Fotografer: Aaron Joseph I Saint Joseph | Flickr CC BY-NC-ND 2.0
Fotografer: Aaron Joseph I Saint Joseph | Flickr CC BY-NC-ND 2.0

(Tulisan ini sengaja diterjemahkan dari Aleteia edisi 20 Juni 2019 oleh Paul C Pati dari PEN@ Katolik untuk mempersiapkan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus yang akan kita rayakan 23 Juni 2019)

Oleh Pastor Patrick Briscoe OP

Percaya akan Kehadiran Nyata Kristus dalam Ekaristi adalah hadiah besar untuk anak-anak Anda.

Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus selalu membuatku memikirkan ayahku. Dia menjadi anggota Gereja Katolik hampir 30 tahun lalu. Saya ingat betul, saat saya berusia 12 atau 13 tahun, saya bertanya kepada ayah apa yang meyakinkan dia pindah agama. (Itu salah satu dari banyak percakapan serius yang saya alami bersama ayah saya; percakapan seperti ini selalu menjadi bagian normal hubungan kami.)

Ayah saya dibesarkan dalam keluarga Kristen. Ia memutuskan untuk menjadi Katolik setelah lima tahun menikah dengan ibu saya. Tentu saja ibu sangat berjasa atas pertobatannya. Namun, satu momen menonjol bagi Ayah adalah “saat” dia mulai percaya pada Ekaristi, saat yang membuat dia masuk Gereja Katolik.

Ketika Ayah sedang bergulat dengan keraguan untuk bergabung dalam Gereja Katolik, dia membicarakan sifat Ekaristi dengan seorang pastor paroki. Ayah keberatan dengan Kehadiran Nyata, meragukan bahwa hosti bisa benar-benar menjadi Tubuh Kristus. Pastor Tim dengan lembut membalas keberatan ayah saya. Dia bertanya kepada ayah saya, “Todd, Anda percaya bahwa Tuhan itu Mahakuasa?” Ayah saya menjawab ya. Pastor Tim melanjutkan, “Apakah Anda percaya bahwa Tuhan yang mahakuasa bisa melakukan mukjizat kapan saja Dia mau?” Ayah saya berkata ya. “Jadi,” lanjut Pastor Tim, “mengapa Anda tidak berpikir bahwa Tuhan, yang mahakuasa, bisa secara ajaib mengubah roti menjadi tubuh-Nya setiap hari Minggu?” Itulah yang Ayah perlukan.

Menurut saya, saya bisa jujur ​​mengatakan bahwa saya tidak pernah serius meragukan Kehadiran Nyata itu. Pada usia yang biasanya ditandai ketidakpastian dan kecurigaan, saya mendengar cerita ayah tentang kepercayaannya sendiri. Ayah mengatakan kepada saya bahwa dia merasa Roti yang Suci itu adalah Yesus. Itulah yang saya perlukan. Apa yang bisa menjadi hadiah lebih berharga untuk diberikan kepada putra atau putri Anda?

Untuk membuat Tubuh dan Darah Kristus hidup di rumah Anda, berikut beberapa ide:

HADIRI PROSESI

Ubahlah jadwal Misa reguler Anda dan ikutilah Misa untuk menghadiri prosesi hari itu. Kalau Misa hari Minggu yang biasa Anda hadiri diikuti dengan prosesi, bagus! Masuk gereja berbeda untuk merayakan hari raya itu, terutama kalau paroki Anda sendiri tidak melaksanakan prosesi, akan membuat hari raya itu sangat berkesan bagi keluarga Anda. Banyak media keuskupan (sekarang sering tersedia secara online) membuat daftar paroki yang akan melakukan prosesi.

IKUTI ADORASI EKARISTI ATAU KUNJUNGI GEREJA

Sekali lagi, mengunjungi paroki lain atau Kapel Adorasi bisa menjadi ziarah kecil Tubuh dan Darah Kristus. Berdoalah beberapa saat bersama keluarga Anda. Anak-anak khususnya menyukai kapel kecil, tempat-tempat di mana mereka bisa dekat dengan Sakramen Mahakudus. Bahkan jika sebagian besar waktu dihabiskan untuk membawa keluarga Anda keluar atau masuk Gereja, Bapa Surgawi Anda, yang “melihat secara diam-diam” akan membalas perbuatanmu!

BACALAH PERJAMUAN TERAKHIR ATAU YOHANES 6

Injil Matius, Markus, dan Lukas masing-masing menceritakan tentang Perjamuan Terakhir (Matius 26:17-30, Markus 14:12-26, Lukas 22:7-39). Kumpulkan keluarga Anda di ruang tamu dan bacalah ayat-ayat Alkitab yang mengingatkan kita saat Kristus pertama kali memberikan Ekaristi kepada teman-teman terdekatnya, para rasul. Akan tetapi, Injil Santo Yohanes tidak memasukkan narasi tentang Perjamuan Terakhir. Sebaliknya, Yohanes menghubungkan Ekaristi dengan pemberian makan lima ribu orang secara ajaib. Setiap orang Katolik harus tahu bahwa Yohanes Bab 6 berisi wacana “Roti Kehidupan” saat Yesus mengajarkan bahwa daging-Nya adalah makanan yang benar dan darah-Nya adalah minuman yang benar.

BERDOALAH LITANI SAKRAMEN MAHAKUDUS

Dalam pelayanan paroki saya, saya menemukan bahwa mendoakan litani-litani berjalan sangat baik bersama keluarga. Orang dewasa dan anak-anak lebih besar bisa membacakan doa permohonan, dan anak-anak lebih kecil bisa ikut dalam tanggapan. Litani sering berisi gambaran-gambaran indah, yang layak diketahui dan diajarkan kepada keluarga Anda. Litani ini adalah doa yang manjur  tentang Sakramen Mahakudus.

SIAPKAN ALTAR KECIL DI RUMAH ANDA

Jika Anda orang sibuk, mengapa tidak mempersiapkan altar kecil untuk merayakan hari raya itu di rumah Anda? Tempatkan salib untuk mewakili Kristus di tengah altar, lalu hiasi dengan lilin dan bunga. Sebagian besar apotek dan supermarket menjual lilin devosi, yang bisa Anda nyalakan sepanjang hari untuk menghormati hari raya tersebut! (PEN@ Katolik/pcp diterjemahkan dari Aleteia)

Tinggalkan Pesan