IMG_20180824_172056

Sebanyak 40 OMK yang sudah membuat akun-akun media sosial di keuskupan  masing-masing berkumpul di sebuah hotel Jakarta guna mengembangkannya akun-akun mereka, dengan menciptakan konten-konten pewartaan yang lebih kreatif.

“Sekarang kita bantu untuk lebih mengembangkan lagi dan lebih banyak lagi, lebih menjangkau banyak orang lagi dan lebih kece lagi, lebih keran lagi dan lebih mewartakan lewat medsos,” kata Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan KWI Pastor Antonius Haryanto Pr kepada peserta training of trainers sosial media #2 yang diselenggarakan oleh Komisi Kepemudaan (Komkep) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), 24-26 Agustus 2018.

Kegiatan tahunan kedua itu mengajak OMK untuk aktif dalam pewartaan lewat media sosial. Pada pelatihan tahap pertama, peserta dilatih membuat konten-konten di media sosial, baik dengan gambar dan video serta bagaimana memviralkan. Sementara pada tahap kedua, para admin diajak membuat konten yang positif.

“Jadi tidak hanya copy paste, tetapi berani membuat konten yang bisa memproduksi sendiri dan sebagainya. Jadi yang kemarin itu tahap dasar, sekarang udah tahap advance,” kata Pastor Haryanto kepada PEN@ Katolik di sela-sela kegiatan.

Selain Pastor Haryanto, dalam training of trainer social media #2 ini peserta mendengar masukan dari Christian Kosim sebagai pendiri Instakatolik, Katolikvidgram, Katolik Media dan pengurus Komisi Kepemudaan KWI, Lawrence Tjandra sebagai Director & Senior Consultant public relations dan brands, Riko Ariefano sebagai pendiri Komunitas Domus Cordis dan letsINSPIRE.co, Lisa Esti Puji H sebagai dosen Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya dan pengurus Komisi Kepemudaan KWI, Friesca Vienna Saputra dari Komunitas Domus Cordis dan letsINSPIRE.co, Stephen Pratama sebagai co-founder Katolikvidgram, Kevin Fatli sebagai co-founder Katolik Media, dan Rizal Rejadi sebagai motivator dan pengurus Komisi Kepemudaan KWI (Yakobus Maturbongs)

IMG_20180824_170328

Tinggalkan Pesan