DSCN9785[1]
EKM Paroki Tebet Jakarta. Dari kiri ke kanan: Pastor Damian Doraman OFMCap, Pastor Nobertus Desiderius OFMCap dan Pastor Yosua Sitinjak OFMCap

Dua orang muda yang mabuk sambil merokok nampak di sebuah keramaian penuh lengkingan musik diikuti beberapa orang muda lain yang menjadikan minum dan mabuk-mabukan sebagai kebiasaan seharian.

Namun tiba-tiba, seorang di antaranya sadar bahwa dia sedang berada di jalan gelap, jalan yang tidak diinginkan orang-orang yang percaya kepada Yesus. Yesus nampak di depan mereka, dan dia pun berlari mendekati Yesus, yang kemudian memeluknya dengan penuh kasih sebagai tanda menerima penyesalannya dan menerimanya kembali. Pemuda yang suka mabuk itu bertobat.

Itu sebuah cuplikan adegan dalam Ekaristi Kaum Muda (EKM) yang dipimpin Moderator OMK Paroki Fransiskus Asisi, Tebet, Jakarta Selatan Pastor Nobertus Desiderius OFMCap di Gereja Paroki Tebet 26 Agustus 2018, yang dihadiri sekitar 150 OMK paroki itu.

Dalam homilinya, pastor rekan di Paroki Tebet itu melihat adegan pertobatan anak muda yang sebelumnya jauh dari Tuhan itu sebagai wajah Gereja kaum muda saat ini. “Fragmen ini bisa juga dialami OMK saat ini dan tak jarang pula mereka tetap berada di jalan yang gelap. Yang memprihatinkan bahwa dalam peristiwa itu terlihat ada orang yang menjadi lebih percaya kepada Allah lain daripada Allah yang sesungguhnya,” kata imam itu.

Oleh karena itu, Pastor Nobertus mengajak OMK Paroki Santo Fransiskus Asisi Tebet untuk melepaskan kelamnya kehidupan dan berpegang teguh kepada imannya kepada Yesus bukan percaya hal-hal yang lain. ”Jika hidup kaum muda banyak yang lebih memilih jalan gelap, saya mengajak supaya ‘back to Jesus,” kata imam itu.

Diingatkan, OMK adalah asset atau kekuatan Gereja jaman ini, maka OMK diharapkan menjadi militan, “orang yang bisa membela bangsa, negara dan Gereja.” Wadah OMK, lanjut imam itu, penting “sebagai sarana pembentukan karakter yang baik bagi calon pemimpin bangsa.”

Selain Ekaristi, seluruh anggota OMK Santo Fransiskus Asisi Tebet mengikuti Talk Show dengan narasumber Maria Harfanti yang meraih gelar Miss World 2015 runner-up 2) dan Miss Indonesia 2015 (pemenang). Maria mengajak 150 OMK itu untuk membina diri menjadi pribadi yang selalu percaya diri dan percaya kepada Tuhan Yesus.

“Sebagai bagian masyarakat, kita semua hendaknya ikut mewujudkan harapan bersama dalam mencapai cita-cita bangsa,” kata Maria seraya berharap OMK paroki itu menjadi OMK tangguh yang memberi kontribusi bagi negara.

Umat dari Paroki Galaxy Bekasi itu mengatakan bahwa pencapaian sampai ke Miss World dan Miss Indonesia tidak lepas dari penyertaan Tuhan. “Saya berusaha melakukan yang terbaik walaupun saat itu banyak yang mencibir penampilan saya,” kata Maria seraya mendorong OMK agar tidak melupakan Tuhan yang pasti memberikan perlindungan.

Kepala Paroki Sato Fransiskus Asisi Tebet Pastor Damian Doraman OFMCap menilai kegiatan EKM itu menarik. “Selama ini paroki ini sering dijuluki paroki lanjut usia karena didominasi para sesepuh, meski OMK juga masih berperan dalam setiap pelayanan Gereja. Pastor Damian dan Pastor Yosua Boston Sitinjak OFMCap (pastor tamu) menjadi konselebran EKM yang dipimpin oleh Pastor Nobertus itu.

EKM dilengkapi dengan makan bersama, hiburan dan foto bersama di halaman depan Gereja Santo Fransiskus Asisi. (Konradus R. Mangu)

Tinggalkan Pesan