Foto diambil dari http://www.kemmannu.com/
Foto diambil dari http://www.kemmannu.com/

Suster Cristina Succia OSU,  pemenang Voice of Italy 2014, sudah berada di Jakarta untuk tampil dalam Jakarta Catholic Youth Festival 2018 (JOYFest 2018) di ICE BSD Tangerang, 11 September 2018. Hari Minggu pagi, 9 September, suster itu hadir dalam Misa Perutusan 250 anggota panitia dan relawan acara itu di Aula Yustinus Unika Atmajaya, Jakarta.

Ketika menyampaikan sambutan dalam bahasa Italia yang diterjemahkan seorang panitia, Suster Cristina mengatakan senang berada di Indonesia setelah melewati perjalanan sangat lama. Suster Cristina lalu mengajak orang muda Katolik (OMK) untuk “selalu mengandalkan Tuhan, sehingga kegiatan ini boleh berlangsung dengan sukses.”

Suster itu mengaku dirinya hanya mengandalkan Yesus dalam setiap perjalanan hidupnya dan dirinya juga merasa kecewa “tapi saya merasakan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan saya dalam setiap perjalanan hidup dari waktu ke waktu.”

Suster itu mengajak OMK untuk menyukseskan JOYFest 2018 yang sesuai dengan Sinode Para Uskup tentang Orang Muda di Vatikan Oktober tahun ini dan selalu percaya “Tuhan pasti memberikan rahmat yang berlimpah dalam kegiatan JOYFest ini.”

Suster Cristina mengaku senang melihat semangat OMK yang akan memberikan tenaga dan pikiran untuk kesuksesan JOYFest 2018, seperti yang disaksikannya dalam flashmob theme song JOYFest 2018 berjudul “Unites in His Joyous Light.”

Dalam homili Misa itu, Vikaris Episkopalis Keuskupan Agung Jakarta Pastor Alexius Andang Binawan SJ mengajak OMK untuk bertumbuh dan berbuah dalam iman dan melihat JOYFest 2018 sebagai berkat yang menyenangkan untuk mengamalkan kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini merupakan proses  pembentukan diri, setelah merasa diri disapa Tuhan, untuk melakukan pelayanan bersama,” kata imam itu.

Lewat JOYFest 2018, lanjut imam itu, Tuhan menyapa OMK yang terketuk ‘pintu hatinya’ untuk melakukan kegiatan bersama yang positif sambil merayakan perbedaan. “Semoga OMK menanggapi panggilan Tuhan dan bisa mendengarkan apa yang menjadi kehendak Tuhan,” harap imam itu.

Sesuai tema JOYFest 2018 “The joy of diversity, a celebration of God’s creation” (sukacita keberagaman, sebuah perayaan ciptaan Tuhan), JOYFest 2018, menurut panitia, bertujuan untuk “mempersatukan kaum muda Katolik Asia untuk bersama-sama merayakan perbedaan sebagai berkat yang menyenangkan, dan untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”(PEN@ Katolik/Konradus R. Mangu)

Artikel Terkait:

https://penakatolik.com/2018/08/02/omk-jakarta-akan-menggelar-joyfest-2018-di-ice-bsd-tangerang/

Tinggalkan Pesan