Mother Prayers
Komunitas Doa Mother Prayers Pontianak rayakan ulang tahun kedua di Rumah Dominikan Palapa Pontianak. (PEN@ Katolik/sam)

Suatu ketika saat Novelia dari Pontianak berkunjung ke Jakarta, dia mengikuti saudaranya untuk menghadiri sebuah kegiatan doa dari Mother Prayers di Sunter. Ternyata, tanpa disangka dia bukan hanya tertarik dengan kegiatan komunitas itu, tetapi menangis terus sepanjang doa.

“Dalam suasana haru itu, saya teringat bahwa di Pontianak belum ada komunitas doa yang khusus mendoakan anak dan keluarga. Maka, ketika pulang ke Pontianak kami memulai komunitas ini dengan 11 orang. Komunitas itu pun berjalan pelan-pelan namun kini total anggota tercatat di cabang Pontianak sudah 76 orang dan yang aktif kurang lebih 50 orang,” kata Novelia kepada PEN@ Katolik, 29 Juli 2019.

Hari itu, Mother Prayers Cabang Pontianak merayakan ulang tahun kedua dengan Misa yang dipimpin moderatornya Pastor Andreas Kurniawan OP di Kapel Komunitas Ordo Pewarta (OP) di Palapa, Pontianak. Sebanyak 45 anggota hadir dalam Misa yang dilanjutkan dengan ramah tamah bersama anak-anak mereka yang dihiasi berbagai tarian dan acara hiburan.

Sebagai ketua Mother Prayers Cabang Pontianak, Novelia berpesan kepada semua ibu Katolik untuk mengikuti kelompok doa ini. “Sebelum terlambat, mari ikut kelompok doa ini,” kata Novelia seraya menjelaskan bahwa hari doa kelompok itu diadakan setiap Sabtu pukul 10.00 hingga 12.00 di kapel yang terletak di lantai empat Gedung Puspas Pontianak.

Lie, seorang anggota Mother Prayers Pontianak mengatakan kepada PEN@ Katolik bahwa dia bersyukur boleh masuk komunitas itu. “Saya sangat bersyukur boleh masuk komunitas Mother Prayers, karena di sini saya bisa mendoakan anak kami secara khusus, mendoakan keluarga dan berdoa untuk seluruh dunia,” jelasnya.

Menurut web Mothers Prayers, komunitas itu dimulai di Inggris bulan November 1995 dan telah menyebar ke seluruh dunia dengan para penghubung di lebih dari 100 negara dan telah disetujui, didukung dan diberkati oleh para pemimpin Kristiani dari berbagai golongan. Sekarang, lanjutnya, telah ada beribu-ribu kelompok doa itu di seluruh dunia.

Dua orang ibu, Veronica dan adik iparnya Sandra, merasa dituntun oleh Tuhan untuk membentuk Mothers Prayers dan berdoa dengan cara khusus untuk anak-anak mereka. Mereka merasa, mereka harus membawa semua kepedihan dan kecemasan mereka akan anak-anak mereka ke  hadapan-Nya dan mempercayai firman-Nya, “Mintalah maka engkau akan diberi.”

Melalui janji itu, mereka tahu, kalau mereka setia datang kepada Tuhan, Dia akan mengambil kepedihan mereka, memberkati mereka, serta menyembuhkan mereka dan anak-anak mereka.

Selama beberapa tahun ini, menurut web itu, banyak sekali doa dijawab dengan sangat indah, antara lain anak-anak berhenti dari keterikatan obat-obatan, anak-anak kembali ke rumah setelah bertahun-tahun menghilang, serta peningkatan kesehatan anak-anak dan relasi mereka dalam keluarga dan sekolah.(PEN@ Katolik/Samuel)

Mother Prayers 1Mother Prayers 2Mother Prayers 3

Tinggalkan Pesan