Home MANCANEGARA Tulang belulang 4000 saudara Kapusin hiasi kapel ruang bawah tanah di Roma

Tulang belulang 4000 saudara Kapusin hiasi kapel ruang bawah tanah di Roma

0
web-skulls-santa-maria-della-concezione-dei-cappuccini-relics-bones-saints-capuchins-franciscans-cc-by-2-5Batok-batok kepala para biarawan Kapusin menghiasi ruang bawah tanah Gereja Santa Maria della Concezione di Roma. Foto dari Wikipedia
web-skulls-santa-maria-della-concezione-dei-cappuccini-relics-bones-saints-capuchins-franciscans-cc-by-2-5Batok-batok kepala para biarawan Kapusin menghiasi ruang bawah tanah Gereja Santa Maria della Concezione di Roma. Sumber Wikipedia CC BY 2.5

Vittoria Traverso | Aleteia

Di tengah-tengah salah satu daerah paling menawan di Roma, beberapa blok dari Piazza Barberini dan Air Mancur Triton, terletak salah satu rahasia yang tersimpan dengan sangat baik, yakni ruang bawah tanah yang dihiasi tulang belulang manusia milik biarawan-biarawan Kapusin setempat.

Untuk memahami asal-usul gagasan seram seperti itu, kita perlu kembali ke abad 17, ketika Paus Urbanus VII, saudara dari biarawan Kapusin setempat, Antonio Marcello Barberini, menugaskan sebuah gereja untuk menerima dengan senang hati keperluan dari kongregasi saudara-saudara Kapusin yang sedang berkembang.

Gereja bernama Santa Maria della Concezione dei Cappuccini itu dibangun berkat sumbangan dari beberapa keluarga terkaya di Roma dan dirancang oleh arsitek Antonio Casoni, yang memilih interior sederhana, sebuah permulaan yang kuat dari kemewahan yang biasanya dimiliki oleh gereja-gereja Roma saat itu.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi Santa Maria della Concezione dei Cappuccini untuk mendapatkan efek “dekorasi yang hebat.” Tahun 1631, ketika gereja itu selesai, Kardinal Antonio Barberini, keponakan dari Antonio Marcello Barberini, memerintahkan agar jenazah-jenazah saudara-saudara Kapusin yang dimakamkan di pemakaman di Via dei Lucchesi untuk dipindahkan ke gereja baru itu agar semua Kapusin dapat “berada di tempat yang sama.”

Tetapi, bukannya mengatur dengan baik tulang-belulang itu dalam peti jenazah atau dalam kuburan, para biarawan memutuskan untuk menggunakannya sebagai ornamen-ornamen Baroque. Hasilnya, tercipta enam ruang kecil berhiaskan tulang belulang dari 4.000 biarawan yang meninggal antara tahun 1528 hingga 1870. Dua di antara ruangan itu menggunakan nama jenis tulang yakni “Ruang Batok Kepala” dan “Ruang Tulang Pinggang.”

Alasan tampilan tulang-tulang manusia yang tidak biasa ini masih belum jelas, meskipun kongregasi Kapusin setempat menghubungkannya dengan kehendak para leluhur agar selalu diingat bahwa kematian itu tidak bisa diprediksi, bisa terjadi dalam diri kita kapan saja. Memang, ruangan-ruangan, yang selama bertahun-tahun juga menerima dengan senang hati mumi-mumi para biarawan Kapusin dalam jubah berkerudung, digunakan oleh para biarawan sebagai tempat-tempat kontemplasi dan doa. Sebuah kalimat, yang terukir pada plakat di salah satu ruang bawah tanah itu, membenarkan penjelasan itu. Bunyinya, “Keadaan kalian sekarang, pernah kami alami dulu, keadaan kami sekarang, akan nanti kalian alami.” Ribuan biarawan pasti pernah datang ke ruang-ruang bawah tanah ini untuk merenungkan kenyataan bahwa suatu hari nanti mereka akan bergabung dengan saudara-saudaranya.

Pernyataan tertulis pertama dari ruang bawah tanah ditemukan dalam sebuah surat dari tahun 1775. Dalam surat itu, bangsawan dan penulis Perancis, Marquis de Sade, mengatakan bahwa dia “tidak pernah melihat sesuatu yang lebih menarik perhatian.” Dan, dapat dipahami bahwa, perhatian para penulis akan dekorasi luar biasa pada Santa Maria della Concezione tidak berakhir di sana. Seratus tahun kemudian, Mark Twain menyebutkan kapel itu di awal Bab XXVII dari bukunya tahun 1869, The Innocents Abroad, sementara penulis romantis Amerika Nathaniel Hawthorne menyebutnya dalam novelnya tahun 1860, The Marble Faun.

Kini, kapel itu adalah salah satu dari daya tarik yang kurang dikenal di Kota Abadi, karena banyak pengunjung tertipu oleh penampilan sederhana Santa Maria della Concezione. Bagi kalian yang berani menjelajah ke ruang bawah tanah, ingatlah bahwa kalian akan berada dalam ruang-ruang yang dikonsekrasikan, sehingga pakaian-pakaian terbuka (celana pendek, kaos tanpa lengan, dll.) tidak diperbolehkan. Kenakan pakaian terbaik Anda dan bersiap-siap untuk bertatap muka dengan biarawan Kapusin berusia 300 tahun! (PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Aleteia)

Gereja Santa Maria della Concezione dei Cappuccini. Sumber Wikipedia CC BY-SA 3.0
Salah satu sisi kapel bawah tanah. Sumber Wikipedia CC BY 2.5
Sumber Wikimedia. CC BY-SA 3.0
Sumber Wikimedia. CC BY-SA 3.0

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Live RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifLive RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifKolaborasi AI dan Data RTP PG Soft Dinilai Mendorong Transparansi Baru dalam Ekosistem Gaming DigitalTeknologi Terbaru di Mahjong Ways 2 Mengubah Tempo, Visual, dan Respons Permainan secara MenyeluruhMengupas Data Mahjong Ways dan Ways 3 untuk Menemukan Perbedaan Karakter di Balik Sistem PermainannyaBlack Scatter dengan RTP Stabil Jadi Perhatian, Inilah Cara Membaca Polanya secara Lebih RasionalMengamati Scatter Mahjong Ways 1 dalam 1.000 Putaran, Sejumlah Pola Menarik Mulai TerlihatSweet Bonanza Kembali Populer Berkat Perpaduan Visual dan Animasi IkonikTransformasi Baccarat Digital dari Permainan Klasik Menuju Format yang Lebih ModernMahjong Ways dan Sweet Bonanza Mengisi Tren Gaming Terbaru, Apa Daya TariknyaSweet Bonanza vs Mahjong Ways, Menelusuri Perbedaan Desain dan Kekuatan TemanyaBagaimana Media Sosial Bisa Membuat Sebuah Game Mendadak Ramai DibicarakanKonten Game Berdurasi Pendek Kini Mendominasi Media Sosial, Apa PenyebabnyaKomunitas Gamer Mulai Beralih ke Acara Online yang Lebih Interaktif dan SeruPanduan Menyiapkan Malam Bermain Bersama agar Lebih Seru, Nyaman, dan TeraturLima Kesalahan Umum yang Bisa Mengganggu Keharmonisan Komunitas Game OnlineRekomendasi Format Turnamen Online yang Cocok untuk Komunitas Gamer LokalGates of Olympus dan Rahasia Tempo Putaran, Mengapa Kecepatan serta Ketepatan Waktu Sama PentingnyaMenjelang Hari Kemerdekaan, Mahjong Ways 2 Menghadirkan Nuansa Nusantara yang Lebih SemarakMengenal Teknik Kalibrasi Volatilitas melalui Interval dan Pembacaan Data Visual yang Lebih PresisiIstilah Parlay RTP Kerap Disalahpahami, Begini Peran Statistik dalam Membaca Peluang secara ObjektifModel Saintifik untuk Menjaga Konsistensi ketika Sistem Memasuki Titik Transisi yang Sulit Diprediksi
Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Game Dipahami melalui Pendekatan Analisis DataMahjong Ways dan Pemanfaatan Data untuk Memahami Variasi Hasil PermainanPeran Algoritma dalam Membentuk Mekanisme Berbagai Game Digital Masa KiniPerkembangan AI Membuka Perspektif Baru dalam Pengembangan Industri Game DigitalMahjong Ways dalam Perspektif Teknologi Digital dan Perkembangan Industri Game ModernStarlight Princess Menggambarkan Perkembangan Desain Visual dalam Teknologi Game DigitalMemahami RTP dan Volatilitas melalui Pendekatan Statistik dalam Analisis Game DigitalGate of Olympus dan Inovasi Mekanisme Game di Tengah Perkembangan Industri DigitalStarlight Princess dan Evolusi Identitas Visual pada Platform Game Berbasis MobileMemahami Probabilitas pada Game Digital melalui Pendekatan Statistik dan Literasi DataGate of Olympus serta Perkembangan Fitur Interaktif dalam Ekosistem Game OnlineMahjong Ways dan Peran Teknologi dalam Membentuk Pengalaman Interaktif PenggunaMahjong Ways 2 dan Perubahan Desain Interaktif yang Menarik Dikaji dari Sisi TeknologiMahjong Ways 2 Menjadi Objek Menarik untuk Melihat Evolusi Mekanisme Game DigitalBagaimana Data Statistik Membantu Menjelaskan Variasi Hasil pada Permainan DigitalTeknologi Random Number Generator dan Perannya dalam Sistem Game DigitalStarlight Princess dan Hubungan antara Desain Game dengan Pengalaman PenggunaGate of Olympus Memperlihatkan Pemanfaatan Teknologi Grafis dalam Game ModernMengapa Pemain Sering Mengenali Pola pada Sistem Acak dalam Perspektif Perilaku DigitalMahjong Ways dan Perkembangan Teknologi Mobile yang Mengubah Cara Pengguna Bermain
Dari Ilustrasi hingga Animasi, Begini Evolusi Seni Visual dalam Game ModernGate of Olympus dan Eksplorasi Desain Fantasi dalam Lanskap Game Digital Masa KiniStarlight Princess sebagai Gambaran Perkembangan Seni Digital dalam Industri GameMahjong Ways dan Perpaduan Estetika Visual dengan Perkembangan Budaya Game DigitalGate of Olympus dan Evolusi Estetika Visual dalam Industri Game ModernStarlight Princess dalam Perspektif Desain Karakter dan Kreativitas Visual Era DigitalPerilaku Pemain dan Perubahan Cara Menikmati Karya Visual dalam Era Game InteraktifStarlight Princess Memadukan Imajinasi, Desain Karakter, dan Teknologi dalam Satu PengalamanStarlight Princess dan Cara Warna, Karakter, serta Animasi Membentuk Identitas Sebuah GameMahjong Ways 2 Menawarkan Perspektif Menarik tentang Desain Simbol dalam Game DigitalMahjong Ways dan Cara Elemen Budaya Diolah Menjadi Identitas Visual Permainan DigitalKetika Game Menjadi Media Visual, Mahjong Ways dan Perubahan Selera Pengguna DigitalMahjong Ways 2 dan Pergeseran Estetika Game dari Tampilan Konvensional ke InteraktifMahjong Ways dan Perkembangan Bahasa Visual dalam Budaya Permainan DigitalGame Digital sebagai Medium Kreatif, Melihat Hubungan Teknologi, Seni, dan Pengalaman PemainGate of Olympus serta Perkembangan Representasi Mitologi dalam Budaya Game DigitalMengapa Estetika Menjadi Bagian Penting dalam Perancangan Game Digital ModernGate of Olympus Memperlihatkan Peran Efek Visual dalam Membangun Pengalaman InteraktifMahjong Ways 2 dan Hubungan antara Simbol Tradisional dengan Interpretasi Visual ModernDari Seni hingga Teknologi, Mahjong Ways dan Perubahan Lanskap Budaya Game Digital
Starlight PrincessMahjong Ways 2Mahjong WaysRTP LivePola GacorPola LiveRTP GacorMahjong Wins 2Mahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong WaysMahjong WaysRTP LiveMahjong Ways 2RTP GacorFortune TigerPG SoftMahjong Ways 2Pola GacorMahjong Ways 2Bonanza GoldMahjong Ways 2Pola GacorAztec GemsAztec GemsMahjong Ways 2Pola GacorPola GacorRTP LiveRTP LivePola Sugar Rush Disebut Hanya Dipahami Pemain Berpengalaman, Seberapa Masuk Akal Klaimnya?Aztec Gems Kerap Dikaitkan dengan Celah Tersembunyi, tetapi Mekanismenya Tetap Berbasis Sistem AcakFluktuasi RTP Starlight Princess Perlu Dibaca sebagai Statistik, Bukan Sinyal Pola BerikutnyaData RTP Gates of Olympus Menjelaskan Probabilitas Jangka Panjang, Bukan Hasil Putaran TertentuMahjong Ways Tetap Relevan saat Teknologi Gaming Modern Mengubah Cara Pengguna BerinteraksiEvolusi Teknologi Visual dan Pengalaman Imersif dalam Permainan DigitalMemahami Distribusi Simbol dalam Sistem Acak lewat Pendekatan MatematikaCara Kerja Algoritma RNG dalam Permainan Modern: Penjelasan Teknis dan BatasannyaData Real-Time dan Perubahan Ritme Sistem Interaktif yang Sering TerlewatMemahami Cara Kerja Multiplier dan Cascade pada Mahjong Ways 2 secara TeknikalMultiplier Berantai Mahjong Ways 2 Berubah Seiring Cascade, Begini Urutan MekanismenyaVolatilitas Permainan Bisa Diukur Lebih Objektif melalui Distribusi Hasil dan Variasi NilainyaAnalisis Real-Time Membantu Mendeteksi Perubahan Ritme Sistem yang Sulit Terlihat SekilasPeta Frekuensi Simbol Menunjukkan Mengapa Susunan Visual Bisa Berbeda dari Satu Sesi ke Sesi LainMahjong Ways Kembali Populer, Perilaku Komunitas Digital Ikut Membentuk Gelombang PerbincangannyaPeran Teknologi dalam Mempelajari Distribusi Simbol di Sistem AcakModel Matematika Membantu Membaca Probabilitas Permainan tanpa Mengubahnya Menjadi PrediksiGolden Spin Starlight Princess Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Fungsi Mekanisme Ini?Scatter Naga Mahjong Ways 2 Terlihat Membentuk Pola, tetapi Apakah Datanya Benar-Benar Konsisten?Putaran Ke-50 Starlight Princess Disebut Menentukan Jackpot, Statistik Justru Menjelaskan Sebaliknya
Exit mobile version