Home RENUNGAN Kekuatan Sejati

Kekuatan Sejati

0

Kekuatan Sejati

(Renungan berdasarkan Bacaan Injil Minggu ke-29 di Masa Biasa, 21 Oktober 2018: Markus 10: 35-45)

Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. (Mk. 10:44)

Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Pepatah ini berasal dari bangsawan Inggris, Lord Acton dalam suratnya kepada Uskup Mandell Creighton pada 1887. Lord Acton mengamati bahwa orang-orang yang memiliki kekuasaan mutlak atas orang lain cenderung menyalahgunakan kekuasaan mereka dan mengeksploitasi bawahan mereka. Ini terjadi sepanjang sejarah manusia. Yesus dan murid-murid-Nya sendiri menyaksikan para pemimpin korup ini pada zaman mereka dan akhirnya, menjadi korban kekuasaan yang korup tersebut.

Kita ingat bagaimana Herodes menugaskan pasukannya untuk membantai semua bayi di bawah dua tahun di Betlehem. Dia mengalami paranoia bahwa satu bayi yang lahir di kota Daud ini akan menggulingkannya dari kekuasaan suatu hari nanti. Herodes Antipas, putra Herodes, memerintahkan pemenggalan kepala Yohanes Pembaptis. Ini dilakukan hanya untuk menenangkan kemarahan istrinya yang juga haus kekuasaan. Sejarawan Yahudi, Josephus, menceritakan bagaimana Pilatus, wali negara Romawi, memerintah Yudea dengan tangan besi. Dia memerintahkan penyaliban lebih dari dua ribu orang Yahudi selama masa pemerintahannya di Yerusalem. Dengan kekuatan absolut di tangan mereka, hidup manusia menjadi begitu murah. Satu-satunya hal yang penting adalah bagaimana mereka tetap berkuasa.

Ironisnya, meski menyaksikan peristiwa-peristiwa mengerikan itu, Yakobus dan Yohanes, serta para murid lainnya tetap terobsesi dengan kekuasaan. Yakobus dan Yohanes berharap agar mereka duduk di tangan kanan dan kiri Yesus ketika kerajaan-Nya datang. Tahta adalah simbol kekuasaan. Kita akrab dengan hit box-office “Game of Thrones.” Serial TV ini adalah tentang orang-orang yang berjuang untuk duduk di Tahta Besi Tujuh Kerajaan. Berbagai karakter menggunakan berbagai strategi, termasuk tipu daya untuk memenangkan tahta ini. Teman dan musuh tidak bisa dibedakan. Musuh berubah menjadi teman, dan sekutu saling membunuh. Jika mereka tidak dapat berada di tahta itu, setidaknya, mereka dapat berada di sebelah kursi kekuasaan itu.

Mengapa kita sangat menginginkan kekuasaan dan kekuatan? Karena, dengan hal ini, kita memegang kendali. Ketika kita mampu mengendalikan banyak hal, kita memiliki rasa kebebasan dan kemandirian ini. Ketika otonomi ada di dalam genggaman kita, kita pun merasa senang dengan diri kita sendiri. Namun, ketika kita kehilangan kendali, kita merasa tidak nyaman. Ketidakberdayaan tidaklah menyenangkan. Dengan demikian, semakin banyak kekuatan yang kita miliki, semakin baik perasaan kita. Namun, ini hanyalah ilusi belaka. Tidak peduli seberapa kuatnya dan berkuasanya kita, kita tidak bisa mengendalikan semua hal. Fakta bahwa kita tidak dapat mengendalikan hasrat untuk memiliki kekuatan adalah bukti betapa tidak berdayanya diri kita.

Mengetahui dengan baik ironi kekuasaan, Yesus memberi kita solusi: jadilah hamba untuk semuanya. Seorang hamba adalah orang yang di bawah kendali orang lain. Dalam situasi normal, menjadi hamba itu tidak mengenakan. Namun, ketika kita memiliki kekuasaan, keputusan kita untuk menjadi hamba bagi orang lain dapat membebaskan diri kita. Yesus memahami bahwa kuasa bukan untuk diperebutkan, tetapi untuk dibagikan. Kekuatan adalah untuk memberdayakan dan bukan ditimbun. Namun, hal ini tidak sama dengan sekedar menyerah diri pada nasib, ketidakberdayaan, dan keputusasaan. Cukup sebaliknya, untuk melayani dan memberdayakan orang lain, kita perlu menggunakan kekuatan kita secara aktif. Lihatlah Bunda Teresa dari Calcutta. Dia hanyalah seorang suster yang berbadan kecil yang tidak melakukan apa pun selain mengabdikan hidupnya untuk orang miskin dan sakit. Dia jauh dari citra seorang pemimpin yang kuat, kaya dan berkuasa. Namun, karena ia menjadi hamba bagi semua, ia dinobatkan sebagai salah satu orang yang paling berpengaruh dan dikagumi di abad ke-20. Dia pun berpesan pada kita semua, “Tuhan belum memanggil saya untuk menjadi sukses. Dia telah memanggil saya untuk setia.”

 

Frater Valentinus Bayuhadi Ruseno OP

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Barang di Rumah yang Sebaiknya Segera Diganti Jika Sudah Lama DipakaiDestinasi Alam yang Masih Sepi Tapi Memiliki Pemandangan MenakjubkanFenomena yang Sedang Ramai Dibicarakan di Media SosialCara Menabung yang Efektif Meski Gaji Pas-PasanMengapa Tubuh Tetap Lelah Meski Sudah Tidur Cukup?Orang Kaya Ternyata Punya Kebiasaan Pagi yang BerbedaKesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Sebelum Usia 30 TahunKesalahan Membersihkan Rumah yang Justru Membuat Kotoran Menumpuk7 Kebiasaan Pengguna Smartphone yang Diam-Diam Membuat HP Cepat RusakFakta Psikologi yang Bisa Menjelaskan Perilaku Sehari-hariTernyata Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Memberikan Efek IniFitur Tersembunyi Android yang Jarang Diketahui PenggunaKisah Sederhana yang Menginspirasi Banyak OrangKenapa WiFi Terasa Lambat Padahal Sinyal Penuh? Ini PenjelasannyaKota-Kota di Asia Tenggara yang Cocok untuk Liburan HematMengapa Banyak Bisnis Kecil Gagal di Tahun Pertama?Peluang Usaha Modal Kecil yang Masih Menjanjikan Tahun IniKuliner Malam yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Kota BaruTanda Tubuh Sedang Mengalami Stres BerlebihanCara Membersihkan Memori HP Tanpa Menghapus Foto PentingTrik Menata Rumah Agar Terlihat Lebih LuasKebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kualitas TidurKebiasaan Cas HP Semalaman, Benarkah Berbahaya?Kebiasaan Boros yang Sering Tidak DisadariAlasan Mengapa Banyak Orang Mendadak Menyukai Hobi IniMakanan Tradisional Indonesia yang Mulai Sulit DitemukanTernyata Ini Penyebab Baterai HP Cepat Habis Setiap HariKebiasaan Unik dari Berbagai Negara yang MengejutkanCara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Secara AlamiMengapa Beberapa Orang Lebih Suka Menyendiri?Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mata di Era DigitalCara Mengetahui Akun WhatsApp Sedang Disadap atau TidakHal-Hal Kecil yang Ternyata Membuat Orang Lebih BahagiaTren Baru yang Diprediksi Akan Populer dalam Waktu DekatBarang yang Sebaiknya Tidak Disimpan Terlalu Lama di KulkasCerita di Balik Kebiasaan yang Dianggap Biasa oleh Banyak OrangCara Mengatur Keuangan Agar Tidak Selalu Kehabisan Uang di Akhir BulanTips Menghemat Listrik yang Jarang Diketahui5 Aplikasi Gratis yang Bisa Membuat Kerja Lebih CepatIde Penghasilan Tambahan yang Bisa Dikerjakan dari RumahKesalahan yang Sering Dilakukan Saat Merencanakan LiburanEfek Duduk Terlalu Lama yang Jarang DisadariModus Penipuan Online Terbaru yang Sedang MarakFakta Menarik Tentang Destinasi Populer yang Jarang DiketahuiMinum Air Putih Saat Bangun Tidur, Apa Benar Banyak Manfaatnya?Kesalahan Saat Berbelanja yang Membuat Pengeluaran MembengkakPenelitian Terbaru Mengungkap Fakta Menarik Tentang Kehidupan ModernRahasia Rumah Selalu Rapi yang Jarang DiketahuiPeluang Bisnis Rumahan yang Semakin Diminati Banyak OrangAlasan Wisatawan Sering Kembali ke Destinasi yang SamaModus Baru di Internet yang Perlu Diwaspadai Pengguna SmartphoneFakta Tentang Kopi yang Mungkin Belum Anda KetahuiAlasan Banyak Orang Mulai Mengurangi Penggunaan Media SosialTempat Wisata yang Terlihat Lebih Indah Saat Musim TertentuMakanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Perut KosongKebiasaan Pagi yang Membantu Menjaga ProduktivitasTanda-Tanda Kondisi Keuangan Anda Perlu Segera DibenahiTanda Peralatan Elektronik di Rumah Perlu DigantiKesalahan Saat Mencuci Pakaian yang Membuat Cepat RusakCara Mendapatkan Tiket Pesawat Lebih Murah
Exit mobile version