Home MANCANEGARA Pengadilan Australia menolak naik banding yang diajukan oleh Kardinal Pell

Pengadilan Australia menolak naik banding yang diajukan oleh Kardinal Pell

0
Kardinal George Pell
Kardinal George Pell

Mahkamah Agung Victoria, Australia, menolak naik banding Kardinal George Pell, sehingga menguatkan putusan bersalah yang diumumkan bulan Februari dalam persidangan tingkat pertama atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak kecil. Pengacara kardinal itu memiliki 28 hari untuk mengajukan naik banding terakhir.

Keputusan para hakim itu diumumkan di Melbourne 21 Agustus 2019, tepat setelah pukul 9:30 waktu setempat, menyusul sidang banding yang diadakan awal Juni. Keputusan itu muncul setelah persidangan awal Pell atas “kejahatan tempo dulu” berupa pelecehan seksual yang berakhir tanpa putusan dan menghasilkan persidangan baru di mana juri dengan suara bulat menyetujui putusan bersalah. Tuduhan kedua dibatalkan oleh pengadilan karena kurangnya bukti yang dapat diterima.

Kardinal Pell menjadi Uskup Pembantu di Keuskupan Agung Melbourne tahun 1987 dan diangkat sebagai Uskup Agung Metropolitan tahun 1996. Paus Fransiskus mengangkatnya sebagai anggota Dewan Kardinal bulan April 2013, dan bulan Februari 2014 sebagai Prefek Sekretariat Ekonomi Ekonomi yang baru dibentuk.

Setelah diselidiki selama dua tahun di Australia, Kardinal Pell secara resmi didakwa akhir Juni 2017 dengan beberapa tuduhan “pelanggaran seksual tempo dulu” dalam dua kasus terpisah. Dalam pernyataan yang dikeluarkan saat itu, Kardinal Pell menyatakan dia “tidak bersalah atas tuduhan-tuduhan ini,” dan menyebutnya “tidak benar,” serta menambahkan “seluruh pikiran tentang pelecehan seksual sangat menjijikkan bagi saya.” Dia kemudian mengumumkan akan kembali ke Australia untuk “membersihkan namanya.”

Di hari yang sama, Tahta Suci mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan bahwa Paus Fransiskus memberikan “cuti” kepada Kardinal agar ia dapat kembali ke Australia dan “membela diri.” Menurut pernyataan yang dirilis Februari 2019 oleh Kantor Pers Tahta Suci, Ordinarius setempat memberlakukan “tindakan pencegahan” terhadap Kardinal Pell segera setelah ia pulang ke Australia. Bapa Suci membenarkan langkah-langkah itu termasuk larangan “melakukan pelayanan publik dan melakukan kontak sukarela apa pun dengan anak-anak di bawah umur.”

Tanggal 1 Mei 2018, kardinal itu memasukkan permohonan “tidak bersalah” pada Pengadilan Magistrate (pengadilan rendah dengan kasus ringan) Melbourne, dan diperintahkan untuk diadili. Tuduhan yang diajukan terhadap Kardinal Pell menghasilkan dua pengadilan yang dijuluki “pengadilan katedral” dan “pengadilan perenang.”

Dalam kasus pertama, Kardinal Pell dituduh melakukan tindakan tidak senonoh dan kekerasan seksual terhadap dua anak lelaki anggota koor di dalam sakristi Katedral Melbourne setelah Misa siang hari akhir tahun 1996 dan sekali lagi awal tahun 1997.

Tuduhan dalam kasus kedua adalah tindakan tidak senonoh terhadap dua bocah lelaki yang menuduh Kardinal Pell menyentuh mereka ketika berada di kolam renang akhir 1970-an.

Musyawarah oleh juri mengenai “pengadilan katedral” dimulai Agustus 2018 namun para juri menghadapi jalan buntu karena tidak dapat mencapai suara bulat atau pun suara mayoritas. Persidangan dimulai bulan November dengan juri baru yang berakhir bulan Desember bahwa Kardinal Pell bersalah berdasarkan bukti yang disajikan di pengadilan.

Karena perintah pengadilan melarang publikasi pembicaraan dalam sidang itu dengan maksud untuk melindungi hak Kardinal atas peradilan yang adil berkaitan dengan “pengadilan perenang,” yang belum diadili di pengadilan, putusan itu tidak diumumkan hingga Februari 2019. Diumumkan juga kepada publik bahwa persidangan kedua yang ditetapkan bulan April tidak akan dilanjutkan karena kurangnya bukti yang dapat diterima.

Dalam briefing 12 Desember 2018, direktur Kantor Pers Takhta Suci, Greg Burke, menjelaskan bahwa di akhir Oktober Paus Fransiskus telah menutup keikutsertaan Kardinal Pell dalam Dewan Kardinal karena “usia lanjut.”

Selanjutnya, akhir Februari, 2019, direktur Kantor “ad interim” Kantor Pers Tahta Suci, Alessandro Gisotti, mengkonfirmasi bahwa pengangkatan selama lima tahun untuk Kardinal Pell sebagai Prefek Sekretariat Ekonomi dimulai Februari 2014 dan telah berakhir, sehingga pelayanannya di Vatikan berakhir.

Hukuman Kardinal Pell terjadi bulan Maret 2019. Segera setelah menerima hukuman penjara enam tahun, yang harus dia jalankan setidaknya tiga tahun dan delapan bulan, Kardinal Pell mengajukan naik banding atas putusan itu. Dia kemudian dibawa ke penjara dan mulai melaksanakan hukumannya di sana. Sidang banding kardinal itu berlangsung dua hari di awal Juni. (PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Evolusi Teknologi Visual Modern Membawa Pengalaman Bermain yang Lebih Imersif dengan Tampilan yang Semakin Detail dan MenawanPerkembangan Grafis Digital Generasi Baru Dinilai Berhasil Meningkatkan Kualitas Interaksi Pengguna dalam Berbagai Platform ModernInovasi Efek Visual dan Teknologi Animasi Terkini Menjadi Faktor Penting yang Membuat Pengalaman Digital Semakin MenarikStudi Terbaru Menunjukkan Bahwa Perubahan Kecil pada Aspek Visual Mampu Memberikan Dampak Besar terhadap Kenyamanan PenggunaPengalaman Digital Masa Kini Semakin Berkembang Berkat Integrasi Teknologi Modern yang Mengutamakan Kenyamanan dan InteraktivitasMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Setelah Muncul Berbagai Pembahasan Mengenai Perubahan Dinamika Simbol yang Semakin UnikAnalisis Pola Simbol Mahjong Ways Mengungkap Berbagai Karakteristik Menarik yang Membuat Permainan Ini Banyak DibicarakanMengapa Struktur Simbol Mahjong Ways Sering Menjadi Fokus Utama dalam Berbagai Kajian dan Diskusi Komunitas Digital ModernKajian Mendalam Mengenai Interaksi Simbol Mahjong Ways yang Dinilai Mampu Menghadirkan Pengalaman Bermain Lebih VariatifMahjong Ways Dinilai Memiliki Keunikan Tersendiri yang Membuat Banyak Pengguna Terus Mengamati Perkembangannya dari Waktu ke WaktuKomunitas Asia Menyoroti Fortune Mouse yang Popularitasnya Terlihat Stabil dan Tetap Banyak Dicari PemainProvider CQ9 Gaming Tampil Konsisten dengan Deretan Judul Favorit Pemain yang Masih Ramai DicariAnalisis Tren Hari Ini PG Soft Masih Mendominasi Percakapan Pemain Lewat Game-Game Populer yang Konsisten RamaiWild Fireworks Jadi Salah Satu Nama yang Mulai Sering Muncul di Sosial Media dan Ramai Dibicarakan PemainTren Baru Mulai Muncul Deretan Game Bertema Asia Kian Mendapat Perhatian Besar dari Komunitas DigitalKajian Mendalam Terhadap Sugar Rush Super Scatter Mengungkap Faktor Faktor Yang Membentuk Stabilitas Performa Di Tengah Lonjakan Aktivitas PenggunaData Analitik Modern Menemukan Sinyal Perubahan Menarik Yang Membuat Tren Pergerakan Sistem Digital Semakin Mudah DipetakanMahjong Ways Dan Evolusi Teknologi Server Masa Kini Sebuah Tinjauan Yang Mengungkap Perubahan Perilaku Pengguna Secara BertahapGelombang Pembaruan Data RTP Menjadi Perbincangan Setelah Terlihat Adanya Pergeseran Pola Yang Berbeda Dari Periode SebelumnyaKomunitas Game Online Menyoroti Daftar Game Favorit yang Mendominasi Percakapan Hari Ini di Berbagai PlatformFenomena Fa Fa Fa Jadi Salah Satu Topik yang Ramai di Berbagai Grup Game Digital karena Namanya Kembali NaikSweet Bonanza dan Sugar Rush Masih Jadi Duo Game yang Sulit Tergeser dari Percakapan Pecinta Game DigitalGates of Olympus dan Mahjong Ways Masih Mendominasi Pencarian Komunitas Game Online dengan Perbincangan yang Belum RedupBanyak Konten Kreator Mulai Mengulas Lucky Coming yang Sedang Naik Tren dan Makin Sering Dicari PemainRamai Dibahas Akademisi Digital Mengapa Banyak Pengguna Masih Salah Memahami Cara Kerja Sistem Acak dalam Permainan ModernMembongkar Ilusi Keberuntungan Beruntun Pakar Statistik Jelaskan Kesalahan Berpikir yang Sering Menjebak Pengguna DigitalDi Balik Fenomena Permainan Populer Begini Cara Probabilitas Bekerja Tanpa Dipengaruhi Hasil SebelumnyaStudi Perilaku Digital Ungkap Alasan Mengapa Banyak Orang Sulit Membedakan Peluang dan Perasaan IntuitifKetika Prediksi Tidak Selalu Akurat Mengenal Cara Kerja Sistem Acak yang Sering Disalahpahami PenggunaFenomena Bias Kognitif dalam Dunia Hiburan Interaktif Mengapa Otak Manusia Sering Melihat Pola yang Tidak AdaMengapa Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Komunitas Ungkap Pengalaman yang Membuat Mereka Kembali BermainTren Masa Kini Balik Popularitas Mahjong Ways Ternyata Faktor Visual dan Interaktivitas Jadi Daya Tarik Utama PenggunaBagaimana Kecerdasan Buatan Mempengaruhi Kebiasaan Digital dari Rekomendasi Konten hingga Keputusan PenggunaStudi Tren Digital Modern Mengungkap Hubungan Antara Stabilitas Server Dan Konsistensi Aktivitas Pengguna Dalam Sesi BerkelanjutanPerforma Infrastruktur Berbasis Data Jadi Fokus Utama Setelah Sejumlah Indikator Menunjukkan Perubahan Ritme Yang Semakin DinamisTren Analisis dan Era Personalisasi Mengapa Sistem Rekomendasi Semakin Efektif Menarik Perhatian Pengguna BaruDi Balik Lonjakan Unduhan Aplikasi Begini Cara Algoritma Cerdas Membaca Minat dan Perilaku PenggunaTeknologi AI Makin Dominan Pakar Ungkap Dampaknya terhadap Pola Konsumsi Konten Digital MasyarakatMengapa Banyak Pengguna Tertarik pada Konten Tertentu Analisis Cara Kerja Sistem Rekomendasi Berbasis AIKecerdasan Buatan dan Perubahan Perilaku Digital Fenomena yang Kini Menjadi Perhatian Banyak PenelitiMengupas Hubungan antara Psikologi Pengguna dan Persepsi Keberuntungan di Era Platform Digital ModernTeknologi Algoritma Semakin Canggih Pengalaman Pengguna Dinilai Lebih Stabil dan Adaptif Dibanding SebelumnyaTransformasi Sistem Digital Modern Disebut Berhasil Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi Aktivitas PenggunaPenggunaan Algoritma Generasi Baru Jadi Sorotan Setelah Dinilai Membuat Pengalaman Interaktif Lebih ResponsifBagaimana Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Digital yang Lebih Personal dan Mudah Diakses Berbagai KalanganTren Pengembangan Algoritma Modern Mulai Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi dengan Platform Digital Masa KiniPengalaman Pengguna Masuk Babak Baru Teknologi Adaptif Dinilai Membawa Perubahan Signifikan pada Industri DigitalEfisiensi dan Stabilitas Jadi Fokus Pengembang Teknologi Berlomba Menghadirkan Sistem yang Lebih Ramah PenggunaDari Kecepatan hingga Personalisasi Ini Faktor yang Membuat Teknologi Modern Semakin Diminati Masyarakat DigitalMahjong Ways Jadi Perbincangan Komunitas Pengguna Bagikan Pengalaman Menarik Selama Menjelajahi Fitur Permainan
Exit mobile version