Misa Pesta Santo Dominikus, pendiri Ordo Pewarta, dipimpin seorang imam Fransiskan (PEN@ Katolik/sam)
Misa Pesta Santo Dominikus, pendiri Ordo Pewarta, dipimpin seorang imam Fransiskan (PEN@ Katolik/sam)

Menurut tradisi, Misa Pesta Santo Dominikus, pendiri Ordo Pewarta, dipimpin oleh seorang imam Fransiskan, dan Misa Pesta Santo Fransiskus dari Assisi, pendiri Ordo Fransiskan, dipimpin oleh imam Dominikan. Kedua orang kudus itu mewartakan Injil karya keselamatan Tuhan Yesus di satu zaman dan dianggap “saudara kembar” atau “sepupu” dalam pelayanan untuk memperkokoh masa kelam Gereja.

Pada Pesta Santo Dominikus de Guzman di Rumah Santo Dominikus, Palapa, Pontianak, 8 Agustus 2019, Misa dipimpin oleh Pastor Julius Lingga OFMCap atau Ordo Saudara Dina Kapusin, yang merupakan salah satu Ordo Fransiskan yang merupakan saudara dari Ordo Dominikan.

Yang menjadi konselebran Misa itu adalah Pastor Sabinus Lohin CP (Kapelan STKIP Pamane Talino Ngabang), Pastor Yohanes Robini Marianto OP (superior Rumah Santo Dominikus Pontianak dan Ketua Yayasan STKIP Pamane Talino), Pastor Mingdry Hanafi Tjipto OP (Pembantu Umum STKIP Pamane Talino), Pastor Yulianus Astanto CM (Kepala Paroki Keluarga Kudus Kota Baru, Pontianak), dan tiga diakon OMI (Oblat Maria Imakulata).

Beberapa dosen Katolik STKIP Pamane Talino, Dominikan Awam Pontianak, Suster Dominikan dari Beata Imelda Lambertini dan komunitas asramanya serta beberapa umat hadir dalam Misa itu.

Menurut homili Pastor Lingga, teladan hidup Dominikan diumpamakan seperti “Teologi Buah Durian.” Buah durian, jelas imam itu, manis dan aromanya sangat menyengat. “Begitulah juga, kehadiran Santo Dominikus di tengah dunia dalam mewartakan Injil dan kebenaran Tuhan sangat cepat menyebar, karena Santo Dominikus sangat memelihara pengetahuan (pendidikan para imamnya) sehingga kebenaran yang diwartakan cepat menyebar dan harum,” kata imam Kapusin itu.

Pastor Robini dalam sambutan berharap saudara Dominikan dan saudara Fransiskan Kapusin yang ada di Keuskupan Agung Pontianak (KAP) dapat bekerjasama dan berbicara tentang pendidikan untuk Kalimantan Barat. “Selama ini saya disibukkan dengan berbagai tugas dan tanggungjawab terkait STKIP Pamane Talino, karena rencananya KAP akan membangun universitas Katolik. Semoga kita boleh duduk bersama membicarakan pendidikan, apa yang bisa kita lakukan untuk Kalbar,” kata imam itu.

Saat Diakon Adi OMI berharap kehadiran Dominikan bisa dirasakan kehadirannya dan menjadi lentera untuk Kalbar, Presiden Dominikan Awam Chapter Santo Dominikus de Guzman Pontianak Fransiskus Edy OP berharap dengan pesta itu “iman kita semakin diteguhkan dan persaudaraan kita semakin dipererat.” (PEN@ Katolik/samuel)

Artikel Terkait:

Pada Pesta Santo Fransiskus dari Asisi para Fransiskan undang imam Dominikan untuk kotbah

Hubungan Santo Dominikus dan Santo Fransiskus diungkap dalam Pesta Santo Fransiskus Assisi

Tinggalkan Pesan