Paus Fransiskus bertemu para panata rambut dan ahli kecantikan Komite Santo Martinus de Porres  (Vatican Media)
Paus Fransiskus bertemu para panata rambut dan ahli kecantikan Komite Santo Martinus de Porres (Vatican Media)

Paus Fransiskus bertemu perwakilan asosiasi pemangkas rambut, penata rambut dan ahli kecantikan Italia, yang akan merayakan pesta kanonisasi pelindung mereka, Santo Martinus de Porres, dan mendorong mereka untuk menjalankan profesi mereka dalam “gaya Kristen” dan membantu untuk kebaikan bersama masyarakat.

Pertemuan Paus dengan sekitar 230 anggota Komite Santo Martinus de Porres berlangsung Hari Raya Santa Katarina dari Sienna, 29 April 2019. Pertemuan itu dilaksanakan hari itu karena Senin adalah hari libur mingguan mereka, dan minggu ini bertepatan dengan pesta pelindung mereka.

Santo Martinus de Porres dilahirkan di Lima, 9 Desember 1579, dan wafat di sana 3 November 1639. Dia dibeatifikasi tahun 1837 oleh Paus Gregorius XVI dan dikanonisasi atau dinyatakan kudus oleh Santo Paus Yohanes XXIII tanggal 6 Mei 1962. Gereja Katolik merayakan hari rayanya 3 November. Santo Martinus de Porres dan Santa Katarina dari Sienna adalah dua orang kudus Dominikan.

Paus mencatat bahwa ziarah mereka ke makam para Rasul di Roma dan pertemuan mereka dengan Pengganti Santo Petrus adalah tanda betapa pentingnya kedekatan mereka dengan iman Kristen, juga pada dimensi religius yang menjadi ciri asosiasi mereka. Ini, kata Paus, karena Santo Martinus, pelindung mereka.

Orang kudus dari Peru yang memiliki ras campuran itu, jelas Paus, diterima dalam Ordo Dominikan hanya sebagai pekerja awam kemudian sebagai bruder dan rekan kerja. Dia menerima syarat itu dan menjalani kehidupan penuh kerendahan hati yang disinari cinta. Berkat konsep-konsep yang dipelajari waktu kecil dari seorang tukang cukur rambut yang juga bisa mengobati, ia lalu mengabdikan diri bagi orang miskin dan orang sakit dengan merawat mereka.

Menurut Paus Fransiskus, “sosok Santo Martinus de Porres yang rendah hati dan agung,” yang tahun 1966 dinyatakan sebagai pelindung kategori pemangkas rambut, penata rambut dan ahli kecantikan oleh Paus Paulus VI, membantu mereka “memberikan kesaksian terus-menerus terhadap nilai-nilai Kristen.”

Paus mengatakan, Santo Martinus de Porres mendorong kalian “untuk mempraktikkan profesi kalian dengan gaya Kristen, memperlakukan pelanggan dengan baik dan sopan, dan selalu memberikan kata-kata dan dorongan yang baik, dan berupaya tidak menyerah pada godaan gosip yang dengan mudah masuk ke lingkungan kerja kalian. Kita semua tahu itu.”

Bapa Suci menunjukkan bahwa setiap mereka, dalam “pekerjaan profesionalnya yang khas, bisa selalu bertindak dengan kebenaran, dan dengan demikian memberikan sumbangan positif bagi kebaikan bersama masyarakat.”(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan laporan Robin Gomes/Vatican News)

cq5dam.thumbnail.cropped.1000.563 (18)

Tinggalkan Pesan