Paus Fransiskus berdoa di depan gambar Maria Salus Populi Romani di dalam Basilika Santa Maria Maggiore sebelum melakukan Kunjungan Apostolik ke Lithuania, Latvia, dan Estonia. Foto Vatican Media
Paus Fransiskus berdoa di depan gambar Maria Salus Populi Romani di dalam Basilika Santa Maria Maggiore sebelum melakukan Kunjungan Apostolik ke Lithuania, Latvia, dan Estonia. Foto Vatican Media

Hari ini, 22 September 2018, Paus Fransiskus mengadakan Perjalanan Apostolik ke Lithuania, Latvia, dan Estonia, yang akan berlangsung hingga 25 September 2018. Sebelum melakukan perjalanan itu, Paus mengirimkan ucapan hangat kepada rakyat Lithuania, Latvia, dan Estonia.

“Meskipun saya datang sebagai Gembala Gereja Katolik,” kata Paus Fransiskus seperti dilaporkan oleh Devin Watkins dari Vatican News, “Saya ingin merangkul semua orang dan memberikan pesan perdamaian, kehendak baik, dan harapan untuk masa depan.”

Paus melihat kunjungannya bertepatan dengan ulang tahun ke-100 kemerdekaan tiga bangsa itu, dan mengatakan akan menghormati “semua orang yang pengorbanannya di masa lalu telah memungkinkan adanya kebebasan kita sekarang ini.”

“Kebebasan, seperti kalian tahu, adalah harta yang harus tetap dilestarikan dan diwariskan, sebagai warisan berharga, untuk generasi baru,” kata Paus.

Paus Fransiskus mengajak semua orang di Baltik untuk bekerja demi masyarakat yang lebih baik. “Di masa-masa kegelapan, kekerasan, dan penganiayaan, nyala kebebasan tidak padam, tetapi menginspirasi harapan akan masa depan saat martabat setiap yang diberikan Tuhan dihormati dan setiap kita merasa dipanggil untuk bekerja sama menuju terbentuknya masyarakat yang adil penuh persaudaraan.”

Bapa Suci mengungkapkan bahwa sekarang ini solidaritas dan pelayanan lebih penting dari sebelumnya. “Saya berharap kunjungan saya akan menjadi sumber dorongan bagi semua orang yang berkehendak baik, yang terinspirasi oleh nilai-nilai spiritual serta nilai-nilai budaya yang diwariskan dari masa lalu, sedang berupaya secara damai untuk meringankan penderitaan saudara-saudari kita yang membutuhkan bantuan dan meningkatkan persatuan dan kerukunan di setiap lapisan masyarakat.”

Akhirnya, Paus Fransiskus berterima kasih kepada banyak orang yang sedang bekerja tanpa lelah menyiapkan Kunjungan Apostoliknya ke Lituania, Latvia, dan Estonia. “Kepada kalian semua, saya pastikan kedekatan saya dalam doa dan saya mengirimkan berkat saya.” Dan, seperti selalu, Paus meminta kita untuk terus berdoa untuk dirinya.

“Tuhan memberkati kalian!”

Sebagaimana telah menjadi kebiasaan dalam kepausannya sebelum mengadakan kunjungan apostolik, pada Kamis sore, 20 September, Paus Fransiskus datang ke Basilika Santa Maria Maggiore untuk berdoa bagi perjalanannya ke negara-negara Baltik itu.

Begitu sampai di dalam Basilika, Paus hening dalam doa di depan gambar Maria Salus Populi Romani (Keselamatan Penduduk Roma). (PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan