Home VATIKAN Paus Fransiskus keluarkan undang-undang baru untuk perlindungan anak di bawah umur

Paus Fransiskus keluarkan undang-undang baru untuk perlindungan anak di bawah umur

0
Paus Fransiskus memberi sambutan kepada para uskup dalam Pertemuan tentang Perlindungan  Anak di Bawah Umur yang berlangsung bulan lalu  (Vatican Media)
Paus Fransiskus memberi sambutan kepada para uskup dalam Pertemuan tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur yang berlangsung bulan lalu (Vatican Media)

“Perlindungan anak di bawah umur dan orang rentan adalah bagian tidak terpisahkan dari pesan Injil,” tegas Paus Fransiskus dalam baris pertama Surat Apostoliknya. Paus mengatakan, adalah tugas semua orang “untuk menyambut dengan murah hati anak-anak dan orang rentan, dan menciptakan lingkungan aman bagi mereka, yang mengutamakan kepentingan mereka.”

Bersama undang-undang baru Negara Kota Vatikan, dan pedoman baru Vikariat Kota Vatikan, Surat Bapa Suci itu bertujuan untuk “lebih memperkuat kerangka kerja institusional dan normatif guna mencegah dan memerangi kekerasan terhadap anak-anak dan orang rentan” dalam Kuria Romawi dan Kota Vatikan.

Dokumen-dokumen yang diterbitkan Jumat, 29 Maret 2019 itu, fokus pada perlindungan anak di bawah umur dan orang dewasa yang rentan, dan pencegahan kejahatan terhadap mereka; ada juga peraturan baru tentang tugas melaporkan pelecehan, merawat korban dan keluarga mereka, menyingkirkan orang-orang yang bersalah dari posisi mereka, dan menuntut mereka yang bersalah melakukan pelecehan.

Dalam suratnya, Paus mengakui hak-hak orang terdakwa atas pengadilan yang adil dan tidak memihak, termasuk asas praduga tak bersalah, rule of law (menjunjung tinggi supremasi hukum), dan proporsionalitas dalam menjatuhkan hukuman.

Lebih lanjut, Paus Fransiskus memberikan norma-norma baru untuk pelatihan pejabat dan karyawan Vatikan tentang “risiko eksploitasi, pelecehan seksual, dan penganiayaan anak-anak dan orang rentan, serta sarana-sarana untuk mengidentifikasi dan mencegah pelanggaran seperti itu.”

Rincian spesifik undang-undang baru yang diundangkan untuk Negara Kota Vatikan mencakup definisi orang rentan sebagai siapa pun dalam “keadaan lemah, kekurangan fisik atau mental, atau perampasan kebebasan pribadi” yang membatasi pemahaman mereka, atau kemampuan mereka untuk melawan pelanggaran. Dalam tujuan undang-undang dan pedoman baru itu, orang rentan dianggap setara dengan anak di bawah umur.

Undang-undang ini juga menetapkan tenggang daluwarsa penuntutan selama dua puluh tahun. Untuk kejahatan terhadap anak di bawah umur dimulai ketika mereka mencapai usia 18 tahun.

“Langkah-Langkah Perlindungan Umum” yang baru menetapkan agar para korban yang mengaku diinformasikan hak-hak mereka, Juga ditetapkan adopsi atau penghentian tindakan terhadap kebebasan tertuduh. Kepedulian terhadap kerahasiaan para korban dan keluarga mereka menjadi perhatian sepanjang dokumen-dokumen baru itu; dokumen-dokumen itu juga menyerukan langkah-langkah untuk melindungi mereka dari pembalasan atau intimidasi.

“Layanan Pendamping” juga dibangun untuk memberikan “layanan mendengarkan” serta layanan medis, psikologis, dan sosial bagi para korban. Layanan ini juga akan membantu para korban memahami dan membenarkan hak-hak mereka, serta membantu mereka untuk datang ke pihak berwenang.

Pedoman yang diadopsi untuk Vikariat Kota Vatikan adalah cara praktis untuk menerapkan undang-undang baru itu, dan memastikan “praktik terbaik” berkaitan dengan perawatan dan perlindungan anak-anak dan orang dewasa rentan. Pedoman-pedoman itu meminta dengan tegas agar semua hukum dan kanon di bidang ini “dihormati sampai hal sekecil-kecilnya.”

Juga diminta agar Vikaris Jenderal, yang bertanggung jawab atas pelayanan pastoral dalam Kota Vatikan, menunjuk seorang Referente, atau Contact Person untuk Perlindungan Anak-Anak, yang tugasnya antara lain mencegah semua bentuk pelecehan; melatih pejabat dan pekerja Vatikan; dan menyambut mereka yang datang mengajukan gugatan eksploitasi, pelecehan seksual, atau penganiayaan.

Vikariat juga memberikan panduan definitif untuk karyawan Vatikan, dengan norma-norma yang mengharuskan, misalnya, yang bekerja dengan anak di bawah umur harus selalu terlihat oleh orang lain; harus melaporkan setiap perilaku berbahaya; dengan memberi tahu orang tua; dan berhati-hati dalam berurusan dengan anak di bawah umur.

Peraturan-peraturan baru juga tegas melarang setiap hukuman fisik; menyinggung seorang anak atau melakukan perilaku tidak pantas atau sugestif secara seksual; meminta anak-anak menjaga rahasia; atau membuat film atau memotret anak tanpa persetujuan tertulis dari orang tua mereka.

Hukum baru untuk Negara Kota Vatikan akan mulai berlaku 1 Juni tahun ini; sementara Pedoman-Pedoman (baru) untuk Vikariat, yang sedang diuji coba (ad experimentum) selama tiga tahun, segera berlaku. (PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan laporan Christopher Wells/Vatican News)

Artikel Terkait:

Perlindungan anak kecil dalam Gereja memerlukan peraturan dan satuan tugas operasi

Pastor Zollner: Berbuat adillah bagi para korban pelecehan seksual yang dilakukan klerus

Perlindungan anak di bawah umur: Gembala perlu menyentuh, menyembuhkan luka-luka korban

Paus Fransiskus serukan perang habis-habisan melawan pelecehan anak di bawah umur

Paus Fransiskus bersama para uskup mengakui kesalahan dalam ibadat tobat

Semua orang tahu pelecehan seksual menyisakan konsekuensi luar biasa

Poin-poin refleksi yang Paus berikan untuk lindungi anak di bawah umur dalam Gereja

Paus Fransiskus: Dengarkan tangisan anak-anak kecil yang meminta keadilan

Kardinal Pell dihukum enam tahun penjara karena melakukan pelecehan seksual

Kardinal Pell dikirim ke penjara: Vatikan benarkan larangan melakukan pelayanan publik

Kardinal Pell: Saya benar benar tidak bersalah atas tuduhan-tuduhan- ni

Tahta Suci: McCarrick diberhentikan dari jabatan klerus karena pelecehan seksual

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Ketika Judi Online Menjadi Pelarian dari Masalah, Mengapa Dampaknya Justru Bisa Semakin Berat?

Fenomena Judol di Balik Layar Ponsel, Bagaimana Kebiasaan Digital Memengaruhi Kondisi Keuangan?

Mengapa Uang Hasil Kemenangan Judi Online Sering Kembali Habis dalam Waktu Singkat?

Berawal dari Mengisi Waktu Luang, Judi Online Bisa Mengubah Rutinitas Tanpa Disadari

Saat Saldo Rekening Terus Berkurang karena Judol, Mengapa Seseorang Masih Berharap Bisa Balik Modal?

Judi Online dan Tekanan Hidup Modern, Ketika Keinginan Mendapat Hasil Cepat Mengalahkan Pertimbangan Risiko

Mengapa Kekalahan Beruntun dalam Judi Online Tidak Selalu Membuat Seseorang Memutuskan Berhenti?

Di Balik Tampilan Game yang Menarik, Bagaimana Judi Online Memengaruhi Cara Otak Merespons Hadiah?

Fenomena Pinjaman untuk Bermain Judol, Ketika Masalah Keuangan Berisiko Menjadi Lingkaran Utang

Mengapa Judi Online Bisa Membuat Pengeluaran Kecil Terasa Tidak Berarti meski Terus Bertambah?

Ketika Aktivitas Judi Online Mulai Disembunyikan, Apa Dampaknya terhadap Kepercayaan Keluarga?

Dari Rasa Bosan hingga Dorongan Bermain, Mengapa Judi Online Bisa Menjadi Kebiasaan Berulang?

Judi Online di Tengah Perkembangan Teknologi, Mengapa Kemudahan Akses Tidak Selalu Membawa Manfaat?

Saat Kemenangan Kecil Terasa Sangat Berarti, Bagaimana Judi Online Membentuk Harapan yang Berlebihan?

Mengapa Sebagian Orang Sulit Menghitung Total Kerugian Setelah Terlalu Lama Bermain Judi Online?

Fenomena Judol dan Gaya Hidup Konsumtif, Ketika Pengelolaan Uang Mulai Kehilangan Prioritas

Judi Online Bukan Jalan Pintas Mengatasi Kesulitan Ekonomi, Kenali Risiko yang Sering Terabaikan

Ketika Notifikasi dan Promosi Judol Terus Bermunculan, Bagaimana Pengaruhnya terhadap Keinginan Bermain?

Mengapa Keputusan Berjudi Bisa Berubah Saat Seseorang Sedang Marah, Stres, atau Kecewa?

Berhenti Judi Online Tidak Selalu Mudah, Bagaimana Mengenali Perubahan Kebiasaan Sejak Awal?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Cara Animasi Simbol Membantu Pengguna Memahami Alur Permainan

Gates of Olympus 1000 Menghadirkan Efek Petir dan Perubahan Visual saat Fitur Pengganda Aktif

Fortune Tiger Mengenal Hubungan Desain Sederhana dan Kenyamanan Tampilan di Layar Ponsel

Sweet Bonanza Menggunakan Perpaduan Warna Cerah untuk Membangun Suasana Permainan yang Ceria

Starlight Princess Menampilkan Karakter Anime sebagai Pusat Perhatian dalam Dunia Fantasi Digital

Dragon Hatch Membawa Elemen Fantasi Naga melalui Animasi dan Perubahan Simbol Permainan

Lucky Neko Memadukan Ornamen Jepang dengan Tampilan Game Mobile yang Ringkas

Big Bass Bonanza Memperlihatkan Bagaimana Tema Memancing Diterjemahkan ke Dalam Fitur Permainan

Sugar Rush Menghadirkan Animasi Permen dan Perubahan Posisi Simbol dalam Permainan Digital

Dari Mahjong Ways hingga Starlight Princess, Efek Visual Menjadi Bagian Penting dalam Desain Game Online

Mahjong Ways 2 Mengenal Fungsi Simbol Emas dalam Perubahan Susunan Permainan Digital

Gates of Olympus 1000 Memahami Hubungan Sistem Tumble dan Pengganda dalam Permainan

Fortune Tiger Menunjukkan Bagaimana Desain Tiga Gulungan Tetap Relevan di Era Game Mobile

Sweet Bonanza 1000 Mengenal Perubahan Fitur Pengganda dalam Pengembangan Seri Permainan

Starlight Princess 1000 Memahami Peran Animasi dan Efek Visual dalam Menampilkan Fitur Khusus

Dragon Hatch 2 Mengenal Hubungan Simbol Fantasi dan Mekanisme Permainan Bertema Naga

Lucky Neko Memahami Fungsi Simbol Wild dalam Membentuk Variasi Kombinasi Permainan

Big Bass Splash Mengenal Peran Simbol Ikan dan Karakter Nelayan pada Fitur Bonus

Sugar Rush 1000 Memahami Mekanisme Posisi Simbol yang Dapat Memengaruhi Pengganda

Treasures of Aztec 2 Mengenal Perubahan Simbol Khusus dalam Pengembangan Seri Permainan

Fortune Rabbit Menelusuri Desain Karakter Kelinci dan Hubungannya dengan Budaya Asia

Wild Bandito 2 Memahami Peran Karakter Bertopeng dalam Pengembangan Tema Permainan

The Dog House Megaways Mengenal Sistem Gulungan Dinamis dan Variasi Susunan Simbol

Fruit Party 2 Memahami Cara Simbol Berkelompok Membentuk Kombinasi dalam Permainan

Gates of Gatot Kaca Mengenal Adaptasi Karakter Pewayangan ke Dalam Desain Game Modern

Fortune Dragon Menelusuri Penggunaan Simbol Naga dalam Tampilan Permainan Mobile

Wild West Duels Memahami Peran Simbol Khusus dalam Permainan Bertema Pertarungan Koboi

Mahjong Wins 3 Mengenal Perbedaan Simbol Mahjong dalam Susunan Permainan Digital

Sweet Bonanza Dice Memahami Konsep Simbol Dadu dalam Pengembangan Tema Permainan

Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus, Fitur Permainan Digital Terus Mengalami Perubahan

Judi Online Semakin Mudah Ditemukan di Internet, Mengapa Banyak Orang Masih Meremehkan Risikonya?

Ketika Gaji Bulanan Habis untuk Judol, Bagaimana Kebiasaan Kecil Bisa Menjadi Masalah Besar?

Mengapa Pemain Judi Online Sering Mengingat Kemenangan tetapi Melupakan Kerugian yang Dialami?

Fenomena Judol di Tengah Tekanan Ekonomi, Ketika Harapan Mendapat Uang Cepat Justru Menambah Masalah

Dari Hiburan di Ponsel hingga Mengganggu Waktu Tidur, Kenali Dampak Kebiasaan Judi Online

Mengapa Bonus dan Promosi Judi Online Bisa Membuat Seseorang Sulit Menilai Risiko Sebenarnya?

Saat Keuangan Mulai Tidak Terkendali karena Judol, Apa yang Membuat Seseorang Enggan Bercerita?

Judi Online dan Kebiasaan Meminjam Uang, Mengapa Keinginan Balik Modal Bisa Memperburuk Keadaan?

Konten Kemenangan Judol Ramai Dibagikan, Bagaimana Media Sosial Membentuk Harapan yang Tidak Realistis?

Sudah Mengetahui Bahaya Judi Online tetapi Masih Tergoda Bermain? Ini Penjelasan dari Sisi Psikologi