Home KEGEREJAAN Empat puteri terima pakaian dan nama kebiaraan setelah dengar Konstitusi Dasar Ordo...

Empat puteri terima pakaian dan nama kebiaraan setelah dengar Konstitusi Dasar Ordo Pewarta

0
Empat putri menerima pakaian dan nama kebiaraan dalam Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia (OP) (PEN@ Katolik/pcp)
Empat putri menerima pakaian dan nama kebiaraan dalam Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia (OP) (PEN@ Katolik/pcp)

“Hari ini kami merasa bahagia karena boleh memulai masa pendidikan untuk menjadi calon Suster Dominikanes di Indonesia. Semoga kasih setia Allah yang sudah kami alami semakin mengobarkan semangat dalam diri kami untuk mengikuti Yesus Kristus dalam Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia (OP).”

Empat postulan Kongregasi OP, masing-masing Katharina Yohanina Carvallo, Meisi Mandamak, Yemima Yanifati Gulo, dan Gabriela Tada mengungkapkan perasaan itu dalam Ibadat Sabda Penerimaan Novis bertema “Bukan kamu yang  memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu” (Yohanes 15:16), di Novisiat Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia, Jalan Melati Wetan, Yogyakarta, 1 Juli 2019.

Mereka telah selesai menjalani masa postulat dengan bimbingan Suster Maria Dominica OP dan akan memulai masa persiapan khusus untuk hidup membiara yang disebut masa novisiat, “maka tanda penerimaan sebagai novis, saudari akan menerima pakaian kebiaraan dan kebiaraan,” kata pemimpin novis Suster Maria Fidelia OP.

Namun karena mereka akan hidup berdasarkan konstitusi, maka sebelum menerima pakaian dan nama kebiaraan, mereka mendengarkan Konstitusi Dasar Ordo Pewarta, mengungkapkan kesediaan untuk menjadi biarawati OP dan kesediaan menjalani masa pendidikan biarawati, serta mendengarkan bacaan-bacaan Kitab Suci dan homili.

“Tidak mudah mencintai dan membentuk orang yang dipanggil dan dipilih Tuhan, apalagi kalau mereka memiliki pilihan dan model hidup yang tidak sesuai kehendak Tuhan, serta lebih suka memilih dan membentuk diri sendiri, apalagi orang muda dengan banyak keinginan. Hanya dengan kesadaran bahwa dipilih dan dibentuk oleh Tuhan maka mereka bisa setia dan kreatif sampai akhir masa hidupnya,” Pastor Agustinus Priyono Marwan SJ memulai homilinya.

Masa novisiat, lanjut imam itu, adalah masa belajar untuk dicintai dan dibentuk serta mencintai Allah. “Itu mudah, karena tawaran cinta dari dunia cukup banyak, sehingga kasih Allah menjadi tidak terlalu jelas. Apabila Allah membentuk kita, seringkali cara-Nya tidak sesuai rencana kita. Cita-cita kita bisa saja dibelokkan dan relasi kita bisa diputuskan. Namun yang penting, kita selalu bersama Allah.”

Di semua novisiat, semua orang, yang belajar untuk dikasihi dan mengasihi Allah, dibentuk oleh Allah sendiri, kata imam itu. “Tetapi di novisiat ini, proses itu secara khas diwarnai oleh Konstitusi Ordo Pewarta, sehingga kita perlu membuka diri dan rela digerakkan serta dibentuk oleh konstitusi itu.”

Imam itu percaya, tanda kesediaan untuk memasuki proses dikasihi dan mengasihi Allah, yang dibentuk oleh Allah sendiri dan Konstitusi Ordo Pewarta, dinyatakan dengan kesediaan menerima pakaian kebiaraan, “yang lebih berarti sebagai kesiapsediaan untuk dikasihi dan mengasihi, kesediaan untuk dibentuk oleh Allah dan oleh semangat Santo Dominikus.”

Pastor Marwan kemudian memberkati pakaian kebiaraan yang diharapkan “menjadi perlindungan dan tanda pembaktian bagi yang memakainya,” serta “sebagai tanda bahwa dirinya diterima sebagai novis dalam kongregasi kita,” menurut pemimpin novis, dan diharapkan oleh pemimpin kongregasi “membuat mereka bersemangat sebagai biarawati sejati yang membaktikan diri sepenuhnya demi Kerajaan Allah.”

Dengan iringan lagu “Datanglah Roh Mahakudus,” keempat putri itu meninggalkan kapel dan pergi mengganti pakaian dengan pakaian kebiaraan, dan ketika kembali dengan pakaian kebiaraan berwarna putih itu mereka menerima nama kebiaraan dari superior jenderal kongregasi itu Suster Elisabeth OP.

Katharina Yohanina Carvallo menerima nama kebiaraan Suster Maria Yohanina OP, Meisi Mandamak menerima nama Suster Maria Stefania OP, Yemima Yanifati Gulo menerima nama Suster Maria Clara OP, dan Gabriela Tada menerima nama Suster Maria Anunciata OP.

Menurut Suster Stefania OP, selama postulat setahun mereka menerima pengalaman suka dan duka, “namun apapun yang kami alami adalah ungkapan kasih Allah.” Mereka mengakui masih banyak kekurangan, “namun karena kekurangan itu kami terus berjuang dan semakin diperkaya dan berkembang.” Dan, “yang menguatkan kami” adalah tema ibadat sabda yang mereka pilih itu.

Suster Elisabeth mengakui, ibadat sabda itu biasa dan dilakukan dua kali sebulan dalam kongregasinya. “Tapi ibadat sabda ini istimewa karena ada empat putri bergabung,” kata suster itu seraya berharap lebih banyak calon diperoleh kalau ibadat sabda dilakukan empat kali sebulan.

Suster Elisabeth menyayangkan susahnya menemukan calon dari Jawa saat ini. Keempat novis baru berasal dari Sulawesi (Luwuk), Sumatera (Nias), Flores (Larantuka) dan Lembata. “Begitu banyak tuntutan dan pergulatan pasti mereka alami untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan di sini dan menyelaraskan dengan tuntutan panggilan. Bukti bahwa Allah berkarya di balik peristiwa hari ini.”

Suster Elisabeth menutup sambutannya dengan meneruskan tema yang dipilih para novis baru itu, “Dan Aku menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah” seraya berharap mereka “menjalin relasi dekat dengan Dia melalui kontemplasi dan refleksi sehingga hidup kita menghasilkan buah berlimpah sebagai Pewarta Kebenaran.”(PEN@ Katolik/paul c pati)

Artikel Terkait:

Mgr Tri Harsono kepada para suster OP: Panggilan bukan profesi tapi pelayanan, pengorbanan

Tiga suster OP ikrarkan kaul kekal saat sembilan suster rayakan syukur hidup membiara

Empat puteri dari Sulawesi, Sumatera, Flores dan Lembata berarak memasuki kapel untuk menerima pakaian dan nama kebiaraan (PEN@ Katolik/pcp)
Suasana Ibadat Sabda (PEN@ Katolik/pcp)
Para calon novis menerima pakaian kebiaraan (PEN@ Katolik/pcp)
Dengan pakaian kebiaraan keempat putri masuk ke dalam kapel diantar oleh Pimpinan Postulat Dominica OP (PEN@ Katolik/pcp)
Pastor Agustinus Priyono Marwan SJ sebagai pemimpin Ibadat Sabda mengajak imam Dominikan Pastor Mingdry Hanafi Tjipto OP untuk bersama memberikan berkat penutup (PEN@ Katolik/pcp)
Empat novis baru bergambar bersama Dewan Kongregasi dan pimpinan postulat serta Pastor Marwan SJ dan Pastor Mingdry OP (PEN@ Katolik/pcp)
Empat novis OP yang baru “melayani” semua yang hadir dengan lagu-lagu daerah (PEN@ Katolik/pcp)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Live RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifLive RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifKolaborasi AI dan Data RTP PG Soft Dinilai Mendorong Transparansi Baru dalam Ekosistem Gaming DigitalTeknologi Terbaru di Mahjong Ways 2 Mengubah Tempo, Visual, dan Respons Permainan secara MenyeluruhMengupas Data Mahjong Ways dan Ways 3 untuk Menemukan Perbedaan Karakter di Balik Sistem PermainannyaBlack Scatter dengan RTP Stabil Jadi Perhatian, Inilah Cara Membaca Polanya secara Lebih RasionalMengamati Scatter Mahjong Ways 1 dalam 1.000 Putaran, Sejumlah Pola Menarik Mulai TerlihatSweet Bonanza Kembali Populer Berkat Perpaduan Visual dan Animasi IkonikTransformasi Baccarat Digital dari Permainan Klasik Menuju Format yang Lebih ModernMahjong Ways dan Sweet Bonanza Mengisi Tren Gaming Terbaru, Apa Daya TariknyaSweet Bonanza vs Mahjong Ways, Menelusuri Perbedaan Desain dan Kekuatan TemanyaBagaimana Media Sosial Bisa Membuat Sebuah Game Mendadak Ramai DibicarakanKonten Game Berdurasi Pendek Kini Mendominasi Media Sosial, Apa PenyebabnyaKomunitas Gamer Mulai Beralih ke Acara Online yang Lebih Interaktif dan SeruPanduan Menyiapkan Malam Bermain Bersama agar Lebih Seru, Nyaman, dan TeraturLima Kesalahan Umum yang Bisa Mengganggu Keharmonisan Komunitas Game OnlineRekomendasi Format Turnamen Online yang Cocok untuk Komunitas Gamer LokalGates of Olympus dan Rahasia Tempo Putaran, Mengapa Kecepatan serta Ketepatan Waktu Sama PentingnyaMenjelang Hari Kemerdekaan, Mahjong Ways 2 Menghadirkan Nuansa Nusantara yang Lebih SemarakMengenal Teknik Kalibrasi Volatilitas melalui Interval dan Pembacaan Data Visual yang Lebih PresisiIstilah Parlay RTP Kerap Disalahpahami, Begini Peran Statistik dalam Membaca Peluang secara ObjektifModel Saintifik untuk Menjaga Konsistensi ketika Sistem Memasuki Titik Transisi yang Sulit Diprediksi
Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Game Dipahami melalui Pendekatan Analisis DataMahjong Ways dan Pemanfaatan Data untuk Memahami Variasi Hasil PermainanPeran Algoritma dalam Membentuk Mekanisme Berbagai Game Digital Masa KiniPerkembangan AI Membuka Perspektif Baru dalam Pengembangan Industri Game DigitalMahjong Ways dalam Perspektif Teknologi Digital dan Perkembangan Industri Game ModernStarlight Princess Menggambarkan Perkembangan Desain Visual dalam Teknologi Game DigitalMemahami RTP dan Volatilitas melalui Pendekatan Statistik dalam Analisis Game DigitalGate of Olympus dan Inovasi Mekanisme Game di Tengah Perkembangan Industri DigitalStarlight Princess dan Evolusi Identitas Visual pada Platform Game Berbasis MobileMemahami Probabilitas pada Game Digital melalui Pendekatan Statistik dan Literasi DataGate of Olympus serta Perkembangan Fitur Interaktif dalam Ekosistem Game OnlineMahjong Ways dan Peran Teknologi dalam Membentuk Pengalaman Interaktif PenggunaMahjong Ways 2 dan Perubahan Desain Interaktif yang Menarik Dikaji dari Sisi TeknologiMahjong Ways 2 Menjadi Objek Menarik untuk Melihat Evolusi Mekanisme Game DigitalBagaimana Data Statistik Membantu Menjelaskan Variasi Hasil pada Permainan DigitalTeknologi Random Number Generator dan Perannya dalam Sistem Game DigitalStarlight Princess dan Hubungan antara Desain Game dengan Pengalaman PenggunaGate of Olympus Memperlihatkan Pemanfaatan Teknologi Grafis dalam Game ModernMengapa Pemain Sering Mengenali Pola pada Sistem Acak dalam Perspektif Perilaku DigitalMahjong Ways dan Perkembangan Teknologi Mobile yang Mengubah Cara Pengguna Bermain
Dari Ilustrasi hingga Animasi, Begini Evolusi Seni Visual dalam Game ModernGate of Olympus dan Eksplorasi Desain Fantasi dalam Lanskap Game Digital Masa KiniStarlight Princess sebagai Gambaran Perkembangan Seni Digital dalam Industri GameMahjong Ways dan Perpaduan Estetika Visual dengan Perkembangan Budaya Game DigitalGate of Olympus dan Evolusi Estetika Visual dalam Industri Game ModernStarlight Princess dalam Perspektif Desain Karakter dan Kreativitas Visual Era DigitalPerilaku Pemain dan Perubahan Cara Menikmati Karya Visual dalam Era Game InteraktifStarlight Princess Memadukan Imajinasi, Desain Karakter, dan Teknologi dalam Satu PengalamanStarlight Princess dan Cara Warna, Karakter, serta Animasi Membentuk Identitas Sebuah GameMahjong Ways 2 Menawarkan Perspektif Menarik tentang Desain Simbol dalam Game DigitalMahjong Ways dan Cara Elemen Budaya Diolah Menjadi Identitas Visual Permainan DigitalKetika Game Menjadi Media Visual, Mahjong Ways dan Perubahan Selera Pengguna DigitalMahjong Ways 2 dan Pergeseran Estetika Game dari Tampilan Konvensional ke InteraktifMahjong Ways dan Perkembangan Bahasa Visual dalam Budaya Permainan DigitalGame Digital sebagai Medium Kreatif, Melihat Hubungan Teknologi, Seni, dan Pengalaman PemainGate of Olympus serta Perkembangan Representasi Mitologi dalam Budaya Game DigitalMengapa Estetika Menjadi Bagian Penting dalam Perancangan Game Digital ModernGate of Olympus Memperlihatkan Peran Efek Visual dalam Membangun Pengalaman InteraktifMahjong Ways 2 dan Hubungan antara Simbol Tradisional dengan Interpretasi Visual ModernDari Seni hingga Teknologi, Mahjong Ways dan Perubahan Lanskap Budaya Game Digital
Starlight PrincessMahjong Ways 2Mahjong WaysRTP LivePola GacorPola LiveRTP GacorMahjong Wins 2Mahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong WaysMahjong WaysRTP LiveMahjong Ways 2RTP GacorFortune TigerPG SoftMahjong Ways 2Pola GacorMahjong Ways 2Bonanza GoldMahjong Ways 2Pola GacorAztec GemsAztec GemsMahjong Ways 2Pola GacorPola GacorRTP LiveRTP LivePola Sugar Rush Disebut Hanya Dipahami Pemain Berpengalaman, Seberapa Masuk Akal Klaimnya?Aztec Gems Kerap Dikaitkan dengan Celah Tersembunyi, tetapi Mekanismenya Tetap Berbasis Sistem AcakFluktuasi RTP Starlight Princess Perlu Dibaca sebagai Statistik, Bukan Sinyal Pola BerikutnyaData RTP Gates of Olympus Menjelaskan Probabilitas Jangka Panjang, Bukan Hasil Putaran TertentuMahjong Ways Tetap Relevan saat Teknologi Gaming Modern Mengubah Cara Pengguna BerinteraksiEvolusi Teknologi Visual dan Pengalaman Imersif dalam Permainan DigitalMemahami Distribusi Simbol dalam Sistem Acak lewat Pendekatan MatematikaCara Kerja Algoritma RNG dalam Permainan Modern: Penjelasan Teknis dan BatasannyaData Real-Time dan Perubahan Ritme Sistem Interaktif yang Sering TerlewatMemahami Cara Kerja Multiplier dan Cascade pada Mahjong Ways 2 secara TeknikalMultiplier Berantai Mahjong Ways 2 Berubah Seiring Cascade, Begini Urutan MekanismenyaVolatilitas Permainan Bisa Diukur Lebih Objektif melalui Distribusi Hasil dan Variasi NilainyaAnalisis Real-Time Membantu Mendeteksi Perubahan Ritme Sistem yang Sulit Terlihat SekilasPeta Frekuensi Simbol Menunjukkan Mengapa Susunan Visual Bisa Berbeda dari Satu Sesi ke Sesi LainMahjong Ways Kembali Populer, Perilaku Komunitas Digital Ikut Membentuk Gelombang PerbincangannyaPeran Teknologi dalam Mempelajari Distribusi Simbol di Sistem AcakModel Matematika Membantu Membaca Probabilitas Permainan tanpa Mengubahnya Menjadi PrediksiGolden Spin Starlight Princess Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Fungsi Mekanisme Ini?Scatter Naga Mahjong Ways 2 Terlihat Membentuk Pola, tetapi Apakah Datanya Benar-Benar Konsisten?Putaran Ke-50 Starlight Princess Disebut Menentukan Jackpot, Statistik Justru Menjelaskan Sebaliknya
Exit mobile version