monteporte/AFP)

Seorang gadis berkebutuhan khusus mencuri perhatian dalam audiensi umum Paus Fransiskus, Rabu 21 Agustus 2019, dengan mendekati Bapa Suci dan Pengawal Swiss serta menonton dirinya sendiri di layar lebar. Paus menghadapinya dengan tenang dan mengatakan kepada keluarganya dengan senyum lebar, “Biarkan dia. Allah berbicara melalui anak-anak! Biarkan dia.” Orang-orang yang memenuhi aula Paulus VI itu menanggapi kalimat Paus itu dengan tepuk tangan meriah. Dalam audiensi itu Paus memberi katekese tentang Kisah Para Rasul dan sebagian besar waktu itu digunakan oleh gadis itu untuk menikmati hamparan panggung. Ketika Paus memberikan salam dalam berbagai bahasa, gadis itu menghampiri Paus dan menjabat tangan Paus. Di akhir audiensi, Paus berbicara dalam bahasa Italia dan gadis itu berdiri tepat di hadapannya. “Kita semua telah melihat gadis cantik ini. Sangat cantik. Kekasih yang malang ini adalah korban suatu penyakit dan dia tidak menyadari apa yang dia lakukan.” Paus meminta umat beriman untuk berpikir apakah mereka menanggapi gadis itu dari hati, seperti yang dia katakan dalam audiensi, “Sudahkah saya berdoa untuk dia dan meminta kepada Tuhan untuk menyembuhkan dan melindungi dia? Sudahkah saya berdoa untuk orangtua dan keluarganya?” Paus mendesak agar kita selalu berdoa untuk mereka yang sakit dan menderita. (PEN@ Katolik/pcp berdasarkan laporan Kathleen N Hattrup dan Ary Waldir Ramos  Diaz/Aleteia)

Artikel Terkait:

Berteman dengan imam uskup untuk kepentingan sendiri semata, kemunafikan yang hancurkan Gereja

Tinggalkan Pesan